{"id":16798,"date":"2021-02-19T10:12:30","date_gmt":"2021-02-19T03:12:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=16798"},"modified":"2021-02-19T10:12:30","modified_gmt":"2021-02-19T03:12:30","slug":"lulusan-slb-b-ypac-banda-aceh-buka-usaha-mandiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/02\/19\/lulusan-slb-b-ypac-banda-aceh-buka-usaha-mandiri\/","title":{"rendered":"Lulusan SLB-B YPAC Banda Aceh Buka Usaha Mandiri"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Sekolah Luar Biasa (SLB)-B (Tuna Rungu dan Tuna Wicara) YPAC Kota Banda Aceh telah mampu meluluskan siswa yang sudah siap bekerja secara mandiri. Namun, sebagian lainnya juga berhasil melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi yang diminati.<\/p>\n<p>Kepala Sekolah SLB-B YPAC Heni Ekawati MPd saat meninjau usaha perbengkelan yang ditekuni alumni SLB, Kamis (18\/02\/2021) di Pango, Kota Banda Aceh, menjelaskan saat ini jumlah siswa yang ada di sekolahnya mencapai 82 siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA. Tiap tahun pihaknya menerima 20 hingga 30 siswa baru.<\/p>\n<p>\u201cYang kuliah juga ada, namun tidak banyak. Tapi kami sangat bangga ketika mendengar ada salah seorang lulusan SLB-B YPAC Banda Aceh yang lulus dengan predikat Cumlaude di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kota Malang, Jawa Timur,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Pihak sekolah, lanjutnya, terus membentuk kepribadian yang tangguh dan melatih kemampuan mereka agar mampu bersaing di dunia kerja atau membuka usaha sendiri.<\/p>\n<p>Menurutnya, banyaknya tuna rungu yang bekerja karena secara fisik tidak terlihat berbeda dengan yang orang lain. Mereka masih dapat diajak untuk berfikir untuk menangani pekerjaan.<\/p>\n<p>\u201cDisini kami beserta dewan guru terus menempa anak-anak agar mampu mandiri setelah tamat dari sekolah. Kebanyakan mereka membuka usaha secara berkelompok. Bahkan mereka menikah sesamanya (tuna rungu) dan memiliki anak yang mampu berbicara dan mendengar seperti kita,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Secara soft skill maupun hard skills, kata dia, lulusan SLB cukup menguasai. Tentunya, setiap anak memiliki kemampuan serta keahlian yang berbeda-beda. Selama di sekolah, mereka dibekali dengan keahlian sesuai minat dan bakat.<\/p>\n<p>\u201dSekolah mengajarkan secara merata kepada siswa, bagaimana cara berwirausaha dengan baik agar setidaknya mereka memiliki bekal serta ilmu untuk membuka usaha sendiri,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Heni Ekawati, menuturkan beberapa tempat usaha yang telah diisi lulusan SLB-B YPAC Banda Aceh yaitu doorsmeer motor dan mobil, bengkel mobil dan motor, menjadi jasa pengamanan (satpam), petugas pemadam kebakaran, pelayan coffee dan warung, bekerja salon, tempat pangkas, dan di tempat lainnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16798?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Sekolah Luar Biasa (SLB)-B (Tuna Rungu dan Tuna Wicara) YPAC Kota Banda Aceh telah mampu meluluskan siswa yang sudah siap bekerja secara mandiri. Namun, sebagian lainnya juga berhasil melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi yang diminati. Kepala Sekolah SLB-B YPAC Heni Ekawati MPd saat meninjau usaha perbengkelan yang ditekuni alumni SLB, Kamis (18\/02\/2021) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16799,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-16798","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/02\/IMG-20210219-WA0011.jpg?fit=1152%2C864&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16798","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=16798"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16798\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/16799"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=16798"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=16798"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=16798"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}