{"id":28923,"date":"2021-10-10T00:42:48","date_gmt":"2021-10-09T17:42:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=28923"},"modified":"2021-10-10T00:42:48","modified_gmt":"2021-10-09T17:42:48","slug":"mpu-aceh-surati-pengurus-masjid-imbau-rapatkan-shaf-salat-berjamaah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/10\/10\/mpu-aceh-surati-pengurus-masjid-imbau-rapatkan-shaf-salat-berjamaah\/","title":{"rendered":"MPU Aceh Surati Pengurus Masjid, Imbau Rapatkan Shaf Salat Berjamaah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8212; Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengimbau pelaksanaan salat berjamaah di masjid-masjid kini sudah bisa dilaksanakan secara normal.<\/p>\n<p>Jika sebelumnya salat berjamaah dilangsungkan dengan saf berjarak, kini sudah boleh dirapatkan kembali.<\/p>\n<p>Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali telah mengeluarkan surat imbauan MPU Aceh Nomor 45.7\/493 Tanggal 30 September 2021, yang ditujukan kepada pengurus masjid se-Aceh.<\/p>\n<p>Dalam suratnya, Tgk H Faisal Ali atau akrab disapa Lem Faisal, menyebut imbauan itu dikeluarkan karena melihat situasi dan kondisi COVID-19 Aceh saat ini mulai menurun.<\/p>\n<p>\u201cBahwa dengan melandainya Pandemi COVID-19 dan pelaksanaan vaksinasi yang semakin baik,\u201d tulis Lem Faisal.<\/p>\n<p>Atas pertimbangan itu, seluruh pengurus masjid di masing-masing daerah di Aceh diminta melaksanakan tata cara salat berjemaah dalam kondisi normal.<\/p>\n<p>\u201cDiimbau kepada seluruh pengurus Masjid, Musala, Meunasah dan tempat pelaksanaan ibadah salat lainnya untuk melaksanakan tata cara salat berjemaah seperti biasa sebelum COVID-19,\u201d sebut Lem Faisal.<\/p>\n<p>Sebelumnya pelaksanaan ibadah salat berjamaah waktu Jum&#8217;at (8\/10) di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, juga telah berlangsung tanpa jaga jarak atau shaf rapat<\/p>\n<p>Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Alidar, mengatakan untuk pertimbangan merapatkan kembali saf salat merupakan kewenangan Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman.<\/p>\n<p>\u201cKasus COVID-19 memang cenderung menurun, mungkin juga itu menjadi pertimbangan Pak Imam,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Saat ini Pengurus Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh memang telah membolehkan kembali jamaah merapatkan saf ketika salat berjamaah.<\/p>\n<p>Ketentuan kembali merapatkan saf tersebut berkaitan dengan menurunnya kasus COVID-19 di Tanah Rencong.<\/p>\n<p>\u201cKasus COVID-19 memang cenderung menurun, mungkin juga itu menjadi pertimbangan Pak Imam (Imam Besar Masjid Baiturrahman Prof Azman Ismail),\u201d kata Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, EMK Alidar<\/p>\n<p>Diketahui, pengelolaan Masjid Raya Baiturrahman berada di bawah Dinas Syariat Islam. Ketentuan merapatkan kembali diberlakukan mulai shalat Zuhur, Ahad (3\/10\/2021).<\/p>\n<p>Sejak awal pandemi, pengurus masjid meminta jamaah menjarakkan saf. Alidar menyebut pertimbangan merapatkan kembali saf salat di masjid kebanggaan masyarakat Aceh itu menjadi kewenangan Imam Besar masjid.<\/p>\n<p>Menurut Alidar, pihaknya belum mengeluarkan instruksi terbaru terkait saf salat untuk masjid di Aceh. Dia mengatakan, saf salat berpedoman ke taushiyah Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh dan imbauan Satgas COVID-19. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28923?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengimbau pelaksanaan salat berjamaah di masjid-masjid kini sudah bisa dilaksanakan secara normal. Jika sebelumnya salat berjamaah dilangsungkan dengan saf berjarak, kini sudah boleh dirapatkan kembali. Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali telah mengeluarkan surat imbauan MPU Aceh Nomor 45.7\/493 Tanggal 30 September 2021, yang ditujukan kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28924,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-28923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-syariah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/10\/IMG-20211010-WA0001.jpg?fit=540%2C820&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=28923"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/28923\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/28924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=28923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=28923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=28923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}