{"id":21944,"date":"2021-05-30T21:17:20","date_gmt":"2021-05-30T14:17:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=21944"},"modified":"2021-05-30T21:17:20","modified_gmt":"2021-05-30T14:17:20","slug":"warga-ntb-sampaikan-terima-kasih-kepada-pemerintah-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/05\/30\/warga-ntb-sampaikan-terima-kasih-kepada-pemerintah-aceh\/","title":{"rendered":"Warga NTB Sampaikan Terima Kasih Kepada Pemerintah Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Para warga Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tinggal di Aceh, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah memulangkan janda dua anak, Fitria Ningsih (23), kembali ke Kabupaten Dompu Provinsi NTB, Sabtu (29\/5).<\/p>\n<p>Ibu dua anak itu sebelumnya terlantar dan ditampung oleh seorang warga di Geulanggang Teungoh, Kota Juang Bireuen.<\/p>\n<p>\u201cKami dampingi Fitria beserta kedua anaknya dan bersama Pejabat Dinas Sosial Aceh ikut mengantar pulang kembali ke NTB melalui Bandara Sultan Iskandar Muda pada Sabtu (29\/5). Sekali lagi kami sampaikan teurimong geunaseh kepada Pemerintah Aceh, Gubernur Aceh Pak Nova dan semua pihak yang telah membantu, memfasilitasi kepulangan Fitria dan kedua anaknya kembali ke NTB,\u201d ujar Ikhwan Julmi, seorang warga NTB yang bermukim di Aceh.<\/p>\n<p>Ikhwan menceritakan, sejak diberitakan oleh media terkait seorang janda asal NTB dan kedua anaknya terlantar di Kabupaten Bireuen, warga NTB lainnya yang berdomisili di Aceh, terus melakukan koordinasi dan mencari kepastian berita tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSampai akhirnya pada Kamis malam (27\/5), kami memperoleh nomor telpon Fitria Ningsih dan langsung menghubunginya,\u201d ujar Ikhwan Julmi.<\/p>\n<p>Ikhwan menjelaskan, melalui saluran telp Fitria menceritakan keberadaannya saat itu, ditampung oleh Bu Nurjanah di Geulanggang Teungoh Kota Juang Bireuen.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, kata Ikhwan, dalam perbincangan via telpon itu Fitria menyampaikan permintaan agar dibantu karena ingin pulang secepatnya ke NTB tapi tak memiliki biaya sepersenpun.<\/p>\n<p>\u201cSaat itu, kami sampaikan pada Fitria, insya Allah Pemerintah Aceh tak akan tinggal diam dan akan menolong Fitria untuk segera pulang ke NTB,\u201d ujar Ikhwan.<\/p>\n<p>Setelah dilakukan komunikasi dengan pihak Kemerintah Aceh, Fitria kemudian dijemput oleh Dinsos Aceh untuk pengurusan kepulangannya ke NTB.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, kata Ikhwan, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan abang Fitria yang bernama Mansyur di Dompu. Kepada Mansyur disampaikan kabar keberadaan Fitria dan rencana pemulangannya oleh Pemerintah Aceh.<\/p>\n<p>\u201cMelalui sambungan telpon, Mansyur mewakili keluarga besar di Dompu mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Pemerintah Aceh yang memulangkan adiknya ke Dompu NTB,\u201d kata Ikhwan.<\/p>\n<p>Sementara itu, dalam apresiasinya Ikhwan juga menyinggung kepedulian Pemerintah Aceh saat membantu NTB dengan mengirim Tim Aceh Peduli NTB pasca gempa Tahun 2018. Masyarakat dan Pemerintah Aceh saat itu membangun kembali Masjid An Nur yang berada di Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara.<\/p>\n<p>\u201cNama Masjid tersebut kemudian diramalkan kata Aceh di belakangnya sebagai lambang atau simbol persaudaraan antara Aceh dengan NTB sehingga menjadi Masjid An Nur Aceh.\u201d (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21944?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Para warga Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tinggal di Aceh, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah memulangkan janda dua anak, Fitria Ningsih (23), kembali ke Kabupaten Dompu Provinsi NTB, Sabtu (29\/5). Ibu dua anak itu sebelumnya terlantar dan ditampung oleh seorang warga di Geulanggang Teungoh, Kota Juang Bireuen. \u201cKami dampingi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21945,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-21944","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/05\/IMG-20210530-WA0040.jpg?fit=660%2C330&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21944","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=21944"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/21944\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/21945"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=21944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=21944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=21944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}