{"id":165635,"date":"2026-05-17T16:49:21","date_gmt":"2026-05-17T09:49:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=165635"},"modified":"2026-05-17T16:49:21","modified_gmt":"2026-05-17T09:49:21","slug":"endatu-kreatif-gelar-pertunjukan-musik-etnik-aceh-tribute-to-nyawoung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/05\/17\/endatu-kreatif-gelar-pertunjukan-musik-etnik-aceh-tribute-to-nyawoung\/","title":{"rendered":"Endatu Kreatif Gelar Pertunjukan Musik Etnik Aceh Tribute to Nyaw\u00f6ung"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Komunitas Endatu Kreatif akan menghadirkan sebuah perhelatan budaya bertajuk Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyaw\u00f6ung) pada 24\u201325 Mei 2026 di Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh.<\/p>\n<p>Acara ini menjadi ruang ekspresi sekaligus penghormatan kepada band legendaris Nyawong, yang telah memberi warna khas dalam perjalanan musik Aceh.<\/p>\n<p>Dengan menghadirkan harmoni etnik, musik kontemporer, serta penampilan lintas generasi, event ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus menjadi wadah silaturahmi kreatif bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Ketua Komunitas Endatu Kreatif, Rizqi Mubarak mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari kategori Pemberdayagunaan Ruang Publik, Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025 Kementerian Kebudayaan RI.<\/p>\n<p>Rizqi mengatakan, Gema Tanah Rencong Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyaw\u00f6ung) akan berlangsung selama dua hari, 24-25 Mei 2026. Adapun rangkaiannya adalah festival musik entik Aceh, seminar musik entik Aceh kolaborasi, dan pertunjukan musik etnik Aceh dengan tema \u2018Tribute to Nyawoung\u2019.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi sebuah perayaan budaya yang menghubungkan generasi lama dan baru. Kami ingin menghadirkan ruang di mana masyarakat bisa merasakan kembali semangat grup musik Nyaw\u00f6ung Aceh yang cukup legendaris,\u201d kata Rizqi.<\/p>\n<p>Pertunjukan Tribute to Nyawoung ini diharapkan menjadi ruang untuk menghadirkan kembali ingatan kolektif masyarakat Aceh melalui musik dan karya budaya.<\/p>\n<p>\u201cNyaw\u00f6ung bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi medium ekspresi, doa, dan perjuangan masyarakat Aceh pada masanya,\u201d kata Rizqi.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, karya-karya seperti Saleum, Untong Kamoe Nyoe, dan Dodaidi menjadi simbol harapan, solidaritas, serta identitas budaya Aceh yang terus hidup hingga sekarang.<\/p>\n<p>Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya merawat warisan musikal Aceh agar tetap dikenal generasi muda. Dalam setiap lantunan syair dan petikan nada, tersimpan pesan perdamaian dan semangat kebersamaan masyarakat Aceh.<\/p>\n<p>\u201cMusik menjadi bahasa jiwa masyarakat Aceh. Dari karya-karya itu, kita bisa melihat bagaimana seni hadir sebagai ruang penyembuhan di tengah situasi sulit,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, kegiatan Gema Tanah Rencong Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyaw\u00f6ung) didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana, LPDP, Harmoni Etnik Aceh dan dipersembahkan oleh Komunitas Endatu Kreatif.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165635?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2013 Komunitas Endatu Kreatif akan menghadirkan sebuah perhelatan budaya bertajuk Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyaw\u00f6ung) pada 24\u201325 Mei 2026 di Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh. Acara ini menjadi ruang ekspresi sekaligus penghormatan kepada band legendaris Nyawong, yang telah memberi warna khas dalam perjalanan musik Aceh. Dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":400005,"featured_media":165636,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[59900,59901,59903,59902],"class_list":["post-165635","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-endatu-kreatif","tag-pertunjukan-musik-etnik-aceh","tag-taman-seni-dan-budaya-aceh","tag-tribute-to-nyawoung"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0475.jpg?fit=1388%2C916&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165635","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400005"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=165635"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165635\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/165636"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=165635"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=165635"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=165635"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}