{"id":26113,"date":"2021-08-21T18:29:20","date_gmt":"2021-08-21T11:29:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=26113"},"modified":"2021-08-21T18:29:20","modified_gmt":"2021-08-21T11:29:20","slug":"razia-cafe-dan-hotel-di-banda-aceh-satpol-pp-sita-miras-dan-amankan-pasangan-mesum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/08\/21\/razia-cafe-dan-hotel-di-banda-aceh-satpol-pp-sita-miras-dan-amankan-pasangan-mesum\/","title":{"rendered":"Razia Cafe dan Hotel di Banda Aceh, Satpol PP Sita Miras dan Amankan Pasangan Mesum"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 Satpol PP Kota Banda Aceh sekitar pukul 23:00 Wib melakukan razia di beberapa kafe dan hotel di kawasan Kota Banda Aceh, Jumat (20\/8).<\/p>\n<p>Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh Ardiansyah SSTP MSi ini terdapat dua pelanggaran yaitu pelanggaran PPKM dan protokol Kesehatan serta pelanggaran syariat Islam.<\/p>\n<p>\u201cPelanggaran pertama yaitu minuman keras dan juga ada karaoke di salah satu kafe di kawasan Meuraxa. Kedua pelanggaran PPKM karena buka sudah di atas pukul 22:00 Wib,\u201d jelas Kasatpol PP WH Banda Aceh Ardiansyah.<\/p>\n<p>Dalam amatan di lapangan, terdapat minuman keras yang dikemas dalam botol Soju (minuman alkohol asal Korea) dan juga bertuliskan tulisan Korea.<\/p>\n<p>Terkait pelanggaran ini nantinya pemilik kafe akan diberikan sanksi tegas apabila kedapatan melakukan hal yang sama maka akan dikenakan sanksi pencabutan izin.<\/p>\n<p>Tak hanya razia miras dan pelanggaran PPKM tersebut.<br \/>\nDi lokasi lain, dalam razia yang dilaksanakan Satpol PP Kota Banda Aceh pada Jumat malam (20\/8), juga mengamankan pasangan Khalwat dari sebuah hotel di kawasan Peunayong dan Lampriet.<\/p>\n<p>Kasatpol PP WH Kota Banda Aceh Ardiansyah mengatakan, pihaknya mengamankan dua pasangan di dua hotel tersebut. Satu diantaranya diketahui sudah bersuami.<\/p>\n<p>\u201cKita sudah menjaring pelanggar syariat Islam di kawasan Peunayong dan Lampriet. Satpol PP mendapatkan pasangan khalwat dan langsung mengamankan pasangan tersebut,\u201d terang Ardiansyah saat dimintai keterangan oleh media.<\/p>\n<p>Kata Ardiansyah, pasangan tersebut kini sedang dalam proses tindak lanjut dan nantinya akan diberikan sanksi hukum sesuai dengan qanun yang berlaku.<\/p>\n<p>\u201cNantinya para pelanggar syariat akan dihukum dengan qanun jinayat setelah didalami indikasinya,\u201d jelas Ardiansyah.<\/p>\n<p>Sedangkan untuk hotel yang telah kedapatan melakukan pelanggaran syariat Islam akan ditindak tegas dengan memanggil para pemilik dan diberikan peringatan keras.<\/p>\n<p>\u201cJika mengulangi sekali lagi kita cabut izinnya. Intinya Satpol PP Kota Banda Aceh tidak main main terhadap pelanggaran syariat Islam,\u201d tegasnya<\/p>\n<p>Ia menegaskan, Satpol PP Kota Banda Aceh terus giat melakukan razia pelanggaran Syariat Islam. Hal ini sebagaimana visi Kota Banda Aceh untuk mewujudkan Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26113?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Satpol PP Kota Banda Aceh sekitar pukul 23:00 Wib melakukan razia di beberapa kafe dan hotel di kawasan Kota Banda Aceh, Jumat (20\/8). Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh Ardiansyah SSTP MSi ini terdapat dua pelanggaran yaitu pelanggaran PPKM dan protokol Kesehatan serta pelanggaran syariat Islam. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26114,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-26113","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/08\/IMG-20210821-WA0061.jpg?fit=678%2C509&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26113","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=26113"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/26113\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/26114"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=26113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=26113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=26113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}