{"id":27084,"date":"2021-09-10T21:24:23","date_gmt":"2021-09-10T14:24:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=27084"},"modified":"2021-09-10T21:24:23","modified_gmt":"2021-09-10T14:24:23","slug":"qanun-lks-diberlakukan-aceh-butuh-lebih-5-000-dewan-pengawas-syariah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/09\/10\/qanun-lks-diberlakukan-aceh-butuh-lebih-5-000-dewan-pengawas-syariah\/","title":{"rendered":"Qanun LKS Diberlakukan, Aceh Butuh Lebih 5.000 Dewan Pengawas Syariah"},"content":{"rendered":"<p><b>JAKARTA<\/b> &#8212; Pasca diberlakukannya Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS), Provinsi Aceh dinilai membutuhkan lebih dari 5.000 orang Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk ditempatkan di tiap-tiap lembaga keuangan seperti perbankan, asuransi, pegadaian, koperasi dan berbagai perusahaan pembiayaan lainnya.<\/p>\n<p>Hal ini diungkapkan Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA usai bertemu Dr Azharuddin Lathif, Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) Institute, di Jakarta, Kamis (8\/9).<\/p>\n<p>\u201cKe DSN Institute meminta dukungan percepatan sertifikasi Dewan Pengawas Syariah kepada SDM-SDM Aceh,\u201d ujar pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini.<\/p>\n<p>Menurut alumni Universitas Al-Azhar Mesir ini, percepatan sertifikasi ini penting untuk mengisi lebih dari 5.000 posisi DPS di berbagai lembaga keuangan di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cDSN Institute yang mengadakan pelatihan dan setifikasi. DSN mengaku sudah dihubungi oleh Pemerintah Aceh, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM, dan mereka siap menyambut permintaan pelaksanaan sertifikasi. Semoga Pemerintah Aceh siap juga secara anggaran,\u201d ujar senator yang dikenal dekat dengan kalangan dayah di Aceh ini lagi.<\/p>\n<p>Semua ini, kata dia, untuk menguatkan posisi Qanun LKS yang mulai diberlakukan di Aceh.<\/p>\n<p>Pelaksanaan Qanun LKS juga menjadi pusat perhatian praktisi ekonomi di seluruh nusantara dan dunia.<\/p>\n<p>\u201cJadi perhatian sekarang tertuju ke Aceh. Karenanya, implementasi Qanun LKS harus benar-benar dijaga sehingga menjadi contoh bagi daerah lainnya,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Sehari sebelumnya, Syech Fadhil juga bersilaturahmi ke Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Jakarta.<\/p>\n<p>Kedatangan senator muda ini diterima oleh Wakil Ketua BWI, Dr. Yuli Yasin MA beserta jajaran.<\/p>\n<p>\u201cKami membicarakan banyak hal terkait dengan penguatan peran wakaf yang berfungsi mewujudkan potensi dan manfaat ekonomi harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cSehingga membawa dampak positif bagi orang yang kehidupannya di bawah garis kemiskinan. Bagaimana agar dapat tertolong kesejahteraannya dengan adanya wakaf.<\/p>\n<p>Tentu, utamanya terkait dengan potensi dan peluang untuk Aceh dengan Qanun LKS-nya, dan regulasi-regulasi pendukung lainnya,\u201d kata Sahabat Ustadz Abdul Somad (UAS) ini. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27084?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8212; Pasca diberlakukannya Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS), Provinsi Aceh dinilai membutuhkan lebih dari 5.000 orang Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk ditempatkan di tiap-tiap lembaga keuangan seperti perbankan, asuransi, pegadaian, koperasi dan berbagai perusahaan pembiayaan lainnya. Hal ini diungkapkan Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27085,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-27084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/09\/IMG-20210910-WA0060.jpg?fit=620%2C413&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=27084"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27084\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/27085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=27084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=27084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=27084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}