{"id":170804,"date":"2026-08-07T10:52:51","date_gmt":"2026-08-07T03:52:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=170804"},"modified":"2026-08-07T10:52:51","modified_gmt":"2026-08-07T03:52:51","slug":"bupati-aceh-timur-temui-bnpb-minta-percepat-pencairan-dana-korban-banjir-tahap-ii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/08\/07\/bupati-aceh-timur-temui-bnpb-minta-percepat-pencairan-dana-korban-banjir-tahap-ii\/","title":{"rendered":"Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepat Pencairan Dana Korban Banjir Tahap II"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pencairan dana stimulan tahap II bagi korban banjir yang rumahnya mengalami kerusakan ringan (RR) dan rusak sedang (RS).<\/p>\n<p>Permintaan tersebut disampaikan saat melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan jajaran BNPB di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (6\/8\/2026). Rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur diterima Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah, bersama sejumlah pejabat BNPB lainnya.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan itu, Al-Farlaky menyampaikan bahwa masyarakat korban banjir terus mempertanyakan kepastian pencairan dana stimulan tahap II. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap seluruh proses administrasi dan penyaluran dapat dipercepat agar bantuan segera diterima masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Setiap turun ke lapangan masyarakat selalu bertanya kapan dana stimulan tahap kedua dicairkan. Kami berharap proses ini dapat dipercepat sehingga masyarakat segera menerima haknya,&#8221; ujar Al-Farlaky.<\/p>\n<p>Di sela pertemuan, Al-Farlaky juga melakukan komunikasi melalui video call WhatsApp dengan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto untuk menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat korban banjir Aceh Timur. Saat itu, Kepala BNPB diketahui sedang menjalankan kunjungan kerja ke daerah.<\/p>\n<p>Menurut Al-Farlaky, keterlambatan pencairan dana tahap II berpotensi menimbulkan dinamika di tengah masyarakat. Bahkan, para korban banjir beberapa kali telah menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi agar bantuan segera direalisasikan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap tahap kedua ini dapat segera diproses dan direalisasikan sehingga persoalan rehabilitasi rumah masyarakat dapat segera diselesaikan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dalam paparannya, Bupati menjelaskan bahwa penerima bantuan rumah rusak ringan berjumlah 2.707 unit dengan total anggaran Rp40,605 miliar. Sementara penerima bantuan rumah rusak sedang mencapai 2.611 unit dengan alokasi Rp78,330 miliar. Total dana stimulan yang dialokasikan untuk kedua kategori tersebut mencapai Rp118,935 miliar.<\/p>\n<p>Hingga 30 Juli 2026, dana yang telah ditransfer melalui Virtual Account (VA) CMS ke rekening penerima mencapai Rp109,095 miliar atau 91,73 persen dari total anggaran.<\/p>\n<p>Sementara itu, pencairan Termin I sebesar 80 persen melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) telah diterima oleh 2.102 penerima rumah rusak ringan senilai Rp25,244 miliar dan 1.963 penerima rumah rusak sedang sebesar Rp47,122 miliar. Dengan demikian, total dana yang telah dicairkan mencapai Rp72,366 miliar atau 76,44 persen dari total alokasi.<\/p>\n<p>Meski demikian, proses penyaluran masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain penjadwalan pencairan oleh pihak perbankan serta masih adanya penerima bantuan yang belum memiliki kejelasan status kepemilikan tanah.<\/p>\n<p>Selain membahas percepatan dana stimulan, Al-Farlaky juga menyampaikan sejumlah persoalan rehabilitasi pascabencana lainnya, termasuk percepatan perbaikan jaringan irigasi di kawasan Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim.<\/p>\n<p>Menurutnya, kerusakan jaringan irigasi tersebut menghambat aktivitas pertanian di 12 gampong yang hingga kini belum dapat kembali menggarap sawah.<\/p>\n<p>Dalam laporannya kepada BNPB, Al-Farlaky mengingatkan besarnya dampak banjir yang melanda Aceh Timur. Pada masa tanggap darurat, bencana tersebut menerjang seluruh 24 kecamatan dan 454 gampong.<\/p>\n<p>Sebanyak 81.603 rumah terdampak banjir, dengan jumlah pengungsi mencapai 56.332 kepala keluarga atau 236.822 jiwa. Sementara total masyarakat terdampak tercatat sebanyak 81.603 kepala keluarga atau 290.582 jiwa, serta menyebabkan 58 orang meninggal dunia.<\/p>\n<p>Berdasarkan pendataan awal BNBA Tahap I sebelum verifikasi, sebanyak 25.917 rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 16.599 rumah rusak ringan, 5.484 rumah rusak sedang, dan 3.844 rumah rusak berat.<\/p>\n<p>Setelah diverifikasi oleh tim enumerator, sebanyak 8.065 rumah dinyatakan memenuhi syarat menerima bantuan, meliputi 2.707 rumah rusak ringan, 2.611 rumah rusak sedang, dan 2.747 rumah rusak berat. Data tersebut ditetapkan melalui SK Bupati Aceh Timur Nomor 360\/119\/2026 tertanggal 20 Februari 2026.<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga telah mengusulkan BNBA Tahap II sebanyak 18.681 unit rumah yang terdiri atas 13.501 rumah rusak ringan, 3.493 rumah rusak sedang, dan 1.687 rumah rusak berat.<\/p>\n<p>Selain itu, BNBA Tahap III juga telah diusulkan sebanyak 26.126 unit rumah kepada BNPB, yang meliputi 24.454 rumah rusak ringan, 1.272 rumah rusak sedang, dan 400 rumah rusak berat.<\/p>\n<p>Mengakhiri pertemuan tersebut, Al-Farlaky menyampaikan apresiasi kepada BNPB yang dinilai terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sejak masa tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir.<\/p>\n<p>Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BNPB terus diperkuat agar seluruh tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat diselesaikan secara tuntas demi mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama. Kami optimistis, dengan dukungan dan komitmen BNPB, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Aceh Timur dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat segera merasakan manfaatnya dan dapat kembali menjalani kehidupan secara normal,&#8221; tutup Al-Farlaky.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170804?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Infoaceh.net \u2013 Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pencairan dana stimulan tahap II bagi korban banjir yang rumahnya mengalami kerusakan ringan (RR) dan rusak sedang (RS). Permintaan tersebut disampaikan saat melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan jajaran BNPB di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (6\/8\/2026). Rombongan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":170805,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[63330,9440,12562,13583,63329],"class_list":["post-170804","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-bantuan-korban-banjir-aceh-tahap-ii","tag-bnpb","tag-bupati-aceh-timur","tag-iskandar-usman-al-farlaky","tag-jarwansyah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/08\/1786070573085.jpg?fit=1080%2C721&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170804","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=170804"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/170804\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/170805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=170804"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=170804"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=170804"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}