{"id":170263,"date":"2026-07-30T08:31:45","date_gmt":"2026-07-30T01:31:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=170263"},"modified":"2026-07-30T08:31:45","modified_gmt":"2026-07-30T01:31:45","slug":"ketua-dprk-narkoba-dan-judi-online-picu-meningkatnya-kriminalitas-di-banda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/07\/30\/ketua-dprk-narkoba-dan-judi-online-picu-meningkatnya-kriminalitas-di-banda-aceh\/","title":{"rendered":"Ketua DPRK: Narkoba dan Judi Online Picu Meningkatnya Kriminalitas di Banda Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST menilai penyalahgunaan narkoba telah berkembang menjadi ancaman serius bagi ketahanan sosial di Kota Banda Aceh.<\/p>\n<p>Selain menghancurkan masa depan generasi muda, narkoba juga disebut menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya kriminalitas dan keretakan rumah tangga.<\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikan Irwansyah di sela kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Banda Aceh, Selasa (28\/7\/2026).<\/p>\n<p>Menurutnya, perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah gampong, tokoh agama, keluarga, sekolah, hingga organisasi kepemudaan harus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkotika.<\/p>\n<p>&#8220;Narkoba bukan hanya merusak kesehatan penggunanya, tetapi juga menghancurkan keluarga, merusak masa depan anak-anak muda, dan memicu berbagai tindak kriminal di tengah masyarakat,&#8221; ujar Irwansyah.<\/p>\n<p>Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, jaringan pengedar umumnya menggunakan modus memberikan narkoba secara gratis kepada calon korban. Setelah muncul ketergantungan, korban dipaksa membeli sendiri sehingga rela melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika sudah kecanduan, mereka akan berusaha memenuhi kebutuhan itu dengan cara apa pun. Tidak sedikit yang akhirnya melakukan pencurian maupun tindak pidana lainnya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Irwansyah mengaku prihatin karena mayoritas pelaku yang tersandung kasus narkoba maupun aksi kriminal lainnya berasal dari kelompok usia muda yang seharusnya menjadi aset pembangunan daerah.<\/p>\n<p>Ia menilai maraknya kasus pencurian di Banda Aceh belakangan patut menjadi alarm bagi semua pihak. Bahkan, barang-barang yang dicuri dinilai semakin memprihatinkan, seperti celengan masjid, meteran PDAM, hingga mesin pompa air.<\/p>\n<p>&#8220;Ini menunjukkan ada persoalan serius yang harus ditangani bersama. Dugaan kuatnya, sebagian tindakan kriminal tersebut dipengaruhi oleh penyalahgunaan narkoba maupun kecanduan judi online,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain penegakan hukum, Irwansyah menekankan pentingnya langkah pencegahan yang dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua diminta lebih intens membangun komunikasi dengan anak-anak agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.<\/p>\n<p>Di sisi lain, pemerintah gampong juga didorong lebih aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya para remaja yang sering berkumpul hingga larut malam.<\/p>\n<p>&#8220;Peran gampong sangat penting. Jangan sampai ada aktivitas yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba dibiarkan tanpa pengawasan. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Mengutip data Badan Narkotika Nasional (BNN), Irwansyah menyebut sepanjang 2025 terdapat 116 kasus peredaran narkoba yang terungkap di Banda Aceh. Menurutnya, angka tersebut hanya mencerminkan kasus yang berhasil diungkap aparat dan belum menggambarkan jumlah pengguna yang sesungguhnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau kasus peredarannya saja sudah mencapai 116, tentu jumlah penggunanya jauh lebih banyak. Karena itu, ini harus menjadi gerakan bersama agar generasi muda Banda Aceh tidak menjadi korban,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia berharap upaya pemberantasan narkoba dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, BNN, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga.<\/p>\n<p>&#8220;Narkoba adalah musuh bersama. Jika tidak kita lawan secara serius, dampaknya akan terus menggerus kualitas generasi muda dan mengancam keamanan serta masa depan Banda Aceh,&#8221; tutup Irwansyah.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170263?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST menilai penyalahgunaan narkoba telah berkembang menjadi ancaman serius bagi ketahanan sosial di Kota Banda Aceh. Selain menghancurkan masa depan generasi muda, narkoba juga disebut menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya kriminalitas dan keretakan rumah tangga. Pernyataan itu disampaikan Irwansyah di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":170264,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[62079],"tags":[8336,231,23622,469,62963,62962],"class_list":["post-170263","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-komunitas","tag-irwansyah","tag-judi-online","tag-ketua-dprk-banda-aceh","tag-narkoba","tag-p4gn","tag-picu-kriminalitas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/07\/Screenshot_20260730_082510_Instagram.jpg?fit=648%2C565&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170263","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=170263"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170263\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/170264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=170263"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=170263"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=170263"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}