{"id":174436,"date":"2026-10-09T22:51:54","date_gmt":"2026-10-09T15:51:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=174436"},"modified":"2026-10-09T22:51:54","modified_gmt":"2026-10-09T15:51:54","slug":"lima-peneliti-universitas-syiah-kuala-kembali-masuk-top-saintis-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/10\/09\/lima-peneliti-universitas-syiah-kuala-kembali-masuk-top-saintis-dunia\/","title":{"rendered":"Lima Peneliti Universitas Syiah Kuala Kembali Masuk Top Saintis Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> &#8212; Lima peneliti Universitas Syiah Kuala (USK) kembali berhasil masuk dalam 2% top saintis atau peneliti terbaik dunia.<\/p>\n<p>Hal ini berdasarkan rilis dari lembaga publikasi ilmiah terbesar di dunia yaitu Elsevier bekerja sama dengan Universitas Stanford, 8 Oktober 2026. Kelima peneliti tersebut adalah:<\/p>\n<p>1. dr. Harapan, DTM&amp;H M.Infect.Dis PhD dari Fakultas Kedokteran pada bidang General &amp; Internal Medicine dengan peringkat 488 dunia.<\/p>\n<p>2. Prof Dr Ir Muchlisin ZA SPi MSc dari Fakultas Kelautan dan Perikanan di bidang Fisheries pada peringkat 536 dunia.<\/p>\n<p>3. Prof Dr M Faisal ST MEng dari Fakultas Teknik yaitu di bidang General Chemistry pada peringkat 1.366 dunia<\/p>\n<p>4. Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng IPU AASEAN.Eng dari Fakultas Teknik di bidang Polymers pada peringkat 2.309 dunia.<\/p>\n<p>5. Prof Dr rer.nat Rinaldi Idroes dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di bidang Mechanical Engineering &amp; Transports pada peringkat 4.085 dunia.<\/p>\n<p>Setiap tahun, Elsevier menerbitkan daftar peneliti yang termasuk dalam 2% ilmuwan terbaik di dunia. Pemeringkatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator.<\/p>\n<p>Di antaranya adalah sitasi terstandarisasi yang digunakan untuk menilai pengaruh publikasi ilmiah seorang peneliti terhadap berbagai bidang keilmuan.<\/p>\n<p>Selain itu, penilaian juga mencakup indeks H (H-index), yang menggambarkan produktivitas penelitian sekaligus dampak karya ilmiah berdasarkan jumlah sitasi yang diperoleh.<\/p>\n<p>Jumlah sitasi secara keseluruhan serta kontribusi peneliti dalam mendorong perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global juga menjadi aspek penting dalam pemeringkatan tersebut.<\/p>\n<p>Rektor USK Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian lima dosen USK tersebut. Rektor menilai, prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas dan mutu riset yang dihasilkan para akademisi USK telah mendapat pengakuan di tingkat internasional.<\/p>\n<p>Hal ini terlihat sejak tahun 2020 peneliti USK konsisten menembus jajaran top saintis dunia ini. Jumlah peneliti yang masuk kategori Single-Year ini tercatat terus meningkat dari hanya satu orang pada 2020 menjadi lima orang pada 2026.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah, capaian ini setidaknya menjelaskan perkembangan visibilitas riset USK di tingkat global. Ini adalah kebanggaan kita bersama,\u201d ucap Rektor.<\/p>\n<p>Maka Rektor berharap, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi universitas, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika, khususnya para peneliti USK untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas penelitiannya.<\/p>\n<p>Keberhasilan lima ilmuwan USK ini masuk top saintis dunia turut memberi kontribusi penting terhadap peningkatan reputasi riset USK di tingkat global. Hal ini terlihat dari hasil pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR), di mana USK berhasil masuk enam besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia untuk katagori Pilar Kualitas Riset dari THE WUR tahun 2027.<\/p>\n<p>\u201cPencapaian ini diharapkan semakin memotivasi peneliti USK untuk terus menghasilkan riset berkualitas yang berdampak nyata bagi masyarakat, pembangunan daerah, dan kemajuan ilmu pengetahuan di tingkat global,\u201d ucap Rektor.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174436?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net &#8212; Lima peneliti Universitas Syiah Kuala (USK) kembali berhasil masuk dalam 2% top saintis atau peneliti terbaik dunia. Hal ini berdasarkan rilis dari lembaga publikasi ilmiah terbesar di dunia yaitu Elsevier bekerja sama dengan Universitas Stanford, 8 Oktober 2026. Kelima peneliti tersebut adalah: 1. dr. Harapan, DTM&amp;H M.Infect.Dis PhD dari Fakultas Kedokteran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":400001,"featured_media":174437,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[65764,65766,65762,65763,65765,3925],"class_list":["post-174436","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-dr-harapan","tag-dua-dari-fakultas-teknik","tag-lima-peneliti","tag-masuk-top-saintis-dunia","tag-prof-dr-samsul-rizal-meng","tag-universitas-syiah-kuala"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/10\/IMG-20261009-WA0390.jpg?fit=1274%2C1177&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174436","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400001"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=174436"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174436\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174438,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174436\/revisions\/174438"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/174437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=174436"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=174436"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=174436"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}