{"id":18650,"date":"2021-03-20T15:55:15","date_gmt":"2021-03-20T08:55:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=18650"},"modified":"2021-03-20T15:55:15","modified_gmt":"2021-03-20T08:55:15","slug":"anies-makan-mie-aceh-di-warung-pinggir-jalan-temukan-anak-muda-aceh-tangguh-ulet-dan-ceria","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/03\/20\/anies-makan-mie-aceh-di-warung-pinggir-jalan-temukan-anak-muda-aceh-tangguh-ulet-dan-ceria\/","title":{"rendered":"Anies Makan Mie Aceh di Warung Pinggir Jalan, Temukan Anak Muda Aceh Tangguh, Ulet dan Ceria"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta<\/strong> &#8212; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memposting kegiatannya mampir di warung biasa di pinggir jalan, Sabtu (20\/3\/2021) pagi. Kali ini, dengan berkemeja biru telor asin, Anies mampir ke warung Mie Aceh Jaly Jaly, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, malam tadi.<\/p>\n<p>Hal itu terlihat saat orang nomor satu di Jakarta ini mempostingnya melalui akun media sosial Twitter, Facebook, dan Instagram. Dalam postingannya, Anies terlihat lahap memakan.<\/p>\n<p>\u201cMie Aceh memang enak. Bumbu rempahnya berani: terlihat warna rempahnya dan begitu dimakan serasa ada sengatan nikmat rempah Nusantara. Satu lagi, ukuran mienya tidak basa-basi: besar dan liat. ????,\u201d tulisnya dalam caption.<\/p>\n<p>Dalam media sosial, Anies mengaku sudah lama tidak makan Mie Aceh. Karena itu, begitu melintas dan melihat warung Mie Aceh saat perjalanan pulang dari kegiatan di kawasan Mampang, dirinya mampir.<\/p>\n<p>\u201cSpontan saja tertarik dan minta pengemudi untuk mampir. Jadi mobil putar balik, lalu kita berhenti dan semua mampir,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Warung Mie Aceh Jaly-Jaly, seperti dituturkan Anies, merupakan warung pinggir jalan. Warung itu tidak besar dan kecil, protokol kesehatan diterapkan di sana.<\/p>\n<p>Dengan memberikan jaga jarak di tempat makan warung serta semua yang bekerja bermasker. \u201cPadahal area masaknya panas dan lembab. Salut!,\u201d tegas Anies.<\/p>\n<p>Warung Jaly Jaly memang sudah terkenal di dunia maya. Banyak warganet yang memberikan penilaian sangat tinggi terhadap warung yang telah berdiri delapan tahun itu.<\/p>\n<p>Juru masak dan semua yang bekerja melayani adalah anak-anak muda asal Bireuen, Aceh. Mereka merantau ke Jakarta dan menemukan kesempatan usaha mie Aceh ini.<\/p>\n<p>Saat beristirahat usai dagang, mereka kemudian menyingkirkan meja dan kursi. Lahan kosong lalu dialasi dan menjadi tempat tidur. Paginya, mereka berjalan ke Pasar Minggu membeli bahan bahan masakan dan bersiap kembali dagang sejak pukul 10.00 pagi.<\/p>\n<p>\u201cInilah wajah anak-anak muda ulet, tangguh dan tanpa tanda lembek, loyo. Mereka adalah contoh anak-anak muda yang merantau untuk berjuang, mereka jalani kesempatan dengan keseriusan dan dalam keceriaan,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Anies menyebut, anak tangguh seperti inilah yang membuat masyarakat optimistis bahwa masa depan bangsa kita ini insya Allah kita bisa lebih cerah.<\/p>\n<p>\u201cItulah pengalaman semalam. Mampir secara acak dan spontan di sebuah warung kecil di Jalan Ampera Raya. Di sana menemukan Mie Aceh yang amat enak dan menemukan lagi anak-anak muda yang tangguh, ulet dan ceria,\u201d tutupnya. (IA\/SINDOnews)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18650?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8212; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memposting kegiatannya mampir di warung biasa di pinggir jalan, Sabtu (20\/3\/2021) pagi. Kali ini, dengan berkemeja biru telor asin, Anies mampir ke warung Mie Aceh Jaly Jaly, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, malam tadi. Hal itu terlihat saat orang nomor satu di Jakarta ini mempostingnya melalui akun media [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18651,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-18650","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/03\/IMG-20210320-WA0055.jpg?fit=650%2C414&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18650","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=18650"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/18650\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/18651"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=18650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=18650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=18650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}