{"id":174800,"date":"2026-10-17T08:27:50","date_gmt":"2026-10-17T01:27:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=174800"},"modified":"2026-10-17T08:27:50","modified_gmt":"2026-10-17T01:27:50","slug":"kabut-asap-makin-parah-disdik-aceh-minta-sekolah-siapkan-pembelajaran-dari-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/10\/17\/kabut-asap-makin-parah-disdik-aceh-minta-sekolah-siapkan-pembelajaran-dari-rumah\/","title":{"rendered":"Kabut Asap Makin Parah, Disdik Aceh Minta Sekolah Siapkan Pembelajaran dari Rumah"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh mengimbau seluruh satuan pendidikan di Aceh untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan menyusul meluasnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin meminta sekolah mempertimbangkan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) apabila kondisi kabut asap di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal siswa dan guru dinilai telah membahayakan kesehatan.<\/p>\n<p>Imbauan tersebut disampaikan melalui video yang dipublikasikan pada Jum&#8217;at (16\/10\/2026) dan turut disebarkan melalui akun Instagram Dinas Pendidikan Aceh.<\/p>\n<p>Murthalamuddin menegaskan, setiap satuan pendidikan perlu menyesuaikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan kondisi lingkungan masing-masing. Sekolah tidak boleh memaksakan pembelajaran tatap muka apabila kualitas udara sudah tidak memungkinkan bagi siswa dan guru untuk beraktivitas secara aman.<\/p>\n<p>\u201cSekolah silakan memutuskan jika dianggap perlu bahwa kegiatan tatap muka diliburkan, tetapi pembelajaran tidak boleh berhenti,\u201d demikian penegasan yang disampaikan Murthalamuddin dalam imbauan tersebut.<\/p>\n<p><strong>Sekolah Diminta Tidak Memaksakan Tatap Muka<\/strong><\/p>\n<p>Dinas Pendidikan Aceh memberikan ruang kepada masing-masing satuan pendidikan untuk menentukan langkah yang paling sesuai berdasarkan tingkat kepekatan asap dan risiko kesehatan di wilayahnya.<\/p>\n<p>Apabila kondisi udara masih memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka, siswa, guru, dan tenaga kependidikan diminta menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan.<\/p>\n<p>Namun, jika kabut asap semakin pekat dan dinilai membahayakan kesehatan, sekolah dapat mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, guru diharapkan tetap memberikan materi pembelajaran, tugas, serta panduan belajar kepada siswa melalui media daring maupun sarana komunikasi lain yang tersedia.<\/p>\n<p>Dengan demikian, penyesuaian kegiatan sekolah tidak berarti menghentikan proses pendidikan. Hak siswa untuk memperoleh pembelajaran harus tetap terpenuhi, sementara keselamatan warga sekolah menjadi prioritas utama.<\/p>\n<p>Dinas Pendidikan Aceh juga menyampaikan bahwa imbauan tersebut disampaikan sembari menunggu surat edaran Gubernur Aceh yang akan mengatur lebih lanjut langkah penanganan dampak kabut asap terhadap kegiatan pendidikan.<\/p>\n<p><strong>Kabut Asap Berdampak pada Kualitas Udara Aceh<\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tertanggal 16 Oktober 2026, kabut asap telah menyelimuti wilayah Aceh sejak 13 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Pemerintah Aceh menyebut kondisi tersebut berdampak terhadap kualitas udara, terutama terkait konsentrasi partikel halus PM2,5 yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.<\/p>\n<p>Paparan partikel tersebut berpotensi meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, serta gangguan kardiovaskular, khususnya bagi kelompok rentan.<\/p>\n<p>Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga mengimbau bupati\/wali kota serta pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah mitigasi terhadap dampak kabut asap.<\/p>\n<p>Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika polusi udara meningkat, menggunakan masker yang sesuai jika harus beraktivitas di luar, serta menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup jendela dan ventilasi saat asap semakin pekat.<\/p>\n<p>Warga yang mengalami sesak napas, batuk terus-menerus, nyeri dada, atau iritasi mata berat juga diimbau segera mendapatkan pertolongan medis.<\/p>\n<p><strong>Banda Aceh Terapkan Pembelajaran Daring<\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, Pemerintah Kota Banda Aceh telah mengambil langkah antisipasi dengan menetapkan pembelajaran daring bagi sekolah-sekolah di kota tersebut, mulai dari jenjang PAUD\/TK, SD, hingga SMP negeri.<\/p>\n<p>Kebijakan itu dibahas dalam rapat Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa\u2019aduddin Djamal bersama jajaran organisasi perangkat daerah pada Jumat (16\/10\/2026).<\/p>\n<p>Pemerintah kota juga menyiagakan puskesmas selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya keluhan kesehatan masyarakat akibat paparan kabut asap.<\/p>\n<p>Langkah tersebut menunjukkan bahwa dampak kabut asap tidak hanya berkaitan dengan jarak pandang dan aktivitas transportasi, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan keberlangsungan kegiatan pendidikan.<\/p>\n<p>Meski demikian, kebijakan pembelajaran daring di Banda Aceh merupakan langkah pemerintah kota untuk wilayah kewenangannya, sedangkan satuan pendidikan di daerah lain perlu menyesuaikan langkah dengan kebijakan pemerintah daerah serta kondisi udara setempat.<\/p>\n<p><strong>Keselamatan Siswa Menjadi Prioritas<\/strong><\/p>\n<p>Dinas Pendidikan Aceh mengharapkan seluruh sekolah terus memantau perkembangan kondisi udara dan mengambil langkah pencegahan sesuai tingkat risiko di wilayah masing-masing.<\/p>\n<p>Sekolah juga perlu memastikan orang tua memperoleh informasi yang jelas mengenai perubahan metode pembelajaran, jadwal kegiatan, serta mekanisme penyampaian materi dan tugas selama pembelajaran jarak jauh berlangsung.<\/p>\n<p>Di tengah kondisi tersebut, koordinasi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, orang tua, dan instansi kesehatan diperlukan agar perlindungan terhadap peserta didik berjalan efektif tanpa mengabaikan keberlangsungan pendidikan.<\/p>\n<p>Perkembangan kabut asap dan kualitas udara selanjutnya perlu terus dipantau melalui informasi resmi BMKG dan pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Dengan langkah antisipasi yang tepat, risiko kesehatan akibat paparan asap diharapkan dapat ditekan, sementara kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing satuan pendidikan.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174800?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh mengimbau seluruh satuan pendidikan di Aceh untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan menyusul meluasnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin meminta sekolah mempertimbangkan penerapan pembelajaran jarak jauh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":174801,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[66010,12541,65932,66011,66009],"class_list":["post-174800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-dampak-karhutla","tag-dinas-pendidikan-aceh","tag-kabut-asap","tag-sekolah-jangan-paksaan-belajar-tatap-muka","tag-siswa-belajar-dari-rumah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/10\/Screenshot_20261017_081632_Lite.jpg?fit=1080%2C631&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=174800"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174802,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174800\/revisions\/174802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/174801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=174800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=174800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=174800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}