{"id":168508,"date":"2026-06-29T21:35:05","date_gmt":"2026-06-29T14:35:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=168508"},"modified":"2026-06-29T21:35:05","modified_gmt":"2026-06-29T14:35:05","slug":"keuchik-iboih-ingkar-kesepakatan-terkait-pengaktifan-kembali-petugas-retribusi-yang-dipecat-karena-pungli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/06\/29\/keuchik-iboih-ingkar-kesepakatan-terkait-pengaktifan-kembali-petugas-retribusi-yang-dipecat-karena-pungli\/","title":{"rendered":"Keuchik Iboih Ingkar Kesepakatan Terkait Pengaktifan Kembali Petugas Retribusi yang Dipecat Karena Pungli\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sabang, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Di tengah upaya Pemerintah Kota Sabang menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), sikap Pemerintah Gampong Iboih justru dinilai tidak sejalan dengan semangat tersebut.<\/p>\n<p>Sorotan publik kini tertuju kepada Keuchik Iboih, Bukhari, yang diduga mengaktifkan kembali seorang petugas pemungut retribusi berinisial SYL, meski sebelumnya telah disepakati untuk diberhentikan.<\/p>\n<p>Informasi yang diperoleh menyebutkan SYL sudah bekerja lagi sebagai pemungut retribusi di Iboih per hari ini, Senin (29\/6).<\/p>\n<p>Sebagai gampong yang dipercaya Pemerintah Kota Sabang mengelola pemungutan retribusi di kawasan wisata Teupin Layeu, Iboih, Pemerintah Gampong setempat memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas pengelolaan retribusi, baik terhadap pengunjung maupun parkir kendaraan roda dua dan roda empat.<\/p>\n<p>Namun, kepercayaan tersebut dinilai berpotensi tercoreng apabila informasi mengenai dipekerjakannya kembali SYL terbukti benar.<\/p>\n<p>SYL diketahui beberapa kali menjadi sorotan terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan tugas pemungutan retribusi. Terakhir, namanya kembali mencuat setelah video yang memperlihatkan dugaan ucapan tidak pantas kepada pengunjung viral di media sosial.<\/p>\n<p>Saat dikonfirmasi mengenai informasi tersebut, Ahad (28\/6\/2026), Keuchik Iboih, Bukhari, membantah bahwa SYL telah kembali bertugas.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak untuk hari ini,&#8221; jawab Bukhari ketika ditanya mengenai kabar pengaktifan kembali SYL serta penambahan seorang petugas lain berinisial FSL.<\/p>\n<p>Ketika kembali ditanya terkait informasi yang menyebutkan keduanya dijadwalkan mulai bertugas pada Senin (29\/6) atau Selasa (30\/6), Bukhari hanya menjawab singkat, &#8220;Nanti saya ke atas.&#8221;<\/p>\n<p>Di sisi lain, sejumlah sumber yang dinilai mengetahui persoalan tersebut membenarkan adanya rencana pengaktifan kembali SYL.<\/p>\n<p>Menurut informasi yang diperoleh, keluarga SYL disebut telah menemui Keuchik Iboih untuk meminta agar yang bersangkutan kembali diberi pekerjaan sebagai petugas retribusi lokasi wisata Iboih.<\/p>\n<p>Belum dapat dipastikan apakah keputusan tersebut memiliki kaitan dengan kabar yang beredar mengenai hubungan kekerabatan SYL dengan seorang oknum anggota DPRK Sabang.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang dapat mengonfirmasi informasi tersebut.<\/p>\n<p>Sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pada Ahad (28\/6), SYL maupun FSL memang belum terlihat bertugas di pos retribusi.<\/p>\n<p>&#8220;Belum tahu kalau besok. Informasinya mereka mulai piket Senin atau Selasa,&#8221; ujar sumber.<\/p>\n<p>Apabila informasi mengenai pengaktifan kembali SYL benar, maka publik berhak mempertanyakan komitmen Pemerintah Gampong Iboih dalam menegakkan integritas pengelolaan retribusi wisata.<\/p>\n<p>Pasalnya, nama SYL sebelumnya pernah menjadi perhatian ketika diduga melakukan pungutan liar di hadapan Panitia Khusus (Pansus) DPRK Sabang.<\/p>\n<p>Belakangan, ia kembali menjadi sorotan setelah video dugaan perilakunya terhadap pengunjung viral di media sosial.<\/p>\n<p>Rangkaian peristiwa tersebut memunculkan kesan di tengah masyarakat bahwa yang bersangkutan seolah tidak pernah benar-benar menerima konsekuensi atas berbagai dugaan pelanggaran yang mencuat.<\/p>\n<p>Kondisi itu semakin memicu pertanyaan publik setelah beredar kabar mengenai kedekatan SYL dengan seorang oknum anggota DPRK Sabang.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harri Susethia, mengaku terkejut saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut.<\/p>\n<p>Menurutnya, apabila benar SYL kembali dipekerjakan, maka hal itu tidak semestinya terjadi.<\/p>\n<p>Setelah mendengar penjelasan tersebut, Harri bahkan menyampaikan respons tegas.<\/p>\n<p>&#8220;Apa kita proses laporan ke Polisi aja?&#8221; ujarnya dengan nada geram.<\/p>\n<p>Diketahui, pasca viralnya kasus tersebut di media sosial, telah tercapai kesepakatan antara Dinas Pariwisata Kota Sabang, pihak kepolisian melalui Kapolsek Sukakarya, dan Pemerintah Gampong Iboih agar persoalan tidak dilanjutkan ke ranah hukum, dengan pertimbangan bahwa petugas yang bersangkutan tidak lagi diberi kepercayaan menjalankan tugas pemungutan retribusi.<\/p>\n<p>Karena itu, apabila informasi mengenai dipekerjakannya kembali SYL benar adanya, maka keputusan tersebut berpotensi mencederai kesepakatan yang telah dibangun bersama serta menimbulkan pertanyaan publik mengenai konsistensi penegakan disiplin dalam pengelolaan retribusi wisata di Gampong Iboih.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/168508?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabang, Infoaceh.net \u2013 Di tengah upaya Pemerintah Kota Sabang menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), sikap Pemerintah Gampong Iboih justru dinilai tidak sejalan dengan semangat tersebut. Sorotan publik kini tertuju kepada Keuchik Iboih, Bukhari, yang diduga mengaktifkan kembali seorang petugas pemungut retribusi berinisial SYL, meski sebelumnya telah disepakati untuk diberhentikan. Informasi yang diperoleh menyebutkan SYL sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":168509,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[61727,3186,59245,655],"class_list":["post-168508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-dugaan-pungli-retribusi","tag-iboih","tag-kawasan-wisata-teupin-layeu","tag-sabang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/06\/IMG-20260618-WA0528.jpg?fit=1160%2C868&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/168508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=168508"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/168508\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/168509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=168508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=168508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=168508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}