{"id":28548,"date":"2021-10-03T19:40:04","date_gmt":"2021-10-03T12:40:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=28548"},"modified":"2021-10-03T19:40:04","modified_gmt":"2021-10-03T12:40:04","slug":"dirjen-dikti-groundbreaking-pembangunan-tujuh-gedung-baru-unimal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/10\/03\/dirjen-dikti-groundbreaking-pembangunan-tujuh-gedung-baru-unimal\/","title":{"rendered":"Dirjen Dikti Groundbreaking Pembangunan Tujuh Gedung Baru Unimal"},"content":{"rendered":"<p><b>ACEH UTARA<\/b> \u2013 Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Prof Nizam PhD melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan tujuh gedung baru Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe di Reuleut, Aceh Utara, Ahad (3\/10).<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Prof Nizam mengingatkan bahwa pembangunan gedung tersebut dilakukan dengan menggunakan uang rakyat sehingga harus digunakan sebaik mungkin.<\/p>\n<p>\u201cGunakan dana ini dengan baik, jangan dikorupsi. Semoga pembangunan tujuh gedung tersebut bisa berjalan lancar,\u201d ujar Nizam dalam kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah ulama dan para rektor di Aceh.<\/p>\n<p>Prof Nizam menambahkan, membangun kampus memang mudah, satu atau dua tahun selesai. Tapi membangun akhlak mulia dan beretika mahasiswa sangat berat, namun di situ kunci keberhasilan pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cSangat perlu kesungguhan seluruh sivitas akademika Unimal dengan dukungan ulama dan umara untuk menjadikan mahasiswa sebagai insan kamil yang siap membangun bangsa dan negara,\u201d ujar Nizam.<\/p>\n<p>Menurutnya, perguruan tinggi dituntut tidak hanya berguna bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat. Kampus bukan hanya pajangan dengan gedung megah, tetapi bermanfaat bagi masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat sekitar kampus harus merasakan keberadaan Universitas Malikussaleh. Kampus harus berperan dalam mencari solusi berbagai persoalan masyarakat bahkan bisa memberdayakan masyarakat sekitar,\u201d tambah Prof Nizam.<\/p>\n<p>Rektor Universitas Malikussaleh Prof Dr Herman Fithra Asean Eng, dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada para ulama yang sudah mendukung penegerian Unimal 20 tahun lalu. Rektor juga menyebutkan, Unimal sebagai satker memiliki keterbatasan dalam pembiayaan empat kampus yang ada di Aceh Utara dan Lhokseumawe.<\/p>\n<p>\u201cSekarang kampus Unimal bertambah lagi di Sigli, yakni Kampus Akper Pidie yang kini sudah menjadi bagian dari Unimal,\u201d ujar Herman.<\/p>\n<p>Peletakan batu pertama pembangunan tujuh gedung baru Unimal juga dihadiri Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Warul Walidin AK MA, Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof Dr Jasman J Ma&#8217;ruf serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi lainnya di Aceh.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Dirjen Dikti dan rombongan meninjau lokasi Fakultas Kedokteran di Uteunkot dan sejumlah fakultas di Kampus Bukit Indah.<\/p>\n<p>Prof Nizam dan sejumlah pimpinan Forkopimda serta para rektor juga melakukan penghijauan di Kampus Reuleut dengan melakukan penanaman pohon. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28548?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH UTARA \u2013 Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Prof Nizam PhD melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan tujuh gedung baru Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe di Reuleut, Aceh Utara, Ahad (3\/10). Dalam sambutannya, Prof Nizam mengingatkan bahwa pembangunan gedung tersebut dilakukan dengan menggunakan uang rakyat sehingga harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28549,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-28548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/10\/IMG-20211003-WA0052.jpg?fit=960%2C1280&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=28548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/28549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=28548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=28548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=28548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}