{"id":174897,"date":"2026-10-19T21:20:33","date_gmt":"2026-10-19T14:20:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=174897"},"modified":"2026-10-19T21:20:33","modified_gmt":"2026-10-19T14:20:33","slug":"misi-dagang-aceh-jatim-catat-potensi-transaksi-rp1079-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/10\/19\/misi-dagang-aceh-jatim-catat-potensi-transaksi-rp1079-triliun\/","title":{"rendered":"Misi Dagang Aceh\u2013Jatim Catat Potensi Transaksi Rp1,079 Triliun"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Misi dagang dan investasi antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat potensi transaksi jual beli mencapai Rp1,079 triliun. Kegiatan yang mempertemukan 149 pelaku usaha dari kedua provinsi tersebut berlangsung di Hotel Amel, Banda Aceh, Senin (19\/10\/2026).<\/p>\n<p>Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh, menyambut baik pelaksanaan misi dagang tersebut. Ia berharap pertemuan bisnis itu tidak hanya menghasilkan transaksi perdagangan, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama di sektor pariwisata.<\/p>\n<p>\u201cTerima kasih kepada Gubernur Jawa Timur. Kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut ke bidang lain, terutama pariwisata,\u201d kata Dek Fad.<\/p>\n<p>Menurutnya, misi dagang antardaerah menjadi salah satu upaya untuk memperluas jaringan pemasaran produk unggulan Aceh.<\/p>\n<p>Komoditas seperti kopi Gayo dan nilam dinilai memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional, apabila didukung kemitraan bisnis dan investasi yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Dek Fad juga menyinggung posisi historis Aceh sebagai pusat perdagangan internasional pada masa Kesultanan Aceh, khususnya era Sultan Iskandar Muda.<\/p>\n<p>Ia berharap kolaborasi dengan Jawa Timur dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali peran Aceh dalam perdagangan dan investasi.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Dek Fad menyampaikan pembangunan dan pemulihan pascabencana di Aceh masih terus berlangsung.<\/p>\n<p>Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih serta potensi banjir menjelang akhir tahun menjadi tantangan yang perlu diantisipasi bersama.<\/p>\n<p>Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menjadi salah satu daerah pertama menyalurkan bantuan kepada masyarakat Aceh ketika bencana terjadi.<\/p>\n<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan misi dagang merupakan sarana untuk memperkuat konektivitas ekonomi antardaerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).<\/p>\n<p>Menurut Khofifah, pertemuan antara pelaku usaha Aceh dan Jawa Timur diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar ditindaklanjuti menjadi kegiatan perdagangan dan kemitraan bisnis.<\/p>\n<p>\u201cMudah-mudahan kesepakatan bersama ini bisa ditindaklanjuti secara efektif karena setiap melakukan misi dagang, kami ingin bisa maju bersama,\u201d ujar Khofifah.<\/p>\n<p>Selain membahas kerja sama ekonomi, Khofifah juga menyampaikan apresiasi terhadap peran historis masyarakat Aceh dalam perjalanan bangsa Indonesia.<\/p>\n<p>Ia secara khusus menyinggung kepahlawanan Laksamana Malahayati dalam mempertahankan tanah air.<\/p>\n<p>Penguatan hubungan Aceh dan Jawa Timur, menurut arah kerja sama tersebut, diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan perdagangan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang lainnya.<\/p>\n<p><strong>Libatkan 149 Pelaku Usaha<\/strong><\/p>\n<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Iwan, menjelaskan misi dagang tersebut merupakan pelaksanaan yang ke-27. Kegiatan ini melibatkan 109 pelaku usaha dari Aceh dan 40 pelaku usaha dari Jawa Timur.<\/p>\n<p>Pertemuan bisnis diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan pasar dan potensi produksi kedua daerah. Sejumlah sektor yang menjadi sasaran transaksi meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kerajinan serta fesyen.<\/p>\n<p>Melalui pertemuan langsung antarpelaku usaha, kedua provinsi berupaya membuka akses pasar baru, memperluas jaringan distribusi, dan mendorong perdagangan produk yang saling melengkapi.<\/p>\n<p>Agenda tersebut juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antardinas terkait serta kesepakatan dagang yang melibatkan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) dan pelaku usaha dari kedua provinsi.<\/p>\n<p>Potensi transaksi Rp1,079 triliun menjadi salah satu capaian utama dalam misi dagang Aceh\u2013Jawa Timur. Namun, realisasi nilai tersebut akan bergantung pada tindak lanjut kesepakatan, kepastian pasokan, kualitas produk, harga yang kompetitif, serta kelancaran distribusi antardaerah.<\/p>\n<p>Bagi Aceh, kerja sama ini membuka peluang untuk memperluas pemasaran komoditas unggulan, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan memperkuat keterlibatan pelaku usaha dalam rantai perdagangan yang lebih luas.<\/p>\n<p>Sementara bagi Jawa Timur, kemitraan dengan Aceh dapat memperluas jaringan pemasaran produk serta membuka peluang investasi di berbagai sektor ekonomi.<\/p>\n<p>Dengan adanya kesepakatan dagang dan kerja sama antarlembaga, kedua pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan bahwa potensi transaksi yang tercatat benar-benar berlanjut menjadi aktivitas ekonomi nyata.<\/p>\n<p>Keberhasilan misi dagang ini pada akhirnya tidak hanya diukur dari besarnya nilai transaksi yang diumumkan, tetapi juga dari realisasi perdagangan, keberlanjutan kemitraan, serta manfaat yang dirasakan pelaku usaha dan masyarakat di Aceh maupun Jawa Timur.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174897?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2013 Misi dagang dan investasi antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat potensi transaksi jual beli mencapai Rp1,079 triliun. Kegiatan yang mempertemukan 149 pelaku usaha dari kedua provinsi tersebut berlangsung di Hotel Amel, Banda Aceh, Senin (19\/10\/2026). Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh, menyambut baik pelaksanaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":400005,"featured_media":174898,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[66071,66073,66070,66072,12729],"class_list":["post-174897","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-aceh-jatim","tag-gubernur-jawa-timur-khofifah-indar-parawansa","tag-misi-dagang","tag-potensi-transaksi","tag-wakil-gubernur-aceh-fadhlullah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/10\/IMG-20261019-WA0278.jpg?fit=1599%2C1066&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174897","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400005"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=174897"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174897\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174899,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/174897\/revisions\/174899"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/174898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=174897"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=174897"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=174897"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}