{"id":165239,"date":"2026-05-10T22:45:33","date_gmt":"2026-05-10T15:45:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=165239"},"modified":"2026-05-10T22:45:33","modified_gmt":"2026-05-10T15:45:33","slug":"bpma-genjot-produksi-migas-blok-a-sumur-julu-rayeu-diaktifkan-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/05\/10\/bpma-genjot-produksi-migas-blok-a-sumur-julu-rayeu-diaktifkan-kembali\/","title":{"rendered":"BPMA Genjot Produksi Migas Blok A, Sumur Julu Rayeu Diaktifkan Kembali"},"content":{"rendered":"<p><strong>Aceh Timur, Infoaceh.net \u2013 B<\/strong>adan Pengelola Migas Aceh (BPMA) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan operasi produksi, pengeboran, work over dan well service Kuartal I Tahun 2026 di Lapangan Blok A, Aceh Timur.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut melibatkan Divisi Operasi Produksi, Divisi Perencanaan Eksplorasi dan Eksploitasi, serta Divisi Teknologi Pengembangan Lapangan BPMA guna memastikan seluruh program dalam Work Program and Budget (WP&amp;B) 2026 berjalan sesuai target.<\/p>\n<p>Evaluasi difokuskan pada sektor operasi produksi, optimalisasi fasilitas produksi, kegiatan pengeboran, hingga work over dan well service.<\/p>\n<p>Penilaian mencakup aspek keselamatan kerja, ketepatan pelaksanaan program, serta capaian produksi migas di lapangan.<\/p>\n<p>Salah satu perhatian utama dalam monev kali ini adalah program work over sumur-sumur eksisting di wilayah Julu Rayeu yang selama ini menjadi pemasok bahan bakar (fuel gas) untuk Gas Engine Generator (GEG\/pembangkit listrik) dan sejumlah unit utilitas di Alur Siwah Central Processing Plant (AS CPP).<\/p>\n<p>BPMA mencatat beberapa sumur mengalami penghentian produksi sehingga operasional GEG dan sejumlah fasilitas utilitas di AS CPP untuk sementara bergantung pada gas salur atau gas pipa.<\/p>\n<p>Padahal, gas tersebut dinilai lebih optimal apabila dialihkan untuk kepentingan komersial yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.<\/p>\n<p>Pada tahun 2026, program work over difokuskan pada tiga sumur utama, yakni JR-71 dan JR-74 yang diarahkan pada pergantian zona produksi, serta sumur JR-38A yang akan menerapkan metode dual completion injection-production.<\/p>\n<p>Metode pada JR-38A ini memiliki fungsi ganda, yakni sebagai sumur injeksi air terproduksi (produced water injection) sekaligus sumur produksi hidrokarbon.<\/p>\n<p>Produksi dari sumur tersebut diharapkan mampu memperkuat pasokan fuel gas bagi kebutuhan internal AS CPP.<\/p>\n<p>Melalui pemulihan produksi dari sumur JR-71 dan JR-74 serta tambahan suplai dari JR-38A, BPMA menargetkan pengurangan signifikan penggunaan gas salur.<\/p>\n<p>Efisiensi tersebut diharapkan memungkinkan pengalihan gas untuk kebutuhan komersial yang memberikan manfaat ekonomi lebih besar.<\/p>\n<p>Kepala Divisi Operasi Produksi BPMA Ibnu Hafizh menyampaikan harapan agar seluruh program yang telah ditetapkan dalam WP&amp;B 2026 dapat diselesaikan tepat waktu.<\/p>\n<p>\u201cBaik kegiatan operasi produksi rutin, pengeboran, work over maupun well service, termasuk pengaktifan kembali sumur-sumur Julu Rayeu serta penerapan metode dual completion injection-production pada JR-38A, diharapkan berjalan sesuai jadwal. Dengan demikian, efisiensi operasional dan ketahanan energi internal Lapangan Blok A dapat segera tercapai,\u201d ujar Ibnu Hafizh, Ahad (10\/5\/2025).<\/p>\n<p>BPMA menegaskan, kegiatan monitoring dan evaluasi berkala menjadi instrumen penting dalam memastikan keselarasan antara perencanaan dan implementasi di lapangan.<\/p>\n<p>Sinergi antara regulator dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan teknis, termasuk natural decline pada sumur eksisting serta keterbatasan pasokan fuel gas.<\/p>\n<p>Secara terpisah, Kepala BPMA, Nasri Djalal, mengapresiasi sinergi yang telah terbangun antara tim BPMA dan KKKS Medco E&amp;P Malaka dalam mendukung optimalisasi produksi migas Aceh.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh tim BPMA bersama KKKS Medco E&amp;P Malaka. Kerja sama dan sinergi yang terjalin dengan baik merupakan kunci utama dalam mengoptimalkan potensi migas Aceh,\u201d ujar Nasri.<\/p>\n<p>Ia juga meminta seluruh rangkaian operasional terus dimonitor secara ketat dan berkelanjutan guna mengantisipasi berbagai kendala teknis di lapangan.<\/p>\n<p>Nasri berharap seluruh program dalam WP&amp;B 2026 dapat rampung sesuai target, terutama work over sumur Julu Rayeu JR-71, JR-74 dan JR-38A.<\/p>\n<p>\u201cDengan penyelesaian tepat waktu, kita optimistis dapat menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemandirian energi daerah Aceh,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165239?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Timur, Infoaceh.net \u2013 Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan operasi produksi, pengeboran, work over dan well service Kuartal I Tahun 2026 di Lapangan Blok A, Aceh Timur. Kegiatan tersebut melibatkan Divisi Operasi Produksi, Divisi Perencanaan Eksplorasi dan Eksploitasi, serta Divisi Teknologi Pengembangan Lapangan BPMA guna memastikan seluruh program [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":165240,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[6819,4793,59614,59615,15052,59616],"class_list":["post-165239","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-aceh-timur","tag-bpma","tag-genjot-produksi-di-blok-a","tag-ibnu-hafizh","tag-migas-aceh","tag-sumur-julu-rayeu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/05\/IMG-20260510-WA0507.jpg?fit=1200%2C895&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165239","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=165239"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165239\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/165240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=165239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=165239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=165239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}