{"id":175751,"date":"2026-11-08T09:53:28","date_gmt":"2026-11-08T02:53:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=175751"},"modified":"2026-11-08T09:53:28","modified_gmt":"2026-11-08T02:53:28","slug":"bendera-bulan-bintang-masih-dibahas-pemerintah-aceh-bantah-putusan-final-dari-pusat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/11\/08\/bendera-bulan-bintang-masih-dibahas-pemerintah-aceh-bantah-putusan-final-dari-pusat\/","title":{"rendered":"Bendera Bulan Bintang Masih Dibahas, Pemerintah Aceh Bantah Putusan Final dari Pusat"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Pemerintah Aceh membantah tegas disinformasi yang beredar luas di masyarakat dan media sisial soal bendera Aceh bulan bintang.<\/p>\n<p>Informasi bohong itu menyebutkan bahwa Pemerintah Pusat telah menerbitkan putusan final.<\/p>\n<p>\u201cKabar tersebut tidak berdasar dan menyesatkan. Itu sarat kepentingan pihak tertentu yang ingin memperkeruh suasana politik serta merusak kondusivitas di Aceh,\u201d kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi di Banda Aceh, Sabtu (7\/11\/2026).<\/p>\n<p>Ia menegaskan, hingga saat ini komunikasi politik antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat masih terus berjalan. Koordinasi strategis itu berlangsung secara dinamis dan konstruktif.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini masih dalam pembahasan. Belum ada putusan final,\u201d kata Nurlis.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, dalam sepekan terakhir Pemerintah Aceh justru bekerja ekstra keras melakukan lobi dan diskusi intens di tingkat nasional. Komunikasi lintas kementerian itu difokuskan pada penyelesaian tiga isu krusial. Ketiga isu ini menyangkut marwah, hak daerah dan kesejahteraan masyarakat Aceh.<\/p>\n<p>\u201cTermasuk mengenai bendera, selain itu adalah tentang kelanjutan dana otonomi khusus (otsus) dan tanah wakaf lapangan Blang Padang,\u201d kata Nurlis.<\/p>\n<p>Bahkan, lanjutnya, keseriusan mengawal aspirasi rakyat ini ditunjukkan langsung oleh pimpinan daerah. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), sudah berjumpa langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan itu, Mualem menyampaikan langsung harapan dan posisi Aceh.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada pekan yang sama, Gubernur Mualem dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fad) juga berdiskusi secara maraton dengan sejumlah menteri di Jakarta. Pertemuan itu turut dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRA.<\/p>\n<p>Ditambahkan, kekompakan eksekutif dan legislatif ini membuktikan adanya kesatuan visi dalam memperjuangkan hak-hak Aceh di pusat.<\/p>\n<p>\u201cDalam pertemuan tingkat tinggi itu, juga dibahas bendera, kelanjutan dana Otsus dan lapangan Blang Padang,\u201d tambah Nurlis.<\/p>\n<p>Di tengah kekompakan pimpinan daerah tersebut, muncul manuver dari oknum tidak bertanggung jawab. Ia mengecam keras pihak yang sengaja mengembuskan isu bohong terkait putusan bendera.<\/p>\n<p>\u201cLangkah manipulatif tersebut adalah upaya sistematis untuk memprovokasi keadaan. Tujuannya memecah belah persatuan rakyat, serta mengadu domba masyarakat dengan pemerintah,\u201d kata Nurlis.<\/p>\n<p>Menurut Nurlis, adalah sangat tidak baik memutar isu yang di dalamnya memiliki semangat mengadu domba. Kata Nurlis, menyebarkan informasi palsu saat negosiasi krusial sedang berlangsung merupakan bentuk pengkhianatan. Hal itu mencederai ikhtiar bersama dalam merawat perdamaian dan memperjuangkan kesejahteraan Aceh.<\/p>\n<p>\u201cDi saat Pemerintah Aceh dan DPR Aceh sedang memperjuangkan bendera, dana otsus, dan lapangan Blang Padang, justru muncul orang tak bertanggung jawab melemparkan isu yang kontraproduktif. Itu tidak baik,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Nurlis, pihak-pihak yang sengaja melempar bola liar ini tidak menginginkan adanya titik temu yang harmonis antara Aceh dan Pemerintah Pusat.<\/p>\n<p>\u201cUpaya adu domba tersebut sengaja dirancang untuk memancing kegaduhan publik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Karena itu, Pemerintah Aceh menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, ulama, tokoh adat, pemuda, dan mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi. Masyarakat diminta mewaspadai narasi-narasi liar yang beredar di media sosial maupun ruang publik.<\/p>\n<p>Masyarakat juga diharapkan kritis dalam menyaring informasi. Nurlis mengajak semua pihak memberikan kepercayaan penuh kepada kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Fadhlullah serta DPRA.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini, pimpinan daerah sedang berjuang secara konstitusional dan bermartabat demi kepentingan seluruh rakyat Aceh,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/175751?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2014 Pemerintah Aceh membantah tegas disinformasi yang beredar luas di masyarakat dan media sisial soal bendera Aceh bulan bintang. Informasi bohong itu menyebutkan bahwa Pemerintah Pusat telah menerbitkan putusan final. \u201cKabar tersebut tidak berdasar dan menyesatkan. Itu sarat kepentingan pihak tertentu yang ingin memperkeruh suasana politik serta merusak kondusivitas di Aceh,\u201d kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":400002,"featured_media":175752,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[66708,66706,26936,46328,66707,20],"class_list":["post-175751","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-adu-domba-dan-hoaks","tag-belum-ada-putusan-final","tag-bendera-aceh","tag-bulan-bintang","tag-masih-dibahas","tag-pemerintah-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/11\/454867.jpg?fit=1024%2C682&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/175751","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400002"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=175751"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/175751\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":175753,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/175751\/revisions\/175753"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/175752"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=175751"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=175751"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=175751"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}