{"id":18451,"date":"2021-03-16T23:49:05","date_gmt":"2021-03-16T16:49:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=18451"},"modified":"2021-03-16T23:49:05","modified_gmt":"2021-03-16T16:49:05","slug":"buang-sampah-sembarangan-bakal-kena-ott-dlhk3-banda-aceh-koordinasi-dengan-hakim-dan-jaksa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/03\/16\/buang-sampah-sembarangan-bakal-kena-ott-dlhk3-banda-aceh-koordinasi-dengan-hakim-dan-jaksa\/","title":{"rendered":"Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena OTT, DLHK3 Banda Aceh Koordinasi dengan Hakim dan Jaksa"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh melakukan rapat koordinasi dengan tim gabungan yang terdiri atas Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Polresta, Satpol-PP WH serta Bagian Hukum Sekretariat Kota Banda Aceh di Aula kantornya, Selasa (16\/3).<\/p>\n<p>Kepala DLHK3 Banda Aceh Hamdani SH melalui Sekretaris DLHK3 Dody Haikal SSTP MSi mengatakan, rapat koordinasi ini untuk melakukan penegakan hukum seperti yang diatur dalam Qanun Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Sampah.<\/p>\n<p>\u201cRapat koordinasi untuk menyamakan persepsi pelaksanaan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) penegakan Qanun Nomor 1 tahun 2017 tentang pengelolaan sampah di Kota Banda Aceh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pihaknya berencana melakukan OTT terhadap pelanggar qanun tersebut di wilayah Kota Banda Aceh dalam waktu dekat setelah sempat tertunda pada tahun lalu karena pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cDi tahun ini penyebaran pandemi covid-19 sudah agak menurun, atas koordinasi dengan teman-teman dan stakeholder lainnya memungkinkan kita laksanakan di tahun 2021,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Hendra Gunawan, SHut menerangkan, kegiatan OTT ini sudah berlangsung sejak 2019, dimulai dari prapenindakan hingga penindakan serta penerapan sanksi.<\/p>\n<p>Adapun hukum pada saat penerapan nantinya akan tergolong dari Tindak Pidana Ringan (tipiring) terhadap dua pelanggaran yaitu tindakan buang sampah sembarangan dan membakar sampah.<\/p>\n<p>\u201cKita belum melakukan penegakan hukum secara OTT ini pada semua wilayah Kota Banda Aceh, masih berupa sekitaran kawasan pusat kota dan pelan-pelan tiap tahun kita perluas kawasan OTT-nya. Dendanya pun tidak begitu besar bergantung volume sampah yang dibuang, bisa Rp 50 ribu. Bergantung keputusan hakim dalam sidang tipiring tersebut, yang jelas nilainya maksimal Rp 10 juta untuk pelanggaran buang sampah sembarangan dan maksimal Rl 50 juta bagi pelanggaran membakar sampah sesuai sanksi yang tertera pada Qanun Nomor 1 Tahun 2017,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia berharap sedikit mungkin pelanggar yang terjaring pada OTT kali ini. \u201cJika demikian menandakan sosialisasi yang kita lakukan selama ini sudah tersampaikan dengan baik.\u201d (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18451?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh melakukan rapat koordinasi dengan tim gabungan yang terdiri atas Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Polresta, Satpol-PP WH serta Bagian Hukum Sekretariat Kota Banda Aceh di Aula kantornya, Selasa (16\/3). Kepala DLHK3 Banda Aceh Hamdani SH melalui Sekretaris DLHK3 Dody Haikal SSTP MSi mengatakan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18452,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-18451","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/03\/IMG-20210316-WA0076.jpg?fit=768%2C512&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18451","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=18451"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18451\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/18452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=18451"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=18451"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=18451"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}