{"id":24182,"date":"2021-07-12T00:41:43","date_gmt":"2021-07-11T17:41:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=24182"},"modified":"2021-07-12T00:41:43","modified_gmt":"2021-07-11T17:41:43","slug":"cuaca-ekstrem-landa-aceh-dewan-kota-minta-dinas-terkait-sigap-antisipasi-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/07\/12\/cuaca-ekstrem-landa-aceh-dewan-kota-minta-dinas-terkait-sigap-antisipasi-banjir\/","title":{"rendered":"Cuaca Ekstrem Landa Aceh, Dewan Kota Minta Dinas Terkait Sigap Antisipasi Banjir"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 Hujan deras disertai cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir mengguyur wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh pada umumnya. Intensitas hujan yang tinggi telah menimbulkan genangan banjir di beberapa titik pemukiman warga.<\/p>\n<p>Selain karena debit air yang tinggi, juga ada yang diakibatkan oleh tersumbatnya saluran sehingga aliran air menjadi lambat.<\/p>\n<p>Terkait hal tersebut Sekretaris Komisi III DPRK Banda Aceh Irwansyah ST meminta pemko khususnya Dinas PUPR untuk mengambil langkah \u2013langkah antisipatif guna menanggulangi banjir genangan yang melanda ibu kota Provinsi Aceh ini.<\/p>\n<p>\u201cKita meminta drainase-drainase yang ada, yang belum tersentuh oleh program pembersihan sedimen drainase agar bisa diprogramkan, tertama di saluran-saluran induk,\u201d kata Irwansyah, Sabtu (10\/7).<\/p>\n<p>Kemudian menurut Irwansyah juga perlu dijaga khususnya di lokasi-lokasi proyek tertentu. Pada pekerjaan proyek yang sedang berlangsung agar disikapi dengan teknis pekerjaan yang baik dan sistematis, guna menjaga kebersihan dan tumpukan bekas galian sehingga aliran air tidak terhambat.<\/p>\n<p>\u201cItu untuk memastikan aliran air tidak terhambat mengalir dari jalan ke drainase, seperti pekerjaan galian drainase Jalan Hasan Saleh Neusu dan di kawasan Lueng Bata,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Irwansyah mengakui dan memberikan apresiasi kepada Dinas PUPR, menurutnya tingkat dan jumlah titik genangan air sekarang sudah jauh berkurang dibanding tahun-tahun lalu.<\/p>\n<p>Meskipun tingkat intensitas hujan yang yang relatif tinggi atau sama dengan keadaan sebelumnya, tapi genangan yang terjadi tidak sebanyak sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cIni menunjukan program pemerintah berjalan baik, misalnya pembersihan sedimen drainase yang dilakukan di banyak ruas (sehingga bisa mengurangi ketebalan sedimen), juga program perluasan dan pembuatan drainase baru. Semua itu memang kita harapkan bisa menjadi solusi agar Banda Aceh bisa minim banjir atau bahkan bebas banjir genangan,\u201d ujar politisi PKS itu.<\/p>\n<p>Kepada warga Irwansyah juga mengharapkan dalam kondisi cuaca ekstrem seperti ini untuk tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan terlebih dalam pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.<\/p>\n<p>Selain itu tetap menjaga kebersihan lingkungan, jangan sampai membuang sampah sembarangan, apalagi di drainase dan sungai yang akan memperparah genangan air yang bisa membuat banjir.<\/p>\n<p>\u201cBegitu juga untuk para pedagang, khususnya pedagang kuliner yang tempat usahanya di sekitar drainase, agar tidak membuang sisa makanan berupa ampas dan sampah hasil jualannya ke saluran drainase. Mari kita jaga drainase, untuk kebaikan kita semua,\u201d pungkasnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/24182?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Hujan deras disertai cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir mengguyur wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh pada umumnya. Intensitas hujan yang tinggi telah menimbulkan genangan banjir di beberapa titik pemukiman warga. Selain karena debit air yang tinggi, juga ada yang diakibatkan oleh tersumbatnya saluran sehingga aliran air menjadi lambat. Terkait hal tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":24183,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-24182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/07\/IMG-20210712-WA0001.jpg?fit=864%2C710&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/24182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=24182"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/24182\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/24183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=24182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=24182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=24182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}