{"id":173234,"date":"2026-09-16T09:12:06","date_gmt":"2026-09-16T02:12:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=173234"},"modified":"2026-09-16T09:12:06","modified_gmt":"2026-09-16T02:12:06","slug":"bapelkes-di-jantho-disiapkan-jadi-balai-rehabilitasi-narkoba-seperti-pesantren","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/09\/16\/bapelkes-di-jantho-disiapkan-jadi-balai-rehabilitasi-narkoba-seperti-pesantren\/","title":{"rendered":"Bapelkes di Jantho Disiapkan Jadi Balai Rehabilitasi Narkoba seperti Pesantren"},"content":{"rendered":"<p><strong>KOTA JANTHO, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyiapkan pemanfaatan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh di Kota Jantho sebagai pusat rehabilitasi bagi pengguna dan korban penyalahgunaan narkoba.<\/p>\n<p>Rencana tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat penanganan persoalan narkoba di Aceh. Penanganan terhadap penyalahguna narkotika dinilai tidak cukup hanya melalui pendekatan hukum, tetapi juga perlu dibarengi dengan upaya pemulihan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan di tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n<p>Bupati Aceh Besar Muharram Idris atau Syech Muharram bersama Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Dedy Tabrani meninjau langsung fasilitas Bapelkes Aceh di Kota Jantho, Selasa (15\/9\/2026).<\/p>\n<p>Peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk melihat kondisi serta kesiapan fasilitas yang direncanakan dialihfungsikan menjadi balai rehabilitasi narkoba.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kita bersama Kepala BNNP Aceh dan jajaran Pemerintah Aceh Besar meninjau Bapelkes Aceh yang ada di Jantho. Kami ada keinginan dan rencana untuk menjadikan Bapelkes ini sebagai balai rehab,\u201d kata Syech Muharram.<\/p>\n<p>Menurutnya, Bapelkes Aceh di Kota Jantho memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas rehabilitasi karena saat ini Bapelkes Aceh telah memiliki fasilitas baru di Banda Aceh.<\/p>\n<p>\u201cBapelkes Aceh sekarang sudah ada yang baru di Banda Aceh, jadi kita melihat tempat ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rehabilitasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Syech Muharram mengatakan, persoalan penyalahgunaan narkoba membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif. Mereka yang menjadi pengguna maupun korban penyalahgunaan narkoba, menurutnya, perlu diberikan kesempatan untuk menjalani proses pemulihan.<\/p>\n<p>Ia menilai pendekatan rehabilitasi dapat menjadi bagian penting dalam upaya memutus ketergantungan narkoba sekaligus mencegah seseorang kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.<\/p>\n<p>\u201cKita berharap mereka ini lebih bijaksana untuk penanganannya. Mereka yang terdeteksi dengan narkoba atau korban dari narkoba itu perlu direhab, bukan perlu ditahan. Mereka juga punya keluarga,\u201d tutur Syech Muharram.<\/p>\n<p>Pemkab Aceh Besar, lanjutnya, membayangkan fasilitas rehabilitasi tersebut tidak hanya menjadi tempat pemulihan ketergantungan narkoba, tetapi juga ruang pembinaan yang memberikan bekal kepada para peserta rehabilitasi.<\/p>\n<p>Konsep yang direncanakan bahkan diarahkan menyerupai pola pembinaan pesantren dengan menggabungkan berbagai kegiatan, mulai dari pembinaan keagamaan, pendidikan umum hingga olahraga.<\/p>\n<p>\u201cKita rencana akan kita buat seperti pesantren. Nanti ada pengajian di sini, olahraga, pendidikan umum dan sebagainya,\u201d kata Syech Muharram.<\/p>\n<p>Dengan konsep tersebut, para pengguna atau korban penyalahgunaan narkoba diharapkan tidak hanya menjalani proses pemulihan secara medis, tetapi juga memperoleh pembinaan mental, spiritual, pendidikan dan fisik.<\/p>\n<p>Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Dedy Tabrani mengatakan, peninjauan Bapelkes Aceh di Kota Jantho merupakan bagian dari proses awal untuk mewujudkan fasilitas tersebut sebagai salah satu pusat rehabilitasi narkoba di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cKita hari ini melakukan peninjauan untuk rencana awal, yaitu akan kita jadikan sebagai rumah rehab. Saat ini sudah dalam tahap proses. Mudah-mudahan ini bisa disetujui dan mudah-mudahan dapat menjadi salah satu pusat rehab bagi korban narkoba di Aceh,\u201d ujar Dedy.<\/p>\n<p>Menurutnya, keberadaan fasilitas rehabilitasi menjadi kebutuhan penting dalam penanganan penyalahgunaan narkotika. Rehabilitasi diperlukan agar pengguna dan korban penyalahgunaan narkoba mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhannya.<\/p>\n<p>Dedy menyoroti kondisi ketika pengguna narkoba lebih banyak berakhir menjalani proses pidana di lembaga pemasyarakatan, sementara kebutuhan pemulihan terhadap ketergantungan narkoba tetap harus ditangani.<\/p>\n<p>\u201cPara pengguna dan korban dari narkoba dilakukan rehab. Hari ini mereka hanya ditahan di Lapas sehingga penanganannya kurang efektif,\u201d terangnya.<\/p>\n<p><strong>Tekan Beban Lapas<\/strong><\/p>\n<p>Dedy mengatakan, keterbatasan fasilitas rehabilitasi juga memiliki konsekuensi terhadap kondisi lembaga pemasyarakatan di Aceh.<\/p>\n<p>Menurutnya, kasus narkoba menjadi salah satu persoalan yang berkontribusi terhadap tingginya jumlah penghuni Lapas. Karena itu, keberadaan balai rehabilitasi diharapkan dapat memperkuat alternatif penanganan bagi pengguna dan korban penyalahgunaan narkoba sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita dibiarkan tanpa adanya balai rehab di Aceh, maka penghuni Lapas yang sekarang mayoritas adalah kasus narkoba. Untuk menghindari hal tersebut, kita perlu membuat balai narkoba yang nantinya akan dipusatkan di balai rehab ini,\u201d kata Dedy.<\/p>\n<p>Rencana pemanfaatan Bapelkes Aceh di Kota Jantho tersebut masih membutuhkan proses dan dukungan dari berbagai pihak sebelum dapat direalisasikan.<\/p>\n<p>BNNP Aceh berharap fasilitas yang berada di kawasan Kota Jantho tersebut nantinya mampu menjadi salah satu pusat rehabilitasi yang dapat memberikan layanan pemulihan bagi masyarakat Aceh yang membutuhkan.<\/p>\n<p>\u201cKami mohon dukungan dari semuanya agar rencana menjadikan Bapelkes Aceh ini sebagai balai rehab narkoba dapat terwujud,\u201d pungkas Dedy.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/173234?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTA JANTHO, Infoaceh.net \u2013 Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyiapkan pemanfaatan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh di Kota Jantho sebagai pusat rehabilitasi bagi pengguna dan korban penyalahgunaan narkoba. Rencana tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat penanganan persoalan narkoba di Aceh. Penanganan terhadap penyalahguna narkotika dinilai tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":173235,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[62079],"tags":[3772,64901,64900,64902,16986,57977,19457,4449],"class_list":["post-173234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-komunitas","tag-aceh-besar","tag-balai-rehabilitasi-narkoba","tag-bapelkes-aceh","tag-bernuansa-pesantren","tag-bnnp-aceh","tag-brigjen-pol-dedy-tabrani","tag-bupati-syech-muharram","tag-kota-jantho"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/09\/IMG-20260915-WA0345.jpg?fit=1280%2C854&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/173234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=173234"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/173234\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":173236,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/173234\/revisions\/173236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/173235"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=173234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=173234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=173234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}