{"id":20212,"date":"2021-04-24T23:35:25","date_gmt":"2021-04-24T16:35:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=20212"},"modified":"2021-04-24T23:35:25","modified_gmt":"2021-04-24T16:35:25","slug":"kapal-selam-nanggala-402-dinyatakan-tenggelam-53-putra-terbaik-dinyatakan-gugur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/04\/24\/kapal-selam-nanggala-402-dinyatakan-tenggelam-53-putra-terbaik-dinyatakan-gugur\/","title":{"rendered":"Kapal Selam Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam, 53 Putra Terbaik Dinyatakan Gugur"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong> &#8212; Innalillahi wainna ilaihi rajiun, sebanyak 53 putra terbaik bangsa dinyatakan gugur di Medan Tugas. Hal dinyatakan setelah Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan Subsunk (Tenggelam).<\/p>\n<p>Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyebut ada 53 personel kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21\/4) sekitar pukul 03.00 WIB.<\/p>\n<p>KRI Nanggala-402 diduga sempat mengalami black out atau mati listrik sebelum hilang kontak di perairan utara Bali.<\/p>\n<p>Titik koordinat hilangnya KRI Nanggala-402 terdeteksi di sekitar 60 mil atau 95 kilometer dari utara Bali.<\/p>\n<p>Diketahui, KRI Nanggala-402 dijadwalkan ikut dalam latihan penembakan rudal di laut Bali, Kamis (22\/4).<\/p>\n<p>Latihan ini rencananya akan dihadiri langsung Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.<\/p>\n<p>Kapal selam KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam atau subsunk setelah lewat masa 72 jam pencarian.<\/p>\n<p>Selain karena rentang waktunya, ada bukti otentik tenggelamnya<br \/>\nkapal selam tersebut. Bukti ini yaitu sejumlah barang yang diduga bagian dari KRI Nanggala 402.<\/p>\n<p>Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dalam konferensi pers Sabtu (24\/4) menyatakan, &#8220;Pada beberapa hari yang lalu dan sampai hari ini, tadi, ditemukan kepingan dan barang-barang yang berada di sekitar lokasi terakhir kapal selam terlihat saat menyelam.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Yang diyakini bagian atau komponen yang melekat di kapal selam, ini tidak akan terangkat keluar kapal apabila tidak ada tekanan dari luar atau keretakan di peluncur torpedo,&#8221; ungkap Yudo, dikutip dari Kompas TV.<\/p>\n<p>Yudo menyebut, sejumlah bukti serpihan ditemukan bersamaan dengan terapungnya tumpahan minyak.<\/p>\n<p>&#8220;Barang-barang ini tidak dimiliki oleh (kapal) umum, dalam radius 10 mil tidak ada kapal lain yang melintas.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Saksi ahli, mantan ABK KRI Nanggala dan komunitas kapal selam, diyakini ini adalah barang-barang milik KRI Nanggala,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Barang tersebut antara lain, kepingan hitam yang merupakan pelurus tabung torpedo.<\/p>\n<p>Kemudian pembungkus pipa pendingin, hingga botol berisi cairan oranye yanng merupakan pelumas untuk naik turunnya periskop kapal selam.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau sedang di atas kering, dikasih pelumas itu, itu ikut muncul.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian alas yang dipakai ABK KRI Nanggala, biasa dipakai untuk shalat,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Selain itu, ditemukan pula spon penahan panas.<\/p>\n<p>&#8220;Harusnya spon ini (berukuran) besar lebar, tapi keluarnya dalam bentuk kecil-kecil,&#8221; ucap Yudo.<\/p>\n<p>&#8220;Terakhir solar, terlihat juga lewat patroli udara, sudah meluas dalam radius 10 mil tersebut,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Prosedur pencarian<\/p>\n<p>Pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 memperkenalkan istilah Sublook, Submiss dan Subsunk.<\/p>\n<p>Yudo menjelaskan istilah itu adalah prosedur terencana memeriksa dan memulai pencarian ketika sebuah kapal selam berhenti melapor.<\/p>\n<p>Sublook adalah prosedur pertamanya, yaitu ketika kapal selam berhenti melapor dan ada dugaan mengalami permasalahan.<\/p>\n<p>Sublook KRI Nanggala 402 tercatat pada pukul 05.15 waktu setempat.<\/p>\n<p>&#8220;Jam 05.15 kita mengadakan prosedur Sublook yakni aksi yang dilaksakan jika kapal selam hilang kontak dan diduga mengalami permasalahan. Ini sudah sesuai prosedur,&#8221; katanya, Kamis (22\/4).<\/p>\n<p>Dicari selama tiga jam, prosedur diganti menjadi Submiss.<\/p>\n<p>Submiss adalah status kapal selam hilang setelah tiga jam pencarian awal tak membuahkan hasil.<\/p>\n<p>Submiss KRI Nanggala 402 tercatat pada pukul 06.46 waktu setempat.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga seluruh unsur yang melaksanakan pengamanan di luar untuk melaksanakan pencarian dan latihan kita tunda,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Selanjutnya dalam konferensi pers tersebut Yudo menjelaskan prosedur bisa berubah menjadi Subsunk jika ada bukti otentik tenggelamnya kapal itu.<\/p>\n<p>Hingga akhirnya bukti otentik didapatkan pada beberapa hari dan sampai hari ini akhirnya kapal selam KRI Nanggala 402 sudah masuk isyarat Subsunk.<br \/>\nDengan ini, KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam. (IA)<\/p>\n<p>Daftar 53 Personel Kapal Selam KRI Nanggala-402 sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Heri Oktavian &#8211; Letkol Laut (P) -Komandan KRI Nanggala-402<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Eko Firmanto &#8211; Mayor Laut (P)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Wisnu Subiyantoro &#8211; Mayor Laut (T)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Yohanes Heri &#8211; Kapten Laut (E)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>I Gede Kartika &#8211; Kapten Laut (P)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Muhadi &#8211; Lettu Laut (P)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Ady Sonata &#8211; Lettu Laut (P)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Imam Adi &#8211; Lettu Laut (P)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Anang Sutriatno &#8211; Lettu Laut (T)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Adhi Laksmono &#8211; Letda Laut (E)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Munawir &#8211; Letda Laut (P)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Rhesa Tri &#8211; Letda Laut (T)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Rintoni &#8211; Letda Laut (T)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>M Susanto &#8211; Letda Laut (P)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Ruswanto &#8211; Serka Bah<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Yoto Eki Setiawan &#8211; Sertu Bah<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Ardi Ardiansyah &#8211; Sertu Ttu<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Achmad Faisal &#8211; Sertu Kom<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Willy Ridwan Santoso &#8211; Sertu Kom<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>M Rusdiyansyah &#8211; Sertu Eko<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Ryan Yogie Pratama &#8211; Sertu Eki<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Dedi Hari Susilo &#8211; Sertu Mes<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Bambang Priyanto &#8211; Serda Bah<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Purwanto &#8211; Serda Kom<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Eko Prasetiyo &#8211; Serda Kom<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Harmanto &#8211; Serda Ttu<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Lutfi Anang &#8211; Serda Ttu<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Dwi Nugroho &#8211; Serda Atf<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Pandu Yudha Kusuma &#8211; Serda Ede<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Misnari &#8211; Serda Eta<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Setyo Wawan &#8211; Serda Saa<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Hendro Purwoto &#8211; Serda Lis<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Guntur Ari Prasetyo &#8211; Serda Mes<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Diyut Subandriyo &#8211; Serda Lis<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Wawan Hermanto &#8211; Serda Lis<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Syahwi Mapala &#8211; Serda Lis<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Wahyu Adiyas &#8211; Serda Lis<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Edi Wibowo &#8211; Serda Lis<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Kharisma D.B &#8211; Kopda Eta<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Nugroho Putranto &#8211; Kopda Tlg<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Khoirul Faizin &#8211; Kopda Mes<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Maryono &#8211; Kopda Trb<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Roni Effendi &#8211; Klk Eta<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Distriyan Andy P &#8211; KLK Eta<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Raditaka Margiansyah &#8211; KLS Isy<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Gunadi Fajar R &#8211; KLS Isy<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Denny Richi Sambudi &#8211; KLS Nav<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Muh Faqihudin Munir &#8211; KLS Mes<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Edy Siswanto &#8211; KLS Nav<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Non ABK<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p>Harry Setyawan &#8211; Kolonel Laut (P) &#8211; Dansatsel<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Irfan Suri &#8211; Letkol Laut (E)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Whilly &#8211; Mayor Laut (E)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Suheri &#8211; PNS<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20212?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8212; Innalillahi wainna ilaihi rajiun, sebanyak 53 putra terbaik bangsa dinyatakan gugur di Medan Tugas. Hal dinyatakan setelah Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan Subsunk (Tenggelam). Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyebut ada 53 personel kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21\/4) sekitar pukul 03.00 WIB. KRI Nanggala-402 diduga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20213,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-20212","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/04\/IMG-20210424-WA0055.jpg?fit=375%2C240&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20212","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=20212"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20212\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/20213"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=20212"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=20212"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=20212"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}