{"id":26047,"date":"2021-08-20T01:50:46","date_gmt":"2021-08-19T18:50:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=26047"},"modified":"2021-08-20T01:50:46","modified_gmt":"2021-08-19T18:50:46","slug":"bea-cukai-dan-bnn-gagalkan-penyelundupan-218-kg-sabu-di-pulau-breuh-aceh-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/08\/20\/bea-cukai-dan-bnn-gagalkan-penyelundupan-218-kg-sabu-di-pulau-breuh-aceh-besar\/","title":{"rendered":"Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 218 Kg Sabu di Pulau Breuh Aceh Besar"},"content":{"rendered":"<p><b>ACEH BESAR<\/b> &#8212; Kanwil Bea Cukai Aceh bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai Pusat mengamankan 218,8 kilogram narkotika jenis sabu yang diselundupkan di Pulau Breuh, Aceh Besar, pada Jumat (13\/8\/2021) lalu.<\/p>\n<p>Rencananya, ratusan kilogram barang haram tersebut akan dibawa ke kota Banda Aceh.<\/p>\n<p>Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan intelijen yang dilakukan BNN dengan Bea Cukai yang merupakan bagian dari Operasi Laut Interdiksi Terpadu terhadap jaringan sindikat narkotika berinisial T alias CM.<\/p>\n<p>Demikian disampaikan Kabid Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro, Kamis (19\/8) malam.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, dalam kasus ini petugas mengamankan lima orang tersangka masing-masing berinisial B alias Y (39), T alias CM (52), ES alias E (26), AN alias WY (44) dan Ay alias R (52).<\/p>\n<p>Awalnya, tim gabungan membekuk Ay alias R dan B alias Y yang diduga sebagai penjaga gudang berisi 198 bungkus sabu dengan berat total mencapai 218,8 kilogram.<\/p>\n<p>Keduanya dibekuk di kawasan Pulau Breuh Aceh Besar usai mengendarai speedboat untuk mengambil barang dari kawasan salah satu dermaga di Ulee Lheue pada Jumat kemarin.<\/p>\n<p>Dari penangkapan tersebut, petugas kemudian mengamankan T alias CM di Jalan Raya Medan-Banda Aceh. Ia diketahui merupakan pengendali dari penyelundupan dan peredaran narkotika ini.<\/p>\n<p>Keesokan paginya, Sabtu (14\/8\/2021), petugas mengamankan tersangka lainnya yaitu Es alias E dan AN alias WY di tempat terpisah.<\/p>\n<p>Terkait perbuatan tersebut, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.<\/p>\n<p>Penindakan secara kontinyu dan masif yang akan terus menerus dilakukan Bea Cukai dan aparat penegak hukum lain merupakan bukti keseriusan Pemerintah dalam melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman narkotika.<\/p>\n<p>&#8220;Bea Cukai berharap agar masyarakat dapat turut berperan aktif dalam menginformasikan kepada pihak yang berwenang jika menemukan kegiatan mencurigakan khususnya terkait peredaran gelap narkotika,&#8221; pungkasnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26047?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH BESAR &#8212; Kanwil Bea Cukai Aceh bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai Pusat mengamankan 218,8 kilogram narkotika jenis sabu yang diselundupkan di Pulau Breuh, Aceh Besar, pada Jumat (13\/8\/2021) lalu. Rencananya, ratusan kilogram barang haram tersebut akan dibawa ke kota Banda Aceh. Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan intelijen yang dilakukan BNN [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26048,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-26047","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/08\/IMG-20210820-WA0003.jpg?fit=1024%2C901&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26047","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=26047"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26047\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/26048"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=26047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=26047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=26047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}