{"id":2697,"date":"2020-04-13T14:53:54","date_gmt":"2020-04-13T07:53:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=2697"},"modified":"2020-04-13T14:53:54","modified_gmt":"2020-04-13T07:53:54","slug":"2697-autosave-v1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/04\/13\/2697-autosave-v1\/","title":{"rendered":"Wali Kota Tambah Kuota Pasar Murah Online"},"content":{"rendered":"<h6>Wali Kota Aminullah saat menggelar konferensi pers di kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Senin (13\/4).<\/h6>\n<p><strong>*Dari 2.800 Menjadi 4.000 Kupon<\/strong><\/p>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Menanggapi tingginya animo masyarakat, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Senin (13\/4), menambah kuota kupon pasar murah yang pendaftarannya dibuka secara online.<\/p>\n<p>Awalnya, Pemko Banda Aceh melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan menyediakan 2.800 kupon paket dembako senilai Rp 150 ribu yang dapat ditebus seharga Rp 100 ribu.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kita tambah 1.200 kupon lagi, sehingga total ada 4.000 kupon yang kita berikan kepada masyarakat,\u201d kata Wali Kota Aminullah saat menggelar konferensi pers di kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan.<\/p>\n<p>Menurut Aminullah, selain melihat tingginya animo masyarakat, penambahan kupon dimaksud sebagai upaya untuk mengendalikan harga sembako di pasar terutama gula pasir.<\/p>\n<p>\u201cApalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan puasa, ditambah lagi kita sedang menghadapi pandemi Corona,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Untuk mendapatkan kupon tersebut, masyarakat bisa mendaftar secara online melalui link bit.ly\/sembako_murahbna1.<\/p>\n<p>\u201cPengambilan barang pada 17-19 April di Pocut Baren Swalayan, Gampong Keuramat dan Permata Bunda Swalayan, Punge Jurong,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia pun berharap masyarakat yang belum kebagian, dapat segera mendaftar untuk mendapatkan kupon pembelian gula pasir, minyak goreng, dan telur yang harganya telah disubsidi oleh pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cHarga barang Rp 150 ribu, bayar Rp 100 ribu saja karena sudah kita subsidi Rp 50 ribu per paketnya,\u201d ungkap wali kota.<\/p>\n<p>Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, M Nurdin mengatakan proses pendaftaran untuk mendapatkan kupon cukup mudah. Dari HP buka link bit.ly\/sembako_murahbna1, isi biodata, dan tinggal upload foto KTP dan KK.<\/p>\n<p>\u201cPendaftaran dibuka sejak 13 &#8211; 14 April 2020 atau secara otomatis ditutup oleh aplikasi saat kuota 1.200 pendaftar terpenuhi,\u201d jelas Nurdin.<\/p>\n<p>Pada saat pengambilan sembako nanti 17-19 April, jumlah warga yang mau menukarkan kupon akan dibatasi 200 orang per hari. \u201cAgar tidak berdesak-desakan, berkerumun, sesuai protokol pencegahan Covid-19. Jangan berebut semua yang dapat kupon pasti kebagian,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Ia pun merinci kupon Sembako murah terdiri dari 4 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng, dan 1 papan atau 30 butir telur.<\/p>\n<p>\u201cBesaran subsidi setiap item barang adalah gula pasir Rp 6000\/kg, minyak goreng Rp 5.500\/liter dan telur Rp 500\/butir. Harga tebus sembako mengikuti harga pasar, subsidi tetap Rp 50 ribu,\u201d pungkasnya. [*]<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/2697?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wali Kota Aminullah saat menggelar konferensi pers di kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Senin (13\/4). *Dari 2.800 Menjadi 4.000 Kupon Banda Aceh \u2013 Menanggapi tingginya animo masyarakat, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Senin (13\/4), menambah kuota kupon pasar murah yang pendaftarannya dibuka secara online. Awalnya, Pemko Banda Aceh melalui Dinas Koperasi, UKM dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2698,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-2697","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/04\/IMG_20200413_145129.jpg?fit=768%2C458&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/2697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=2697"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/2697\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/2698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=2697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=2697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=2697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}