{"id":165100,"date":"2026-05-08T00:00:36","date_gmt":"2026-05-07T17:00:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=165100"},"modified":"2026-05-08T00:00:36","modified_gmt":"2026-05-07T17:00:36","slug":"sekda-aceh-semua-rumah-sakit-wajib-terima-pasien-tanpa-alasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/05\/08\/sekda-aceh-semua-rumah-sakit-wajib-terima-pasien-tanpa-alasan\/","title":{"rendered":"Sekda Aceh: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Tanpa Alasan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lhokseumawe, Infoaceh.net &#8212;<\/strong> Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun menegaskan seluruh rumah sakit wajib menerima dan melayani pasien.<\/p>\n<p>\u201cTidak boleh ditolak dan harus diberikan pelayanan prioritas. Apalagi pasien kategori katastropik itu harus diutamakan,\u201d kata Sekda Nasir.<\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikan Sekda saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di RSUD Cut Meutia Lhokseumawe, Kamis malam, 7 Mei 2026.<\/p>\n<p>Sekda Nasir didampingi Plt Kadis Kesehatan Aceh Ferdiyus dan diterima Wadir Pelayanan dan Penunjang RSUD Cut Meutia Lhokseumawe, dr. Abdul Mukhti.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat yang hendak berobat tidak perlu khawatir. Apalagi pasien yang berlatar belakang keluarga tak mampu harus diutamakan,\u201d kata Nasir.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya, Nasir menegaskan Pemerintah Aceh melalui program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) memberikan perhatian khusus terhadap pasien dengan penyakit katastropik.<\/p>\n<p>Ia memastikan seluruh pasien kategori tersebut akan ditanggung melalui program JKA tanpa mempertimbangkan tingkatan ekonomi atau desil masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cMulai dari Desil 6 hingga 10 untuk kategori penyakit katastropik semuanya ditanggung JKA. Bagi pasien yang menjalani pengobatan rutin penyakit katastropik, kami tidak lagi mempertimbangkan desil,\u201d ujar Sekda Nasir di sela-sela peninjauan.<\/p>\n<p>Adapun penyakit yang masuk kategori katastropik meliputi penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, thalassemia, sirosis hati, hemofilia, kanker, leukemia, termasuk prioritas bagi penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).<\/p>\n<p>Selain pasien katastropik, Sekda Aceh juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan lainnya agar tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan cepat.<\/p>\n<p>Menurutnya, Pemerintah Aceh telah menanggung premi melalui BPJS Kesehatan sehingga setiap rumah sakit di Aceh wajib memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan.<\/p>\n<p>Nasir juga mengingatkan agar pelayanan kesehatan tidak dipersulit oleh persoalan administratif, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan rutin dan mendesak.<\/p>\n<p>\u201cIni sejalan dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Mualem-Dek Fad yang tetap memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah Aceh berkomitmen hadir untuk menjamin hak kesehatan warga tanpa hambatan administratif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sidak tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165100?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lhokseumawe, Infoaceh.net &#8212; Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun menegaskan seluruh rumah sakit wajib menerima dan melayani pasien. \u201cTidak boleh ditolak dan harus diberikan pelayanan prioritas. Apalagi pasien kategori katastropik itu harus diutamakan,\u201d kata Sekda Nasir. Pernyataan itu disampaikan Sekda saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di RSUD Cut Meutia Lhokseumawe, Kamis malam, 7 Mei [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":165102,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[97],"tags":[58195,14979,59507,4187,59505,59506],"class_list":["post-165100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-gaya-hidup","tag-desil","tag-m-nasir-syamaun","tag-penyakit-katastropik","tag-sekda-aceh","tag-semua-rumah-sakit","tag-wajib-terima-pasien"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/05\/IMG-20260507-WA0424-scaled.jpg?fit=2560%2C1706&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=165100"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165100\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/165102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=165100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=165100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=165100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}