{"id":23888,"date":"2021-07-05T23:56:21","date_gmt":"2021-07-05T16:56:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=23888"},"modified":"2021-07-05T23:56:21","modified_gmt":"2021-07-05T16:56:21","slug":"7-juli-jembatan-peudada-ditutup-total-enam-jam-karena-perbaikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/07\/05\/7-juli-jembatan-peudada-ditutup-total-enam-jam-karena-perbaikan\/","title":{"rendered":"7 Juli, Jembatan Peudada Ditutup Total Enam Jam Karena Perbaikan"},"content":{"rendered":"<p><b>BIREUEN<\/b> \u2013 Jembatan rangka baja Peudada Bireuen yang berada di lintasan Banda Aceh &#8211; Medan akan ditutup total selama enam jam karena ada perbaikan di bagian lantai jembatan.<\/p>\n<p>Penutupan jembatan penghubung antar Provinsi Aceh dan Sumut ini dimulai sejak pukul 00.00-06.00 WIB, Rabu (7\/7) mendatang.<\/p>\n<p>PPK 1.2 Bireuen-Sigli, Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Aceh, Teuku Hermansyah ST MT, Senin (5\/7) menyampaikan, penutupan jembatan karena proses dilakukannya perbaikan pengecoran di bagian lantai bawah akibat rusak parah.<\/p>\n<p>Teuku Hermansyah mengatakan, jembatan Peudada rusak parah sejak setahun terakhir dan membahayakan para pengendara.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, saat pengecoran ini sesuai teknisnya agar coran kuat dan tahan lama, tidak boleh ada getaran, makanya jalan harus ditutup sementara waktu.<\/p>\n<p>Kendaraan apa pun dari kedua arah, baik arah Banda Aceh &#8211; Medan maupun sebaliknya tidak dibenarkan melintas selama enam jam itu karena ditutup total,&#8221; kata Teuku Hermansyah.<\/p>\n<p>Ia berharap, para pengendara yang akan melintasi jembatan Peudada, untuk menyesuaikan perjalanannya sementara waktu.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat mengharapkan para pengendara untuk menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak menumpuk di dekat jembatan Peudada,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mohon maaf atas terganggunya perjalanan ini,&#8221; kata Teuku Hermansyah.<\/p>\n<p>Pihaknya mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan jajaran Polres Bireuen serta Organda Aceh dan Bireuen agar dapat membantu menginformasikan tentang penutupan jembatan rangka baja Peudada.<\/p>\n<p>Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat melalui Kabag Ops Kompol Yasir juga mengingatkan ada penutupan jembatan rangka baja di Peudada pada Rabu (7\/7) dini hari.<\/p>\n<p>Tepatnya mulai pukul 00.00 WIB dini hari hingga pukul 06.00 WIB karena sedang ada perbaikan.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kepada semua pelintas, baik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil dapat menyesuaikan perjalanan, sehingga kendaraan tak menumpuk di kawasan tersebut.<\/p>\n<p>Kompol Yasir mengatakan hal ini kembali diingatkan karena jembatan itu di jalan Banda Aceh &#8211; Medan dan tak ada jalan alternatif di kawasan dimaksud.<\/p>\n<p>Kompol Yasir, untuk membantu kelancaran lalu lintas dan juga mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan Polres Bireuen mengerahkan 25 personel.<\/p>\n<p>Selain itu ditambah dari Kodim 0111\/Bireuen untuk bertugas pada Rabu (7\/7) di kawasan jembatan Peudada dan lokasi lainnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/23888?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BIREUEN \u2013 Jembatan rangka baja Peudada Bireuen yang berada di lintasan Banda Aceh &#8211; Medan akan ditutup total selama enam jam karena ada perbaikan di bagian lantai jembatan. Penutupan jembatan penghubung antar Provinsi Aceh dan Sumut ini dimulai sejak pukul 00.00-06.00 WIB, Rabu (7\/7) mendatang. PPK 1.2 Bireuen-Sigli, Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Wilayah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23889,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-23888","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/07\/IMG-20210705-WA0049.jpg?fit=822%2C482&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/23888","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=23888"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/23888\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/23889"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=23888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=23888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=23888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}