{"id":26053,"date":"2021-08-20T07:22:28","date_gmt":"2021-08-20T00:22:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=26053"},"modified":"2021-08-20T07:22:28","modified_gmt":"2021-08-20T00:22:28","slug":"kemenag-aceh-bayarkan-rp-214-miliar-selisih-tukin-9-715-guru-madrasah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/08\/20\/kemenag-aceh-bayarkan-rp-214-miliar-selisih-tukin-9-715-guru-madrasah\/","title":{"rendered":"Kemenag Aceh Bayarkan Rp 214 Miliar Selisih Tukin 9.715 Guru Madrasah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8212; Kementerian Agama Provinsi Aceh telah merealisasikan Rp 214 miliar untuk pembayaran Selisih Tunjangan Kinerja (TUKIN) terhutang bagi guru madrasah dan pengawas tahun 2015-2018. Proses pembayaran dilakukan oleh 102 Satker di jajaran Kementerian Agama Provinsi Aceh dengan jumlah penerima sebanyak 9.715 guru.<\/p>\n<p>Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal Muhammad SAg MAg menjelaskan, 9.715 guru penerima sesuai hasil verval Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh pada maret 2019.<\/p>\n<p>&#8220;Pencairan Tukin guru dilakukan dengan cermat, akurat, cepat, dan jangan dipotong serta sesuai dengan hasil revieu BPKP,&#8221; kata Iqbal, Kamis (19\/8).<\/p>\n<p>Menurutnya, anggaran ini sangat dibutuhkan oleh para guru dalam kondisi wabah Covid-19. Jika ada guru yang belum menjadi penerima sesuai hasil verval BPKP pada tahun 2019, dalam waktu dekat akan dilakukan verval ulang, serta dimohon kepada satker untuk menyampaikan data tersebut.<\/p>\n<p>Untuk Lebih lanjut masih menunggu instruksi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Anggaran ini sudah lama ditunggu guru, diharapkan bisa membantu mereka di tengah pandemi Covid-19, serta mampu memotivasi guru meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Kami mengapresiasi kerja keras, kerja cepat, kerja tuntas, dan kerja ikhlas semua pihak yang terlibat dalam proses pencairan Tukin guru,&#8221; kata Iqbal.<\/p>\n<p>Sementara bagi yang belum menerima selisih tukin ini, akan dilakukan verval tahap ke 2 oleh BPKP. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26053?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Kementerian Agama Provinsi Aceh telah merealisasikan Rp 214 miliar untuk pembayaran Selisih Tunjangan Kinerja (TUKIN) terhutang bagi guru madrasah dan pengawas tahun 2015-2018. Proses pembayaran dilakukan oleh 102 Satker di jajaran Kementerian Agama Provinsi Aceh dengan jumlah penerima sebanyak 9.715 guru. Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal Muhammad SAg MAg menjelaskan, 9.715 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26054,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-26053","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/08\/IMG-20210820-WA0012.jpg?fit=759%2C373&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26053","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=26053"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26053\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/26054"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=26053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=26053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=26053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}