{"id":27757,"date":"2021-09-21T19:33:04","date_gmt":"2021-09-21T12:33:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=27757"},"modified":"2021-09-21T19:33:04","modified_gmt":"2021-09-21T12:33:04","slug":"pergunu-aceh-minta-kadisdik-lakukan-pendekatan-religius-untuk-vaksinasi-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/09\/21\/pergunu-aceh-minta-kadisdik-lakukan-pendekatan-religius-untuk-vaksinasi-siswa\/","title":{"rendered":"Pergunu Aceh Minta Kadisdik Lakukan Pendekatan Religius Untuk Vaksinasi Siswa"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8212; Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Aceh meminta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Drs Alhudri MM untuk lebih menggunakan pendekatan yang religius dalam menyukseskan program vaksinasi covid-19 di sekolah.<\/p>\n<p>Pernyataan ini disampaikan sehubungan dengan pernyataan bernada ancaman yang disampaikan Kadisdik Aceh yang mempersilahkan kepala sekolah untuk mundur jika tidak berhasil melakukan vaksinasi bagi siswa di sekolah.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan bangun stigma bahwa kehidupan masyarakat Aceh harus selalu hidup di bawah tekanan,&#8221; ujar Ketua Pergunu Aceh, Tgk Muslem Hamdani MA kepada wartawan, Selasa (21\/9).<\/p>\n<p>Idealnya, kata Tgk Muslem, pihak Kadisdik dapat terlebih dahulu memberikan pemahaman yang baik dan sejuk kepada siswa atau santri, dan juga dengan masyarakat umumnya akan pentingnya vaksinasi.<\/p>\n<p>Tgk Muslem yang didampingi Sekjend Pergunu Aceh, T Mahyuddin Helmi juga meminta agar Kadisdik Aceh dapat melakukan pendekatan persuasif dengan siswa dan orang tua wali.<\/p>\n<p>&#8220;Masyarakat Aceh itu santun dan insya Allah akan mengikuti perintah ulil amri. Tapi dengan syarat gunakanlah bahasa-bahasa yang santun dan lakukanlah pendekatan yang persuasif,&#8221; tambah Tgk Muslem.<\/p>\n<p>Tgk Muslem juga menegaskan, masyarakat Aceh itu memiliki tingkat kecintaaan yang tinggi kepada agamanya. Jadi hendaknya upaya menyukseskan program vaksinasi ini juga dapat dengan menggunakan pendekatan religius.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau pihak Kadisdik Aceh ini memahami sosiologi masyarakat Aceh seperti ini, kita yakin agenda vaksinasi akan bisa berjalan suskes, &#8221; pungkas Tgk Muslem.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs Alhudri MM mengultimatum kepala sekolah SMA\/SMK dan SLB agar menyegerakan melakukan vaksinasi siswa hingga batas terakhir 30 September 2021.<\/p>\n<p>Apabila hingga batas waktu tersebut vaksinasi tidak mampu disukseskan, maka ia mempersilahkan kepala sekolah tersebut untuk mengundurkan diri.<\/p>\n<p>&#8220;Ini saya tegaskan kepada kepala sekolah SMA\/SMK dan SLB, jika tidak mampu maka saya persilahkan mundur saja,&#8221; tegas Alhudri di hadapan kepala SMA, SMK dan SLB saat mendampingi Sekda Aceh Taqwallah di SMKN 2 Blangkejeren, Gayo Lues, Ahad (19\/9). (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27757?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Aceh meminta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Drs Alhudri MM untuk lebih menggunakan pendekatan yang religius dalam menyukseskan program vaksinasi covid-19 di sekolah. Pernyataan ini disampaikan sehubungan dengan pernyataan bernada ancaman yang disampaikan Kadisdik Aceh yang mempersilahkan kepala sekolah untuk mundur jika tidak berhasil melakukan vaksinasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27758,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-27757","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/09\/images.png?fit=550%2C558&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=27757"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/27757\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/27758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=27757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=27757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=27757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}