{"id":20342,"date":"2021-04-28T00:00:18","date_gmt":"2021-04-27T17:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=20342"},"modified":"2021-04-28T00:00:18","modified_gmt":"2021-04-27T17:00:18","slug":"idai-ungkap-1-283-anak-terinfeksi-covid-19-di-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/04\/28\/idai-ungkap-1-283-anak-terinfeksi-covid-19-di-aceh\/","title":{"rendered":"IDAI Ungkap 1.283 Anak Terinfeksi Covid-19 di Aceh"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2014 Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh, Dr dr Herlina Dimianti SpA (K) mengungkapkan virus Corona juga menyasar anak umur bawah lima tahun (Balita).<\/p>\n<p>Menurut catatannya, sudah 1.283 anak positif Covid-19 di Aceh, 1.235 sudah sembuh, 34 masih dirawat dan 14 anak meninggal dunia.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani melalui keterangan tertulisnya, Selasa (27\/4).<\/p>\n<p>\u201cData tersebut jumlah akumulatif selama Pandemi Covid-19 melanda Aceh, sejak 27 Maret 2020,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, dari data Kementerian Kesehatan RI tampak jumlah anak usia Balita positif Covid-19 di tanah air sudah mencapai 34.299 orang. Rinciannya, anak laki-laki sebanyak 16.087 orang dan perempuan sebanyak 18.212 orang. Proporsi Covid-19 di kalangan anak usia Balita lebih rendah dibanding anak umur 5 \u2013 14 tahun dan kelompok umur lainnya.<\/p>\n<p>Saifullah menambahkan, seorang anak Balita (1,1 tahun) yang terkonfirmasi positif Covid-19 kini dirawat di Ruang Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging (PINERE), RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, sejak 22 April 2021. Balita asal Aceh Timur itu dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh sejak 29 Maret 2021 karena hidrosefalus.<\/p>\n<p>Hidrosefalus merupakan kondisi penumpukan cairan berlebihan di otak dan perlu tindakan operasi. Sebelum tindakan operasi itu, anak ini perlu dirawat untuk memperbaiki kondisinya. Menjelang dilakukan operasi anak perempuan itu diswab, dan hasilnya ternyata positif Covid-19 dan dirawat di Ruang PINERE sejak 22 April 2021.<\/p>\n<p>\u201cBalita itu, diduga, terinfeksi virus Corona dari orang-orang yang menjenguknya di rumah sakit,\u201d ujar Saifullah mengutip keterangan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUDZA, Dr dr Novina Rachmawati MSi Med SpTHT.KL FICS.<\/p>\n<p>Menurut Saifullah, kasus Covid-19 di kalangan anak Balita menunjukkan virus Corona menyasar semua kelompok umur. Karena itu, praktik protokol kesehatan pun harus lebih luas. Prokes tidak hanya wajib bagi kelaurga yang memiliki orang tua dengan komorbid, melainkan wajib dipraktikkan setiap orang, semua keluarga dan lebih-lebih bagi keluarga yang memiliki Balita.<\/p>\n<p>Balita yang sedang dirawat di rumah sakit kondisinya sangat lemah dan rentan terinfeksi virus dan bakteri yang terbawa oleh orang yang mendekatinya. Orang tua yang bekerja dianjurkan tidak langsung menyentuh dan mencium bayi atau Balitanya setiba di rumah. Dekati bayi atau Balita setelah mandi dan menggantikan pakaian.<\/p>\n<p>\u201cProtokol kesehatan yang harus dijalankan oleh keluarga Balita sama ketatnya dengan keluarga yang memiliki orang tua yang rentan tertular Covid-19,\u201d tambahnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20342?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2014 Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh, Dr dr Herlina Dimianti SpA (K) mengungkapkan virus Corona juga menyasar anak umur bawah lima tahun (Balita). Menurut catatannya, sudah 1.283 anak positif Covid-19 di Aceh, 1.235 sudah sembuh, 34 masih dirawat dan 14 anak meninggal dunia. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20343,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-20342","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/04\/IMG-20210427-WA0051.jpg?fit=720%2C405&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20342","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=20342"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/20342\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/20343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=20342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=20342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=20342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}