{"id":166070,"date":"2026-05-22T22:13:55","date_gmt":"2026-05-22T15:13:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=166070"},"modified":"2026-05-22T22:13:56","modified_gmt":"2026-05-22T15:13:56","slug":"polisi-periksa-15-saksi-terbakarnya-gedung-fakultas-pertanian-usk-kerugian-rp20-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/05\/22\/polisi-periksa-15-saksi-terbakarnya-gedung-fakultas-pertanian-usk-kerugian-rp20-miliar\/","title":{"rendered":"Polisi Periksa 15 Saksi Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK, Kerugian Rp20 Miliar"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh terus mendalami kasus terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) yang terjadi pada Kamis (21\/5\/2026) dini hari.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, penyidik Satreskrim telah memeriksa sebanyak 15 orang saksi terkait insiden yang juga mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas kampus tersebut.<\/p>\n<p>Dari total saksi yang diperiksa, sebanyak 13 orang merupakan mahasiswa, satu orang dosen, dan satu lainnya adalah pelapor dari pihak Fakultas Pertanian USK.<\/p>\n<p>Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasat Reskrim Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam insiden pengrusakan dan kebakaran fasilitas pendidikan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSebanyak 15 saksi telah kita mintai keterangan terkait kejadian terbakarnya gedung serta fasilitas lainnya yang ada di Fakultas Pertanian USK yang terjadi pada Kamis (21\/5\/2026) dini hari,\u201d ujar Kompol Dizha, Jum&#8217;at (22\/5\/2026).<\/p>\n<p>Menurutnya, dalam proses pemeriksaan terhadap 13 mahasiswa, para saksi turut didampingi Wakil Dekan Fakultas Teknik, Bambang Setiawan.<\/p>\n<p>Pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan laporan polisi yang diajukan pihak Fakultas Pertanian dengan Nomor: LP\/B\/418\/V\/2026\/SPKT\/Polresta Banda Aceh\/Polda Aceh tertanggal 21 Mei 2026.<\/p>\n<p>Selain meminta keterangan saksi, penyidik juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Barang bukti yang diamankan di antaranya berupa batu, potongan kayu, kendaraan roda dua dan roda empat yang terbakar, serta pecahan kaca yang diduga berasal dari bom molotov.<\/p>\n<p>\u201cBeberapa barang bukti juga telah kita sita dari tempat kejadian perkara,\u201d kata Kompol Miftahuda Dizha Fezuono.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, proses penyidikan masih terus berlangsung dan jumlah saksi yang diperiksa berpotensi bertambah seiring pengembangan kasus.<\/p>\n<p>\u201cKasus ini masih dalam proses penyidikan. Total saksi yang sudah diambil keterangan sebanyak 15 orang, kemungkinan akan bertambah lagi saksi yang akan dimintai keterangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Untuk memastikan penyebab kebakaran, pihak kepolisian bersama tim identifikasi juga akan melakukan uji Laboratorium Forensik terhadap sejumlah barang bukti dan petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian.<\/p>\n<p>\u201cPenyidik dan tim identifikasi akan melakukan uji laboratorium forensik terhadap barang bukti atau petunjuk yang ditemukan di TKP,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Akibat insiden tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp20 miliar. Kerusakan tidak hanya terjadi pada Gedung Fakultas Pertanian, tetapi juga meliputi pos satpam kampus, kendaraan mahasiswa, serta fasilitas laboratorium.<\/p>\n<p><strong>Berawal dari Bentrok Antar Mahasiswa<\/strong><\/p>\n<p>Sebelumnya, kebakaran Gedung Fakultas Pertanian USK diduga dipicu bentrokan antar kelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian yang berlangsung dalam dua hari terakhir sebelum kejadian.<\/p>\n<p>Kapolresta Banda Aceh melalui Kasi Humas Iptu Eddy Musfikar menyebutkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, keributan antar mahasiswa sempat terjadi dan berlanjut beberapa jam sebelum kebakaran.<\/p>\n<p>\u201cDua kelompok mahasiswa yang diduga berasal dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik sebelumnya terlibat keributan. Kemudian keributan berlanjut beberapa jam sebelum terbakarnya area tersebut,\u201d ujar Eddy.<\/p>\n<p>Keributan tersebut disebut berujung pada aksi pengrusakan fasilitas kampus, termasuk pelemparan batu yang menyebabkan pecahnya kaca gedung dan kerusakan sejumlah fasilitas ruangan.<\/p>\n<p>Polisi juga menemukan adanya korban luka dari pihak mahasiswa Fakultas Teknik. Dua mahasiswa dilaporkan mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.<\/p>\n<p>Mengetahui rekannya mengalami luka, sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik diduga melakukan aksi balasan ke Fakultas Pertanian dengan melakukan pelemparan batu dan membawa bom molotov.<\/p>\n<p>Aksi tersebut diduga memicu kerusakan besar pada bangunan Fakultas Pertanian dan laboratorium.<\/p>\n<p>Akibat kejadian itu, tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil turut terbakar.<\/p>\n<p>Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar setelah berjibaku mencegah kobaran api meluas.<\/p>\n<p>Pasca kejadian, Unit Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Satreskrim Polresta Banda Aceh langsung turun ke lokasi untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).<\/p>\n<p>Langkah tersebut dilakukan untuk mengumpulkan, mengamankan, mengemas, hingga mendokumentasikan berbagai bukti fisik yang tertinggal di lokasi kejadian.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini kami sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar Gedung Fakultas Pertanian dan sepeda motor serta Pos Pengamanan USK,\u201d kata Kompol Dizha.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen mengusut tuntas kasus pengrusakan fasilitas pendidikan tersebut dan meminta kerja sama masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui pelaku yang terlibat.<\/p>\n<p>\u201cKami akan melakukan pengungkapan terkait kejadian ini. Apabila masyarakat mengetahui siapa aktornya, mohon diinformasikan kepada kami. Kerahasiaan pelapor tetap terjaga,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/166070?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013 Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh terus mendalami kasus terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) yang terjadi pada Kamis (21\/5\/2026) dini hari. Hingga saat ini, penyidik Satreskrim telah memeriksa sebanyak 15 orang saksi terkait insiden yang juga mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas kampus tersebut. Dari total saksi yang diperiksa, sebanyak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":166071,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[60214,60216,58604,60215,26207,3146],"class_list":["post-166070","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","tag-gedung-fakultas-pertanian-usk-terbakar","tag-kapolresta-banda-aceh-kombes-pol-andi-kirana","tag-kasat-reskrim-kompol-miftahuda-dizha-fezuono","tag-kerugian-rp20-miliar","tag-polisi-periksa-saksi","tag-utama"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/05\/IMG-20260522-WA0329.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/166070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=166070"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/166070\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/166071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=166070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=166070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=166070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}