{"id":25391,"date":"2021-08-07T01:29:59","date_gmt":"2021-08-06T18:29:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=25391"},"modified":"2021-08-07T01:35:40","modified_gmt":"2021-08-06T18:35:40","slug":"enam-pelanggar-syariat-islam-di-simeulue-dihukum-cambuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/08\/07\/enam-pelanggar-syariat-islam-di-simeulue-dihukum-cambuk\/","title":{"rendered":"Enam Pelanggar Syariat Islam di Simeulue Dihukum Cambuk"},"content":{"rendered":"<p><b>SIMEULUE<\/b> \u2013 Kejaksaan Negeri (Kejari) Simeulue, menggelar eksekusi uqubat (hukuman) cambuk terhadap enam orang pelanggar syariat Islam, di lapangan Lapas Kelas III Sinabang, Jum&#8217;at (6\/8).<\/p>\n<p>Enam warga Simeulue yang dicambuk adalah terpidana yang terbukti melakukan perbuatan (jarimah) judi (maisir) dan khalwat \u200e(mesum).<\/p>\n<p>Adapanun keenam terpidana yang dieksekusi cambuk tersebut, yakni Isnaini terpidana kasus maisir 5 kali cambuk. Rahmad terpidana kasus maisir 15 kali cambuk. Pasangan terpidana mesum Robi Hendrawan dan Ramika masing-masing mendapat 26 kali cambuk.<\/p>\n<p>Selanjutnya Desta Irwandi terpidana kasus maisir \u200ediganjar 6 kali cambuk dan terakhir Yoppy Yuliandra diganjar mendapat jatah 11 kali cambuk.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kita laksanakan eksekusi cambuk terhadap 6 orang terpidana maisir dan mesum di Lapas Kelas III Sinabang, untuk menghindari kerumunan orang saat pandemi Covid19&#8243;, ujar Kajari Simeulue R. Hari Wibowo, Jumat (6\/8).\u200e<br \/>\n\u200e<br \/>\nMenurut Kajari, selain kasus yang telah dieksekusi tersebut, masih menyusul 4 kasus pelanggaran qanun syariat Islam lainnya yang saat ini sedang dalam proses, dan diperkirakan dalam tahun 2021 akan kembali digelar eksekusi cambuk.<\/p>\n<p>\u200eDia juga meminta dan menghimbau warga, khususnya masyarakat Kabupaten Simeulue, supaya tidak melanggar hukum sebab nantinya akan berhadapan aturan hukum, sehingga merugikan para pelaku itu sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Saya berharap kepada warga untuk menjauhi pelanggaran hukum dan jangan melakukan hal &#8211; hal yang bisa merugikan diri sendiri, memalukan diri dan kelurga serta merusak akhlak. Selaku kepala kejaksaan saya berharap, ke depan Simeulue tidak ada lagi perkara &#8211; perkara yang seperti ini,&#8221; terangnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/25391?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIMEULUE \u2013 Kejaksaan Negeri (Kejari) Simeulue, menggelar eksekusi uqubat (hukuman) cambuk terhadap enam orang pelanggar syariat Islam, di lapangan Lapas Kelas III Sinabang, Jum&#8217;at (6\/8). Enam warga Simeulue yang dicambuk adalah terpidana yang terbukti melakukan perbuatan (jarimah) judi (maisir) dan khalwat \u200e(mesum). Adapanun keenam terpidana yang dieksekusi cambuk tersebut, yakni Isnaini terpidana kasus maisir 5 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25392,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-25391","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/08\/IMG-20210807-WA0001.jpg?fit=446%2C403&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/25391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=25391"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/25391\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/25392"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=25391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=25391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=25391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}