{"id":19461,"date":"2021-04-07T23:25:26","date_gmt":"2021-04-07T16:25:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=19461"},"modified":"2021-04-07T23:25:26","modified_gmt":"2021-04-07T16:25:26","slug":"bantuan-bagi-pelaku-usaha-mikro-dibuka-kembali-berikut-prosedur-pendaftarannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/04\/07\/bantuan-bagi-pelaku-usaha-mikro-dibuka-kembali-berikut-prosedur-pendaftarannya\/","title":{"rendered":"Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro Dibuka Kembali, Berikut Prosedur Pendaftarannya"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2014 Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM sudah dibuka kembali pada tahun 2021. Bantuan tersebut berjumlah sebesar Rp 1,2 juta per pelaku usaha mikro.<\/p>\n<p>\u201cSehubungan dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan dilaksanakan pendataan calon penerima BPUM Tahun anggaran 2021 oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah,\u201d kata<br \/>\nKepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh Helvizar Ibrahim, di Banda Aceh, Selasa (6\/4).<\/p>\n<p>Helvizar mengatakan, pendataan penerima bantuan BPUM tersebut dilakukan melalui Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di masing-masing kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Karena itu, ia meminta pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan diri pada dinas yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten\/kota masing-masing.<\/p>\n<p>\u201cAdapun pendaftaran bantuan UMKM tersebut hanya bisa dilakukan secara luring alias offline di kantor Dinas Koperasi dan UKM masing-masing kabupaten\/kota,\u201d terang Helvizar.<\/p>\n<p>Mantan Ketua Bappeda Aceh itu menjelaskan, penerima BPUM tersebut tidak dibolehkan sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).<\/p>\n<p>Adapun syarat penerima adalah berwarga negara Indonesia, memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, memiliki usaha mikro dibuktikan dengan surat calon penerima BPUM dan bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI\/Polri, Pegawai BUMN dan Pegawai BUMD.<\/p>\n<p>Helvizar menambahkan, calon penerima bantuan mendaftarkan diri pada dinas koperasi dan UKM kabupaten\/kota dengan melampirkan dokumen sebagai berikut :<\/p>\n<p>\u2013 Fotokopi KTP Elektronik<br \/>\n\u2013 Fotokopi Kartu Keluarga (KK)<br \/>\n\u2013 Fotokopi Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Keuchik.<\/p>\n<p>Helvizar mengatakan, pelaku juga usaha harus mencantumkan nomor telepon seluler, apabila tidak memiliki, maka yang bersangkutan dapat mencantumkan nomor keluarga atau koordinator usaha yang dapat dihubungi langsung melalui SMS atau pesan WhatsApp (WA).<\/p>\n<p>\u201cBPUM ini diberikan dalam bentuk uang sejumlah Rp1,2 juta secara sekaligus kepada pelaku usaha mikro yang memenuhi kriteria tertentu dan disalurkan langsung ke rekening penerima melalui Bank Penyalur atau PT. POS Indonesia serta tidak ada pemungutan biaya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Helvizar mengatakan, pengusulan calon penerima BPUM Tahap 1 tahun 2021 dari Dinas Koperasi dan UKM kabupaten\/kota di Aceh paling lambat diterima pihaknya, 26 April 2021. Usulan yang melewati tanggal tersebut akan diusul pada periode Mei 2021.<\/p>\n<p>Jika ingin menanyakan perihal BPUK tersebut, maka masyarakat dapat mengaksesnya di Call Center BPUM 1500587 atau WhatsApp BPUM 0822 1012 5663. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/19461?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2014 Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM sudah dibuka kembali pada tahun 2021. Bantuan tersebut berjumlah sebesar Rp 1,2 juta per pelaku usaha mikro. \u201cSehubungan dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan dilaksanakan pendataan calon penerima BPUM Tahun anggaran 2021 oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah,\u201d kata Kepala Dinas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19462,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-19461","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/04\/IMG-20210407-WA0057.jpg?fit=279%2C204&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/19461","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=19461"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/19461\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/19462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=19461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=19461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=19461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}