{"id":170606,"date":"2026-08-05T08:39:50","date_gmt":"2026-08-05T01:39:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=170606"},"modified":"2026-08-05T08:39:50","modified_gmt":"2026-08-05T01:39:50","slug":"bsi-raup-tabungan-haji-rp1625-triliun-antrean-haji-panjang-jadi-ladang-bisnis-keuangan-syariah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/08\/05\/bsi-raup-tabungan-haji-rp1625-triliun-antrean-haji-panjang-jadi-ladang-bisnis-keuangan-syariah\/","title":{"rendered":"BSI Raup Tabungan Haji Rp16,25 Triliun, Antrean Haji Panjang Jadi Ladang Bisnis Keuangan Syariah"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Di tengah masa tunggu ibadah haji yang semakin panjang dan terus meningkatnya biaya perjalanan ke Tanah Suci, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat ekosistem bisnis haji dan umrah.<\/p>\n<p>Melalui Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah, BSI mendorong masyarakat untuk mulai menabung sejak dini sekaligus memperbesar basis dana murah yang dikelola perseroan.<\/p>\n<p>Program yang didukung Danantara Indonesia tersebut diumumkan pada Selasa (4\/8\/2026) sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah yang secara konsisten menabung melalui Tabungan Haji BSI.<\/p>\n<p>Namun di balik pemberian hadiah umrah, terdapat fakta lain yang menarik perhatian, yakni besarnya dana masyarakat yang tersimpan selama bertahun-tahun akibat panjangnya antrean keberangkatan haji di Indonesia.<\/p>\n<p>Direktur Sales &amp; Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap layanan haji dan umrah menjadi salah satu keunggulan utama BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui program ini kami ingin memberikan apresiasi kepada nasabah yang konsisten mempersiapkan ibadah haji melalui Tabungan Haji BSI. Kami mendorong masyarakat mempersiapkan dana haji sejak dini agar memiliki kesiapan finansial saat pelunasan ibadah haji beberapa tahun mendatang,&#8221; ujar Anton Sukarna, Selasa (4\/8).<\/p>\n<p>Data BSI menunjukkan hingga Mei 2026, total Tabungan Haji BSI telah mencapai Rp16,25 triliun atau tumbuh 17,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Pertumbuhan tersebut turut menopang Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI yang mencapai Rp372 triliun atau meningkat 16,74 persen secara tahunan.<\/p>\n<p>Besarnya dana tabungan haji tersebut tidak terlepas dari jumlah calon jamaah yang terus bertambah setiap tahun. Saat ini terdapat sekitar 5,5 juta masyarakat Indonesia yang masuk daftar tunggu haji. Dari jumlah tersebut, sekitar 3,4 juta orang atau 62,34 persen merupakan nasabah Tabungan Haji BSI.<\/p>\n<p>Sementara itu, dari kuota keberangkatan sekitar 221 ribu jemaah setiap tahun, rata-rata 172 ribu orang atau sekitar 84,7 persen merupakan nasabah BSI.<\/p>\n<p>Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa ekosistem haji bukan lagi sekadar layanan perbankan syariah, tetapi telah menjadi salah satu sektor bisnis keuangan dengan dana kelolaan yang sangat besar. Dana masyarakat tersimpan dalam waktu belasan hingga puluhan tahun sebelum digunakan untuk pelunasan biaya haji.<\/p>\n<p>Di sisi lain, panjangnya masa tunggu yang di sejumlah daerah mencapai lebih dari dua dekade menjadi tantangan tersendiri bagi calon jemaah. Selama menunggu keberangkatan, biaya penyelenggaraan ibadah haji berpotensi terus meningkat akibat inflasi global, kenaikan biaya operasional, hingga fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.<\/p>\n<p>Anton menilai kondisi tersebut mengharuskan masyarakat memiliki disiplin menabung agar tetap mampu melunasi biaya haji saat jadwal keberangkatan tiba.<\/p>\n<p>&#8220;Masyarakat perlu terus menabung untuk memenuhi kebutuhan biaya pelunasan haji, mengingat dalam 15 hingga 25 tahun ke depan biaya perjalanan ibadah haji berpotensi meningkat seiring inflasi dan dinamika nilai tukar,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah yang diumumkan pada 4 Agustus 2026 merupakan program yang berlangsung selama Februari hingga Juni 2026.<\/p>\n<p>Dalam skema tersebut, setiap penambahan saldo sebesar Rp1 juta memperoleh satu poin dengan syarat menjaga saldo akhir bulan dan rata-rata saldo minimal Rp5 juta.<\/p>\n<p>Selain program hadiah, BSI juga menawarkan berbagai fasilitas untuk memudahkan masyarakat menyiapkan dana haji, di antaranya autodebet mulai Rp100 ribu per bulan, program blokir dana Mabrur Extra Rezeki (MAXI), hingga berbagai program apresiasi lainnya.<\/p>\n<p>BSI juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perseroan. Seluruh informasi mengenai pemenang program hanya diumumkan melalui kanal resmi BSI, baik website, kantor cabang maupun layanan BSI Call 14040.<\/p>\n<p>Di balik pertumbuhan bisnis tersebut, meningkatnya dana tabungan haji juga menjadi pengingat bahwa persoalan utama haji nasional bukan hanya soal kemampuan masyarakat menabung, tetapi juga terbatasnya kuota keberangkatan.<\/p>\n<p>Selama antrean haji masih mencapai jutaan orang dengan masa tunggu hingga puluhan tahun, dana masyarakat akan terus mengendap dalam sistem keuangan.<\/p>\n<p>Kondisi ini menjadikan pengelolaan dana haji dan transparansi layanan sebagai isu strategis yang akan terus menjadi perhatian publik.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170606?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Infoaceh.net \u2013 Di tengah masa tunggu ibadah haji yang semakin panjang dan terus meningkatnya biaya perjalanan ke Tanah Suci, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat ekosistem bisnis haji dan umrah. Melalui Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah, BSI mendorong masyarakat untuk mulai menabung sejak dini sekaligus memperbesar basis dana murah yang dikelola perseroan. Program [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":400000,"featured_media":170607,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[60978,63208,582,63207,34824,3146],"class_list":["post-170606","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-anton-sukarna","tag-antrean-panjang-haji","tag-bsi","tag-ladang-bisnis-bank-syariah","tag-tabungan-haji","tag-utama"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/08\/IMG-20260805-WA0035.jpg?fit=1536%2C1024&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170606","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400000"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=170606"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170606\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/170607"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=170606"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=170606"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=170606"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}