{"id":174132,"date":"2026-10-03T00:11:41","date_gmt":"2026-10-02T17:11:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=174132"},"modified":"2026-10-03T00:11:41","modified_gmt":"2026-10-02T17:11:41","slug":"debut-pahit-m-ridwan-persiraja-kalah-keempat-kali-beruntun-takluk-1-2-dari-sumsel-united","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/10\/03\/debut-pahit-m-ridwan-persiraja-kalah-keempat-kali-beruntun-takluk-1-2-dari-sumsel-united\/","title":{"rendered":"Debut Pahit M. Ridwan: Persiraja Kalah Keempat Kali Beruntun, Takluk 1-2 dari Sumsel United"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Debut Muhammad Ridwan sebagai pelatih kepala Persiraja Banda Aceh berakhir pahit. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Jum&#8217;at (2\/10\/2026) malam, Laskar Rencong harus mengakui keunggulan Sumsel United dengan skor 1-2 dalam lanjutan pekan keempat Pegadaian Championship 2026\/2027.<\/p>\n<p>Kekalahan tersebut semakin memperpanjang catatan buruk Persiraja pada awal musim kompetisi. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, tim kebanggaan masyarakat Aceh itu belum mampu meraih satu pun kemenangan, bahkan seluruh laga berakhir dengan kekalahan.<\/p>\n<p>Hasil negatif ini sekaligus menjadi ujian awal bagi Muhammad Ridwan yang baru dipercaya menangani Persiraja setelah manajemen melakukan pergantian pelatih menyusul rentetan hasil buruk pada tiga pertandingan sebelumnya.<\/p>\n<p>Harapan untuk menjadikan Stadion H. Dimurthala sebagai titik kebangkitan ternyata belum terwujud. Meski tampil di hadapan publik sendiri dan sempat menyamakan kedudukan pada babak kedua, Persiraja gagal mempertahankan momentum hingga pertandingan berakhir.<\/p>\n<p>Sebaliknya, Sumsel United tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Kemenangan 2-1 tersebut menjadi tambahan tiga poin penting bagi tim tamu untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Grup A.<\/p>\n<p>Sejak peluit awal dibunyikan, Persiraja berusaha mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan Sumsel United. Dukungan suporter yang memadati Stadion H. Dimurthala diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi para pemain tuan rumah.<\/p>\n<p>Namun, Sumsel United tidak datang hanya untuk bertahan. Tim tamu mampu memberikan perlawanan dan beberapa kali mengancam pertahanan Persiraja. Salah satu peluang mereka tercipta pada menit ke-22 sebelum akhirnya berhasil memecah kebuntuan delapan menit kemudian.<\/p>\n<p>Pada menit ke-30, Sumsel United sukses membuka keunggulan melalui Tomi Darmawan. Berawal dari umpan silang akurat, Tomi mampu memaksimalkan peluang untuk menjebol gawang Persiraja yang dikawal I Gede Aditya. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.<\/p>\n<p>Tertinggal satu gol membuat Persiraja berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, upaya untuk mengejar ketertinggalan justru semakin berat setelah mereka kehilangan salah satu pemain bertahan.<\/p>\n<p>Pada menit ke-42, Aditya Angga Saputra menerima kartu merah langsung dari wasit akibat pelanggaran yang dilakukannya. Keputusan tersebut memaksa Persiraja melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.<\/p>\n<p>Kehilangan Aditya Angga Saputra menjadi pukulan bagi Muhammad Ridwan. Selain harus mengejar ketertinggalan, Persiraja juga dituntut mengatur ulang komposisi permainan untuk menjaga keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan.<\/p>\n<p>Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, Persiraja belum mampu menyamakan kedudukan. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor sementara 0-1 untuk keunggulan Sumsel United.<\/p>\n<p>Memasuki babak kedua, Persiraja tidak menyerah meskipun harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Muhammad Ridwan berupaya menjaga daya juang anak asuhnya agar tetap mampu memberikan tekanan kepada pertahanan Sumsel United.<\/p>\n<p>Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60. Persiraja berhasil mencetak gol penyeimbang oleh Jayus dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.<\/p>\n<p>Gol tersebut sempat membangkitkan optimisme para pemain dan suporter tuan rumah. Persiraja kembali memiliki kesempatan untuk mengejar kemenangan perdana pada musim ini, meskipun secara jumlah pemain mereka masih kalah.<\/p>\n<p>Namun, keunggulan jumlah pemain memberikan keuntungan tersendiri bagi Sumsel United. Tim tamu mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk mengembangkan permainan dan mencari celah di pertahanan Laskar Rencong.<\/p>\n<p>Sumsel United kemudian berhasil mencetak gol kedua oleh Ngwoke menit ke 67 yang membawa mereka kembali unggul 2-1. Gol tersebut sekaligus menjadi penentu kemenangan tim tamu dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.<\/p>\n<p>Persiraja berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 tetap bertahan untuk kemenangan Sumsel United.<\/p>\n<p>Hasil tersebut membuat debut Muhammad Ridwan belum memberikan perubahan hasil yang diharapkan. Persiraja kembali gagal mengamankan poin di kandang sendiri, sekaligus memperpanjang rentetan kekalahan pada awal kompetisi.<\/p>\n<p>Secara statistik, Persiraja sebenarnya mampu mencatatkan penguasaan bola lebih tinggi dibandingkan Sumsel United. Berdasarkan data pertandingan yang disampaikan, Laskar Rencong menguasai bola sebesar 52 persen, sedangkan Sumsel United mencatatkan 48 persen.<\/p>\n<p>Meski unggul dalam penguasaan bola, Persiraja tidak mampu mengubah dominasi tersebut menjadi kemenangan. Efektivitas dalam memanfaatkan peluang serta situasi bermain dengan 10 pemain menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi hasil pertandingan.<\/p>\n<p>Bagi Persiraja, persoalan yang harus segera dibenahi bukan hanya penguasaan bola, tetapi juga konsistensi permainan, efektivitas penyelesaian akhir, serta koordinasi antarlini ketika menghadapi tekanan lawan.<\/p>\n<p>Kekalahan ini juga menjadi bahan evaluasi penting bagi Muhammad Ridwan yang baru memulai tugasnya sebagai pelatih kepala. Sebelum pertandingan, Ridwan menyatakan telah melakukan evaluasi terhadap tiga kekalahan sebelumnya, terutama terkait penguasaan bola dan persiapan strategi menghadapi Sumsel United.<\/p>\n<p><strong>Empat Pertandingan, Empat Kekalahan<\/strong><\/p>\n<p>Catatan hasil pertandingan tersebut memperlihatkan Persiraja belum mampu meraih poin dalam empat laga awal. Sebelumnya, Laskar Rencong kalah 0-1 dari Semen Padang FC di kandang, kemudian takluk 1-2 dari PSPS Pekanbaru dan Persikad Depok dalam dua pertandingan tandang. Hasil tersebut juga tercatat dalam jadwal dan rekap pertandingan resmi Persiraja.<\/p>\n<p>Rentetan kekalahan itu menjadi tantangan serius bagi tim pelatih dan manajemen Persiraja. Pergantian pelatih dari Jaya Hartono kepada Muhammad Ridwan sebelumnya dilakukan setelah Persiraja menelan tiga kekalahan beruntun. Namun, pergantian tersebut belum mampu menghentikan tren negatif tim.<\/p>\n<p>Kekalahan dari Sumsel United menempatkan Muhammad Ridwan dalam situasi yang tidak mudah. Ia ditunjuk untuk membangkitkan Persiraja yang tengah mengalami kesulitan pada awal musim, dengan harapan mampu mengembalikan kepercayaan diri para pemain sekaligus memperbaiki posisi tim di klasemen.<\/p>\n<p>Sebelum pertandingan, Ridwan menyampaikan optimisme bahwa persiapan dan evaluasi yang telah dilakukan dapat membantu Persiraja meraih kemenangan perdana. Ia juga menilai antusiasme pemain selama latihan menjadi modal menghadapi Sumsel United.<\/p>\n<p>Namun, hasil pertandingan menunjukkan bahwa pekerjaan rumah yang dihadapi Ridwan masih cukup besar. Persiraja perlu memperbaiki organisasi pertahanan, mengurangi kesalahan yang berujung pada hukuman kartu, serta meningkatkan efektivitas serangan.<\/p>\n<p>Kekalahan keempat secara beruntun juga menjadi perhatian bagi manajemen klub. Dukungan suporter yang terus mengharapkan kebangkitan Persiraja perlu dijawab dengan perbaikan nyata dalam pertandingan selanjutnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Sumsel United berhasil memanfaatkan kesempatan untuk membawa pulang tiga poin dari Banda Aceh. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim berjuluk Laskar Juaro dalam melanjutkan perjuangan di Pegadaian Championship 2026\/2027.<\/p>\n<p>Kegagalan meraih poin dalam empat pertandingan awal membuat Persiraja harus segera berbenah sebelum menjalani laga berikutnya. Persaingan di Grup A masih panjang, tetapi setiap pertandingan menjadi penting bagi Laskar Rencong untuk memperbaiki posisi dan menjaga peluang mencapai target musim ini.<\/p>\n<p>Muhammad Ridwan kini dituntut menemukan formula permainan yang mampu mengoptimalkan kemampuan para pemain, baik ketika tampil di kandang maupun saat menjalani pertandingan tandang.<\/p>\n<p>Selain aspek teknis dan taktik, pemulihan mental pemain juga menjadi pekerjaan penting. Empat kekalahan beruntun berpotensi memengaruhi kepercayaan diri tim apabila tidak segera diatasi melalui evaluasi dan persiapan yang tepat.<\/p>\n<p>Persiraja masih memiliki kesempatan untuk mengakhiri tren negatif tersebut. Namun, kesempatan itu harus diwujudkan melalui kerja keras, disiplin, dan peningkatan kualitas permainan di lapangan.<\/p>\n<p>Bagi publik sepak bola Aceh, kekalahan dari Sumsel United menjadi hasil yang mengecewakan, terlebih karena pertandingan tersebut merupakan debut Muhammad Ridwan di hadapan pendukung sendiri. Kini, perhatian tertuju pada langkah pembenahan yang akan dilakukan pelatih dan manajemen untuk mengembalikan Persiraja ke jalur persaingan.<\/p>\n<p>Debut pahit telah berlalu, tetapi tantangan sesungguhnya bagi Muhammad Ridwan baru dimulai: menghentikan rentetan kekalahan dan mengembalikan Persiraja sebagai tim yang mampu bersaing di Pegadaian Championship 2026\/2027.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174132?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2013 Debut Muhammad Ridwan sebagai pelatih kepala Persiraja Banda Aceh berakhir pahit. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Jum&#8217;at (2\/10\/2026) malam, Laskar Rencong harus mengakui keunggulan Sumsel United dengan skor 1-2 dalam lanjutan pekan keempat Pegadaian Championship 2026\/2027. Kekalahan tersebut semakin memperpanjang catatan buruk Persiraja pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":174133,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[10],"tags":[65565,65566,65567,63841,13226,54129],"class_list":["post-174132","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-debut-pahit-m-ridwan","tag-kalah-keempat-kali-beruntun","tag-laskar-rencong-terpuruk","tag-pegadaian-championship-musim-2026-2027","tag-persiraja-banda-aceh","tag-stadion-h-dimurthala-lampineung"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/10\/1790959370140.jpg?fit=1028%2C887&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174132","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=174132"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174132\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174134,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174132\/revisions\/174134"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/174133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=174132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=174132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=174132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}