{"id":20016,"date":"2021-04-21T16:43:40","date_gmt":"2021-04-21T09:43:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=20016"},"modified":"2021-04-21T16:43:40","modified_gmt":"2021-04-21T09:43:40","slug":"allah-akan-membalas-amal-seseorang-sesuai-niatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/04\/21\/allah-akan-membalas-amal-seseorang-sesuai-niatnya\/","title":{"rendered":"Allah Akan Membalas Amal Seseorang Sesuai Niatnya"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Farid Nyak Umar, menekankan pentingnya meluruskan niat dalam melakukan amal ibadah agar apa yang dikerjakan mendapat ridha Allah Subhanahu wa ta\u2019ala.<\/p>\n<p>\u201cApakah kerja kita, usaha kita, atau amal kita, akan bernilai, diterima atau ditolak oleh Allah SWT sangat tergantung pada niatnya,\u201d kata Farid saat mengisi ceramah sekaligus menjadi imam salat Tarawih di Meunasah Baburrahman Dusun Ujong Blang, Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin malam (19\/4).<\/p>\n<p>Farid menjelaskan pentingnya memperbaiki niat dalam mengerjakan sesuatu karena Allah akan membalas seseorang sesuai dengan apa yang ia niatkan. Seseorang akan mendapatkan ganjaran dari Allah sesuai motivasinya saat melakukan aktivitas.<\/p>\n<p>Dalam konteks ibadah kata Farid, sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-Bayyinah ayat lima, niatnya haruslah ikhlas karena Allah dalam melakukan seluruh amal ibadah. Karena sesungguhnya perkara paling mendasar dan terpenting dalam menjalankan agama ialah mengikhlaskan diri kepada Allah sebagai syarat utama diterimanya amal ibadah.<\/p>\n<p>Ikhlas termasuk amalan hati yang perlu mendapatkan perhatian istimewa dan dilakukan dengan cara terus-menerus saat hendak melakukan amal ibadah, agar amalan menjadi bernilai di hadapan Allah.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, sangat penting kita membersihkan niat ketika melakukan sesuatu, karena itu akan menjadi pembeda dan menentukan kualitas sebuah amal. Sebab sebanyak apa pun sebuah amal dikerjakan jika niatnya bukan karena Allah maka amal tersebut akan bermasalah,\u201d jelas Farid.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Farid memaparkan, ikhlas merupakan ruhnya amal seseorang, amal akan bernilai di sisi Allah kalau niatnya ingin mencari ridha Allah. Tetapi sebaliknya, tidak akan bernilai jika terkontaminasi dengan sifat riya, amalan tersebut akan menjadi seperti debu yang berterbangan atau tidak bernilai di sisi-Nya.<\/p>\n<p>\u201cNiat itu merupakan ruhnya amal, ikhlas itu merupakan kunci terbukanya pertolongan Allah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Maka kata Farid, Ramadhan merupakan kesempatan yang baik bagi umat Islam untuk berlatih dan membersihkan niat bahwa semata-mata beribadah hanya kepada Allah.<\/p>\n<p>\u201cDan Ramadhan ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kita untuk melakukan sesuatu dengan ikhlas, insyaallah Allah akan meridai ibadah kita. Ramadhan sebagai kesempatan terbaik untuk memperbanyak amal yang akan menjadi bekal menghadap Allah nanti,\u201d pungkasnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20016?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Farid Nyak Umar, menekankan pentingnya meluruskan niat dalam melakukan amal ibadah agar apa yang dikerjakan mendapat ridha Allah Subhanahu wa ta\u2019ala. \u201cApakah kerja kita, usaha kita, atau amal kita, akan bernilai, diterima atau ditolak oleh Allah SWT sangat tergantung pada niatnya,\u201d kata Farid saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20017,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-20016","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-syariah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/04\/IMG-20210421-WA0036.jpg?fit=678%2C381&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20016","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=20016"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20016\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/20017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=20016"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=20016"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=20016"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}