{"id":18641,"date":"2021-03-20T08:10:23","date_gmt":"2021-03-20T01:10:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=18641"},"modified":"2021-03-20T08:10:23","modified_gmt":"2021-03-20T01:10:23","slug":"ini-kata-uas-tentang-keutamaan-dan-amalan-utama-bulan-syaban-yang-dilupakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/03\/20\/ini-kata-uas-tentang-keutamaan-dan-amalan-utama-bulan-syaban-yang-dilupakan\/","title":{"rendered":"Ini Kata UAS Tentang Keutamaan dan Amalan Utama Bulan Sya&#8217;ban yang Dilupakan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net<\/strong> &#8212; Ustadz Abdul Somad (UAS) menceritakan kisah Usamah bin Zaid RA, cucu angkat Rasulullah, yang datang menemui Rasulullah. Pemuda yang mendapat judulan Hibbu Rasulullah (orang yang dicintai Rasulullah) itu bertanya, \u201cWahai Rasulullah SAW, kenapa aku tidak pernah melihat Anda berpuasa sunah dalam satu bulan tertentu yang lebih banyak dari bulan Sya\u2019ban?\u201d<\/p>\n<p>Nabi SAW menjawab:<\/p>\n<p>\u201cIa adalah bulan di saat manusia banyak yang lalai (dari beramal shalih), antara Rajab dan Ramadhan. Ia adalah bulan di saat amal-amal dibawa naik kepada Allah Rabb semesta alam, maka aku senang apabila amal-amalku diangkat kepada Allah saat aku mengerjakan puasa sunnah.\u201d (HR. Tirmizi, An-Nasai dan Ibnu Khuzaimah, Ibnu Khuzaimah menshahihkan hadits ini).<\/p>\n<p>\u201cJadi dalam 12 bulan itu, bulan yang paling dianjurkan puasa setelah bulan Ramadhan adalah Sya\u2019ban,\u201d kata UAS dalam ceramah virtualnya yang dikutip Republika.co.id, Selasa (16\/3).<\/p>\n<p>Hal ini selaras dengan hadits Aisyah RA yang berkata, \u201cAku tidak pernah melihat beliau SAW lebih banyak berpuasa sunnah daripada bulan Sya\u2019ban. Beliau berpuasa di bulan Sya\u2019ban seluruh harinya, yaitu beliau berpuasa satu bulan Sya\u2019ban kecuali sedikit (beberapa) hari.\u201d (HR. Muslim no. 1156 dan Ibnu Majah No. 1710).<\/p>\n<p>\u201cMengapa Rajab dan Ramadhan selalu diingat sedangkan Sya\u2019ban sering dilupakan? Karena bulan Rajab sudah diagungkan, dimuliakan oleh orang-orang jahiliyah bahkan sebelum Islam datang.<\/p>\n<p>Rajab juga termasuk dalam bulan-bulan haram yang dimuliakan dalam Alquran. Sedangkan Ramadhan, siapa yang tidak mengetahui Ramadhan karena didalamnya ada lailatul qadr dan momen Alquran diturunkan,\u201d kata UAS.<\/p>\n<p>\u201cBeribadah pada saat orang lupa, pahalanya besar, contohnya tahajud, banyak orang lalai makanya pahalanya besar bagi yang menjalankannya. Maka dari itu, keutamaan beramal saat orang lalai itu pahalanya amat luar biasa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dai yang meraih gelar profesor di Universitas Islam Omdurman Sudan itu mengutip penjelasan Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam kitabnya, Fathul Bari bahwa catatan amal manusia diangkat sebanyak tiga kali, yaitu harian, mingguan, dan tahunan.<\/p>\n<p>Catatan amal harian akan diangkat setiap ba\u2019da Ashar, catatan amal mingguan akan diangkat setiap Kamis. Sedangkan catatan amal tahunan akan diangkat setiap bulan Sya\u2019ban.<\/p>\n<p>\u201cJika saat catatan amal diperiksa dan diangkat oleh malaikat, seseorang itu sedang berpuasa atau sedang sholat berjamaah maka akan baik laporan amalannya kepada Allah SWT,\u201d ujar mantan Dosen UIN Sultan Kasim Riau itu.<\/p>\n<p>\u201cBulan Sya\u2019ban memiliki malam yang istimewa yakni pada 15 Sya\u2019ban, yang biasa disebut Nisfu Sya\u2019ban. Di malam itu, Allah SWT akan memperhatikan seluruh makhluk-Nya dengan perhatian khusus. Allah SWT juga akan ampunkan dosa semua makhluk-Nya, kecuali orang musyrik (orang yang menyekutukan Allah) dan orang musahid (orang yang berkelahi dan belum berdamai),\u201d kata UAS.<\/p>\n<p>Menurut Syekh Abdul Qadir al-Jailani dalam kitab Ghunyah al-Thalibin, malam nisfu Sya\u2019ban adalah malam yang diberkati Allah (lailah mubarakah). Malam tersebut disebut juga dengan malam pembebasan (lailatul bara\u2019ah).<\/p>\n<p>\u201cDan di antaranya, malam pembebasan disebut dengan \u2018mubarakah\u2019 (yang diberkati) karena di dalamnya terdapat turunnya rahmat, keberkahan, kebaikan, dan pengampunan bagi penduduk bumi.\u201d (Syekh Abdul Qadir al-Jilani, Ghunyah al-Thalibin, juz 3, hal. 278).<\/p>\n<p>\u201cDikatakan bahwa malam nisfu Sya\u2019ban disebut malam pembebasan karena di dalamnya terdapat dua pembebasan. Pertama, pembebasan untuk orang-orang celaka dari siksa Allah yang Maha-Penyayang. Kedua, pembebasan untuk para kekasih Allah dari kehinaan.\u201d (Syekh Abdul Qadir al-Jilani, Ghunyah al-Thalibin, juz 3, hal. 283).<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18641?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net &#8212; Ustadz Abdul Somad (UAS) menceritakan kisah Usamah bin Zaid RA, cucu angkat Rasulullah, yang datang menemui Rasulullah. Pemuda yang mendapat judulan Hibbu Rasulullah (orang yang dicintai Rasulullah) itu bertanya, \u201cWahai Rasulullah SAW, kenapa aku tidak pernah melihat Anda berpuasa sunah dalam satu bulan tertentu yang lebih banyak dari bulan Sya\u2019ban?\u201d Nabi SAW menjawab: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18642,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-18641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-syariah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/03\/IMG-20210320-WA0010.jpg?fit=745%2C411&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=18641"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18641\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/18642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=18641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=18641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=18641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}