{"id":17326,"date":"2021-02-28T07:53:49","date_gmt":"2021-02-28T00:53:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=17326"},"modified":"2021-02-28T07:53:49","modified_gmt":"2021-02-28T00:53:49","slug":"12-ribu-tenaga-kesehatan-aceh-suntik-dosis-ii-vaksin-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/02\/28\/12-ribu-tenaga-kesehatan-aceh-suntik-dosis-ii-vaksin-covid-19\/","title":{"rendered":"12 Ribu Tenaga Kesehatan Aceh Suntik Dosis II Vaksin Covid-19"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2014 Sebanyak 12.237 tenaga kesehatan (Nakes) di Aceh telah mendapatkan vaksin dosis II vaksin Sinovac untuk mencegah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).<\/p>\n<p>Pemberian dosis II dilakukan setelah 14 hari para Nakes itu mendapatkan suntikan dosis I.<\/p>\n<p>\u201cJumlah Nakes yang akan disuntik dosis II vaksin Covid-19 akan terus bertambah sesuai penjadwalannya,\u201d kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani Sabtu, 27 Februari 2021.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, vaksinasi Nakes di Aceh mulai 13 Januari 2021, atau dua hari setelah Presiden Joko Widodo mendapat suntikan vaksin Sinovac di Jakarta.<\/p>\n<p>Gubernur Aceh, Nova Iriansyah merupakan orang pertama yang disuntik vansin Sinovac di Aceh, dan pada saat yang sama diikuti Sekda Taqwallah, Anggota Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.<\/p>\n<p>Jumlah Nakes yang telah disuntik vaksin Sinovac dosis I, sejak 15 Januari 2021 sebanyak 50.398 orang, atau 89,25 persen dari 56.470 Nakes sasaran.<\/p>\n<p>Ada sekitar enam ribu Nakes lagi belum divaksin karena alasan medis. Semua Nakes wajib divaksin, kecuali secara medis perlu penundaan atau pembatalan sebagai Nakes sasaran.<\/p>\n<p>Selanjutnya ia mengatakan, secara umum cakupan vaksinasi Covid-19 di Aceh berjalan dengan baik. Nakes yang mengalami kejadian ikutan pasca-vaksinasi (KIPI) dan sempat dirawat umumnya butuh perawatan singkat dan kemudian sehat kembali. Tidak ada kasus yang fatal.<\/p>\n<p>\u201cKIPI itu sudah diprediksi sebelumnya dan sudah dipersiapkan prosedur penanganannya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, ia mengabarkan perkembangan terakhir kasus Covid-19 di Aceh. Secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh sudat tercatat sebanyak 9.534 kasus\/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 7.820 orang. Penderita dalam perawatan sebanyak 1.332 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 382 orang.<\/p>\n<p>Ia melaporkan ada penambahan tiga kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, delapan orang sudah sembuh, dan satu orang meninggal dunia, dalam 24 jam terakhir. Tiga baru Covid-19 di Aceh masing-masing satu orang warga Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan warga Kabupaten Aceh Jaya.<\/p>\n<p>Pasien Covid-19 yang sembuh bertambah delapan orang meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak lima orang, warga Pidie sebanyak dua orang, dan satu orang lainnya warga Kota Langsa.<\/p>\n<p>\u201cKasus meninggal dunia bertambah satu orang, yakni warga Kabupaten Aceh Besar,\u201d pungkasnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/17326?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2014 Sebanyak 12.237 tenaga kesehatan (Nakes) di Aceh telah mendapatkan vaksin dosis II vaksin Sinovac untuk mencegah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Pemberian dosis II dilakukan setelah 14 hari para Nakes itu mendapatkan suntikan dosis I. \u201cJumlah Nakes yang akan disuntik dosis II vaksin Covid-19 akan terus bertambah sesuai penjadwalannya,\u201d kata Juru Bicara Satuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17327,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-17326","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/02\/IMG-20210219-WA0014.jpg?fit=640%2C446&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/17326","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=17326"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/17326\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/17327"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=17326"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=17326"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=17326"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}