{"id":29124,"date":"2021-10-13T02:07:01","date_gmt":"2021-10-12T19:07:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=29124"},"modified":"2021-10-13T02:07:01","modified_gmt":"2021-10-12T19:07:01","slug":"buka-prostitusi-online-bertarif-rp-400-ribu-di-rumah-2-wanita-ditangkap-polisi-di-langsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/10\/13\/buka-prostitusi-online-bertarif-rp-400-ribu-di-rumah-2-wanita-ditangkap-polisi-di-langsa\/","title":{"rendered":"Buka Prostitusi Online Bertarif Rp 400 Ribu di Rumah, 2 Wanita Ditangkap Polisi di Langsa"},"content":{"rendered":"<p><strong>LANGSA<\/strong> &#8212; Jajaran Sat Reskrim Polres Langsa berhasil mengungkap praktik prostitusi online di sebuah rumah di Desa Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Minggu (3\/10\/2021) lalu.<\/p>\n<p>Pengungkapan praktik haram ini setelah pihak kepolisian menggerebek sebuah rumah dan mengamankan dua tersangka wanita berinisial ER (44) yang tak lain adalah pemilik rumah serta DP (23).<\/p>\n<p>Keduanya merupakan warga Dusun Damai, Desa Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama dan diduga sebagai kurir atau penyedia serta penghubung praktik prostitusi tersebut.<\/p>\n<p>Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro melalui Kasat Reskrim, Iptu Krisna Nanda Aufa dalam konferensi pers di Mapolres Langsa mengatakan, diketahui prostitusi online ini sudah berlangsung lama.<\/p>\n<p>Dalam praktiknya, mucikari bersama pelanggan sebelumnya telah melakukan kesepakatan melalui aplikasi WhatsApp, barulah kemudian pelanggan datang ke lokasi.<\/p>\n<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku ada empat wanita Pekerja Seks Komersil (PSK) yang dipekerjakan dengan usia sekira 19-25 tahun yang semuanya merupakan warga Langsa,&#8221; ujar Krisna, Selasa (12\/10).<\/p>\n<p>&#8220;Tarif yang dipasang oleh muncikari adalah untuk shorttime (waktu yang singkat) sebesar Rp 400 ribu dan longtime (waktu yang lama) sebesar Rp 700 ribu,&#8221; terang mantan Kanit Jatanras Polresta Banda Aceh ini.<\/p>\n<p>Pengungkapan penyedia fasilitas dan mempromosikan jarimah zina ini berawal dari informasi masyarakat, dimana di lokasi tersebut kerap terjadi praktik prostitusi.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan informasi itulah, polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga pengungkapan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 400 ribu, empat unit handphone dan satu unit motor jenis Vario bernomor polisi BL 5305 FQ.<\/p>\n<p>Kini kedua tersangka diamankan di Mapolres Langsa dan dijerat dengan ancaman menyediakan atau mempromosikan jarimah zina Pasal 33 ayat 3 jo Pasal 25 ayat 2 jo Pasal 23 ayat 2 Qanun Aceh 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman hukuman 100 kali cambuk atau penjara 100 bulan. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29124?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LANGSA &#8212; Jajaran Sat Reskrim Polres Langsa berhasil mengungkap praktik prostitusi online di sebuah rumah di Desa Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Minggu (3\/10\/2021) lalu. Pengungkapan praktik haram ini setelah pihak kepolisian menggerebek sebuah rumah dan mengamankan dua tersangka wanita berinisial ER (44) yang tak lain adalah pemilik rumah serta DP (23). Keduanya merupakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29125,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-29124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/10\/IMG-20211013-WA0006.jpg?fit=750%2C468&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=29124"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29124\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/29125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=29124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=29124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=29124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}