{"id":2303,"date":"2020-04-05T21:52:15","date_gmt":"2020-04-05T14:52:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=2303"},"modified":"2020-04-05T21:52:15","modified_gmt":"2020-04-05T14:52:15","slug":"jam-malam-dicabut-tidak-berarti-aceh-terbebas-risiko-penyebaran-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/04\/05\/jam-malam-dicabut-tidak-berarti-aceh-terbebas-risiko-penyebaran-covid-19\/","title":{"rendered":"Jam Malam Dicabut Tidak Berarti Aceh Terbebas Risiko Penyebaran Covid-19"},"content":{"rendered":"<h6>Pengamat Kebijakan Publik Aceh, Dr. Nasrul Zaman.<\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh &#8211;<\/strong>&#8211; Pengamat Kebijakan Publik Aceh, Dr. Nasrul Zaman, mengingatkan, Maklumat Forkopimda Aceh yang mencabut pemberlakuan jam malam, mulai Sabtu, 4 April 2020, tidak berarti Aceh sudah minim risiko penyebaran wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).<\/p>\n<p>&#8220;Justru Aceh diprediksi akan segera memasuki masa puncak Covid-19 di akhir April atau Mei ini. Karenanya, warga harus tetap melakukan physical distancing (jaga jarak fisik) minimal satu meter,&#8221; kata Nasrul Zaman di Banda Aceh, Minggu (5\/4).<\/p>\n<p>Nasrul juga mengharapkan adanya kesadaran masyarakat Aceh untuk melaporkan diri, apabila baru saja tiba dari luar daerah, terutama daerah yang sudah memiliki kasus positif Covid-19 atau zona merah.<\/p>\n<p>Kemudian, masyarakat juga diharapkan proaktif melaporkan kepada keuchik (kepala desa) atau posko kesehatan yang menangani Covid-19 terdekat, jika mengetahui adanya pendatang yang baru tiba di sekitar tempat tinggalnya.<\/p>\n<p>&#8220;Warga mohon tetap jaga makanan dan minuman yang sehat dan jika perlu tetap konsumsi multivitamin agar tubuh selalu sehat dan kuat sehingga antibodi tubuh mampu menahan serangan covid-19. Selain itu juga penting untuk tetap ada di rumah dan meminimalkan pertemuan dengan siapapun,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Diketahui, Forkopimda Aceh secara resmi telah mencabut pemberlakuan jam malam, usai sepekan lamanya dilaksanakan. Kebijakan itu diambil, setelah Forkopimda Aceh menerbitkan maklumat pencabutan penerapan jam malam, Sabtu malam, 4 April 2020.<\/p>\n<p>Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat membacakan maklumat itu mengatakan, meski penerapan jam malam dicabut, tidak berarti masyarakat tak mengindahkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, sebagaimana selama ini telah dijalankan.<\/p>\n<p>Pasca pemerintah mencabut aturan jam malam, masyarakat terlihat mulai kembali ramai beraktifitas seperti semula, tanpa menjaga jarak seperti yang terlihat di Pasar Peunayong Banda Aceh, Minggu (5\/4). Padahal, untuk diketahui pencabutan jam malam ini tidak berarti Aceh sudah terbebas dari risiko penyebaran Covid-19. [*]<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/2303?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengamat Kebijakan Publik Aceh, Dr. Nasrul Zaman. Banda Aceh &#8211;&#8211; Pengamat Kebijakan Publik Aceh, Dr. Nasrul Zaman, mengingatkan, Maklumat Forkopimda Aceh yang mencabut pemberlakuan jam malam, mulai Sabtu, 4 April 2020, tidak berarti Aceh sudah minim risiko penyebaran wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). &#8220;Justru Aceh diprediksi akan segera memasuki masa puncak Covid-19 di akhir April [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2304,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/04\/whatsapp-image-2020-04-05-at-203011.jpeg?fit=472%2C416&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/2303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=2303"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/2303\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/2304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=2303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=2303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=2303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}