{"id":170179,"date":"2026-07-28T21:37:26","date_gmt":"2026-07-28T14:37:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=170179"},"modified":"2026-07-28T21:37:26","modified_gmt":"2026-07-28T14:37:26","slug":"kejati-aceh-bekali-pemahaman-hukum-pelajar-lewat-jaksa-masuk-sekolah-di-smkn-1-takengon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/07\/28\/kejati-aceh-bekali-pemahaman-hukum-pelajar-lewat-jaksa-masuk-sekolah-di-smkn-1-takengon\/","title":{"rendered":"Kejati Aceh Bekali Pemahaman Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah di SMKN 1 Takengon"},"content":{"rendered":"<p><strong>Takengon, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh kembali memperkuat upaya membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda melalui Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang digelar di SMK Negeri 1 Takengon, Aceh Tengah, Selasa (28\/7\/2026).<\/p>\n<p>Program hasil kerja sama Kejati Aceh dengan Dinas Pendidikan Aceh tersebut bertujuan membekali pelajar dengan pemahaman hukum sejak dini agar mampu menghindari berbagai bentuk pelanggaran hukum serta tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berkarakter dan taat terhadap aturan.<\/p>\n<p>Kegiatan diikuti 50 siswa dan siswi SMKN 1 Takengon. Hadir Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah Hasrul SH sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program penyuluhan hukum di lingkungan pendidikan.<\/p>\n<p>Materi disampaikan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis SH yang mengajak para pelajar memahami hukum melalui penyampaian yang komunikatif dan interaktif.<\/p>\n<p>Dalam paparannya, Ali menjelaskan konsep dasar hukum sebagai aturan yang mengatur kehidupan bermasyarakat, pengenalan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), termasuk perbedaan fungsi keduanya.<\/p>\n<p>Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai tahapan penanganan perkara pidana, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, persidangan hingga pelaksanaan putusan pengadilan.<\/p>\n<p>Tidak hanya membahas teori hukum, penyuluhan juga menyoroti berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti bahaya penyalahgunaan narkotika, dampak hukum yang ditimbulkan, kenakalan remaja, hingga perilaku perundungan (bullying) yang dapat berujung pada konsekuensi hukum.<\/p>\n<p>Para siswa juga diajak menggunakan media sosial secara bijak, menghormati sesama, serta memahami bahwa setiap tindakan memiliki tanggung jawab dan konsekuensi di hadapan hukum.<\/p>\n<p>Suasana kegiatan berlangsung dinamis. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan memanfaatkan kesempatan tanya jawab untuk mengangkat berbagai persoalan hukum yang sering dijumpai di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Untuk meningkatkan antusiasme peserta, panitia memberikan suvenir kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dari narasumber. Langkah tersebut disambut positif dan membuat suasana penyuluhan semakin hidup.<\/p>\n<p>Kepala SMKN 1 Takengon Sri Waluyo MPd menyampaikan apresiasi kepada Kejati Aceh dan Dinas Pendidikan Aceh atas terselenggaranya Program Jaksa Masuk Sekolah di sekolah yang dipimpinnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat besar dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kesadaran hukum peserta didik.<\/p>\n<p>Ia juga mengimbau seluruh siswa agar mengikuti materi dengan serius dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran hukum.<\/p>\n<p>Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan salah satu langkah preventif Kejaksaan Republik Indonesia dalam memberikan penerangan dan penyuluhan hukum kepada masyarakat, khususnya generasi muda.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi antara Kejati Aceh dan Dinas Pendidikan Aceh, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter kuat, serta kesadaran hukum sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.<\/p>\n<p>Kegiatan diakhiri foto bersama antara narasumber, Kepala Sekolah, Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Tengah, dewan guru, dan seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam menumbuhkan budaya sadar hukum di lingkungan sekolah.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170179?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Takengon, Infoaceh.net \u2013 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh kembali memperkuat upaya membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda melalui Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang digelar di SMK Negeri 1 Takengon, Aceh Tengah, Selasa (28\/7\/2026). Program hasil kerja sama Kejati Aceh dengan Dinas Pendidikan Aceh tersebut bertujuan membekali pelajar dengan pemahaman hukum sejak dini agar mampu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":400000,"featured_media":170180,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[58342,62896,239,2870,62897],"class_list":["post-170179","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-ali-rasab-lubis-sh","tag-bekali-pemahaman-hukum","tag-kejati-aceh","tag-pelajar","tag-smk-negeri-1-takengon"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/07\/IMG-20260728-WA0420.jpg?fit=1600%2C1066&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400000"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=170179"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170179\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/170180"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=170179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=170179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=170179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}