{"id":169578,"date":"2026-07-18T00:04:34","date_gmt":"2026-07-17T17:04:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=169578"},"modified":"2026-07-18T00:04:34","modified_gmt":"2026-07-17T17:04:34","slug":"pembiayaan-bsi-tumbuh-146-jadi-rp335-triliun-per-mei-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/07\/18\/pembiayaan-bsi-tumbuh-146-jadi-rp335-triliun-per-mei-2026\/","title":{"rendered":"Pembiayaan BSI Tumbuh 14,6% Jadi Rp335 Triliun per Mei 2026"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Jakarta, <a href=\"http:\/\/Infoaceh.net\">Infoaceh.net<\/a> &#8212;<\/strong> Kinerja pembiayaan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Mei 2026 masih menunjukkan kinerja solid. Hingga Mei 2026, Pembiayaan mencapai Rp335 triliun tumbuh 14,60% year on year yang didominasi segmen konsumer dan ritel.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Capaian pembiayaan yang melesat juga diiringi konsistensi perseroan dalam mengembangkan pembiayaan berkelanjutan. Hal ini menjadi bentuk keseriusan BSI dalam menyalurkan pembiayaan yang sehat,sustain dan ramah lingkungan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hingga Mei 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan di BSI mencapai Rp77,06 Triliun menyumbang sekitar 23% dari pembiayaan secara keseluruhan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Beberapa sektor usaha yang mendominasi diantaranya UMKM, pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan, produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan ramah lingkungan (eco-efficient), energi terbarukan, kendaraan ramah lingkungan dan kegiatan usaha lainnya yang mendukung transisi energi dan pembangunan ekonomi rendah karbon di Indonesia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pembiayaan hijau kini menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Komitmen tersebut sejalan dengan strategi BSI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam bisnis Perseroan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pembiayaan berkelanjutan kini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor keuangan syariah terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan nasional.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta, Jum&#8217;at (17\/7) mengatakan melalui penguatan portofolio pembiayaan berkelanjutan, BSI optimistis dapat terus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, lingkungan, dan masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Dengan demikian, BSI tidak hanya berfokus pada pertumbuhan kinerja keuangan, tetapi juga pada penciptaan dampak positif yang berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah dan agenda pembangunan hijau Indonesia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/169578?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Infoaceh.net &#8212; Kinerja pembiayaan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Mei 2026 masih menunjukkan kinerja solid. Hingga Mei 2026, Pembiayaan mencapai Rp335 triliun tumbuh 14,60% year on year yang didominasi segmen konsumer dan ritel. Capaian pembiayaan yang melesat juga diiringi konsistensi perseroan dalam mengembangkan pembiayaan berkelanjutan. Hal ini menjadi bentuk keseriusan BSI dalam menyalurkan pembiayaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":169579,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[3956,61327,34695,62464,62465],"class_list":["post-169578","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-bank-syariah-indonesia","tag-bob-t-ananta","tag-esg","tag-pembiayaan-bsi","tag-wakil-direktur-utama"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/07\/IMG-20260717-WA0222.jpg?fit=1200%2C871&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/169578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=169578"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/169578\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/169579"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=169578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=169578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=169578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}