{"id":21680,"date":"2021-05-26T00:55:18","date_gmt":"2021-05-25T17:55:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=21680"},"modified":"2021-05-26T00:55:18","modified_gmt":"2021-05-25T17:55:18","slug":"gubernur-sebut-angka-covid-19-di-aceh-sedang-memprihatinkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/05\/26\/gubernur-sebut-angka-covid-19-di-aceh-sedang-memprihatinkan\/","title":{"rendered":"Gubernur Sebut Angka Covid-19 di Aceh Sedang Memprihatinkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2014 Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan angka kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir di Aceh begitu memprihatinkan.<\/p>\n<p>Nova juga mengingatkan empat kabupaten\/kota yang seminggu terakhir terus mengalami peningkatan kasus Covid-19, yaitu Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie dan Kota Lhokseumawe.<\/p>\n<p>Keempat daerah tersebut diminta untuk melakukan penanganan dengan serius, baik pendisiplinan protokol kesehatan maupun layanan kesehatan. Satgas Covid-19 Aceh juga akan membantu keempat wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan, kolaborasi semua unsur dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19 sangatlah penting dalam menangani pencegahan maupun penanggulangan wabah virus corona. Kerja sama semua unsur dalam Satgas, baik pemerintah, TNI maupun Polri menjadi kunci sukses percepatan pemulihan.<\/p>\n<p>\u201cBingkai kita itu adalah Satgas yang di dalamnya ada pemerintah, TNI, Polri dan stakeholder lainnya. Kita tak bisa kerja sendiri-sendiri,\u201d kata Nova saat memberi pengarahan dalam Rakor virtual Forkopimda Aceh dan kabupaten\/kota terkait evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari Meuligoe Gubernur, Selasa (25\/5).<\/p>\n<p>Selain itu, menurut gubernur, Satgas Covid-19 Aceh maupun Satgas kabupaten\/kota perlu mencari dan menginventarisir klaster penularan Covid-19 di daerah masing-masing.<\/p>\n<p>Klaster tersebut dapat menjadi peta bagi semua pihak dalam merumuskan kebijakan penanggulangan virus corona.<\/p>\n<p>Keluarga, ujar Nova, juga menjadi salah satu komponen penting dalam penanggulangan Covid-19, utamanya peran seorang ibu rumah tangga.<br \/>\nPihaknya sepakat dan mengajak Satgas kabupaten\/kota untuk ikut mengampanyekan peran ibu dalam menjaga anggota keluarganya dari terpapar virus corona.<\/p>\n<p>\u201cUntuk itu, kita akan mengajak dan melibatkan organisasi wanita dalam menanggulangi wabah ini. Seperti PKK, Dekranasda, Persit , Bhayangkari dan sejumlah organisasi lainnya,\u201d kata Gubernur.<\/p>\n<p>Karena itu ia mengajak Satgas Covid-19 Aceh dan Satgas kabupaten\/kota untuk tidak henti -hentinya mengimbau masyarakat agar patuh dalam menerapkan protokol kesehatan. Cara tersebut masih menjadi satu-satunya kunci menghindar dari penularan virus.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, pengarahan juga disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada.<\/p>\n<p>Kapolda Aceh itu mengatakan, trend kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan sepanjang April hingga Mei. Presentase angka kematian begitu tinggi, sementara presentase kesembuhan rendah.<\/p>\n<p>\u201cMari sama-sama mengevaluasi, pemerintah daerah, TNI, Polri, semua sudah bekerja. Tetapi fakta angka kasus masih tinggi ini harus menjadi bahan evaluasi,\u201d ujar Wahyu.<\/p>\n<p>Menurut Kapolda ada dua komponen yang perlu menjadi perhatian Satgas Covid-19. Yaitu perubahan perilaku masyarakat yang sesuai protokol kesehatan dan pelayanan kesehatan. Kedua komponen tersebut perlu diperhatikan untuk menekan angka kasus virus Corona<\/p>\n<p>Kapolda juga menyoroti meningkatnya jumlah pasien Covid-19 yang harus dirawat di rumah sakit. Menurutnya jika pasien positif Covid-19 yang perlu dirawat terus mengalami peningkatan, maka Satgas Covid-19 perlu menambah jumlah ruangan isolasi Pinere maupun ruang RICU di seluruh rumah sakit di Aceh.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Kapolda juga meminta semua pihak untuk membangun kolaborasi dan kerja sama dalam menjalankan upaya penanganan Covid-19. Baik untuk melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan, tracing, maupun vaksinasi.<\/p>\n<p>Mewakili Pangdam Iskandar Muda, Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM), Brigjen TNI Joko Purwo Putranto, mengatakan, pihaknya siap membantu dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk memerangi Covid-19. Selama ini pihaknya juga aktif terlibat dalam membantu penertiban protokol kesehatan.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Kasdam berharap semua unsur di Satgas Covid-19 dapat memanfaatkan wadah sosial media sebagai sarana kampanye dan penyuluhan terkait Covid-19. Melalui media sosial Satgas juga dapat mengedukasi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cMelalui media sosial perlu kita tingkatkan pesan secara konsisten agar perilaku kebiasaan menjalankan protokol kesehatan sampai kepada masyarakat,\u201d kata Joko.<\/p>\n<p>Kasdam juga meminta keberadaan perangkat desa ikut dimanfaatkan untuk mendukung penanggulangan Covid-19. Perangkat desa perlu mengawasi pelaksanaan PPKM mikro sampai tingkat dusun dengan bekerjasama dengan Danramil dan juga Kapolsek.<\/p>\n<p>Ikut mendampingi Gubernur dalam rapat tersebut, Sekda Taqwallah dan Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh M Jafar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mawardi dan Asisten Administrasi Umum, Iskandar serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21680?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2014 Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan angka kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir di Aceh begitu memprihatinkan. Nova juga mengingatkan empat kabupaten\/kota yang seminggu terakhir terus mengalami peningkatan kasus Covid-19, yaitu Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie dan Kota Lhokseumawe. Keempat daerah tersebut diminta untuk melakukan penanganan dengan serius, baik pendisiplinan protokol kesehatan maupun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21681,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-21680","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/05\/IMG-20210526-WA0000.jpg?fit=1280%2C854&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21680","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=21680"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21680\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/21681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=21680"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=21680"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=21680"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}