{"id":29220,"date":"2021-10-14T10:43:50","date_gmt":"2021-10-14T03:43:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=29220"},"modified":"2021-10-14T10:43:50","modified_gmt":"2021-10-14T03:43:50","slug":"ratusan-istri-di-lhokseumawe-gugat-cerai-suami-penyebabnya-beragam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/10\/14\/ratusan-istri-di-lhokseumawe-gugat-cerai-suami-penyebabnya-beragam\/","title":{"rendered":"Ratusan Istri di Lhokseumawe Gugat Cerai Suami, Penyebabnya Beragam"},"content":{"rendered":"<p><b>LHOKSEUMAWE<\/b> &#8212; Mahkamah Syar&#8217;iyah Lhokseumawe mencatat ada 247 perkara perceraian yang ditangani sejak Januari &#8211; September 2021. Mayoritas merupakan gugatan dari istri terhadap suami atau fasah.<\/p>\n<p>Dilansir dari Antara, Selasa (12\/10\/2021), Ketua Mahkamah Syar&#8217;iyah Lhokseumawe, Azmir, mengatakan perkara perceraian dari tahun ke tahun di Lhokseumawe didominasi gugatan pihak istri atau cerai gugat.<\/p>\n<p>&#8220;Dari 247 perkara perceraian, 210 di antaranya gugatan dilakukan istri terhadap suaminya. Sementara cerai talak yang dilakukan suami terhadap istrinya hanya 37 perkara,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Kasus perceraian pada 2020 yang ditangani mencapai 327 perkara. Dia mengatakan gugatan cerai oleh istri pada 2020 berjumlah 239 perkara dan gugatan talak 88 perkara.<\/p>\n<p>&#8220;Jika dibandingkan dengan tahun 2020, perkara perceraian pada 2021 ini bisa dikatakan stabil karena mengingat masih ada tersisa 3 bulan lagi dalam tahun ini,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Azmir mengatakan faktor penyebab terjadinya perceraian adalah perselisihan terus-menerus di dalam rumah tangga. Selain itu, ada masalah salah satu pihak meninggalkan pihak lain.<\/p>\n<p>Dia mengatakan perkara perceraian yang ditangani pihaknya didominasi masalah tidak adanya tanggung jawab, baik dari suami maupun istri. Hal itu, katanya, kerap memicu perselisihan rumah tangga.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau untuk faktor ekonomi, KDRT, dan zina serta faktor salah satu pihak sedang menjalani hukuman penjara sangat kecil persentasenya, yakni di bawah 10 persen,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>Azmir mengatakan pihaknya terus mengupayakan jalan terbaik bagi pasangan yang ingin bercerai. Jika masih bisa dipertahankan, tidak akan dilakukan perceraian karena dinilai sangat merugikan kedua belah pihak.<\/p>\n<p>&#8220;Pada intinya kita mencoba melakukan perantaraan seperti edukasi dan mediasi yang bersifat berkelanjutan untuk pasangan tersebut memperbaiki rumah tangga mereka,&#8221; katanya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29220?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LHOKSEUMAWE &#8212; Mahkamah Syar&#8217;iyah Lhokseumawe mencatat ada 247 perkara perceraian yang ditangani sejak Januari &#8211; September 2021. Mayoritas merupakan gugatan dari istri terhadap suami atau fasah. Dilansir dari Antara, Selasa (12\/10\/2021), Ketua Mahkamah Syar&#8217;iyah Lhokseumawe, Azmir, mengatakan perkara perceraian dari tahun ke tahun di Lhokseumawe didominasi gugatan pihak istri atau cerai gugat. &#8220;Dari 247 perkara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29221,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-29220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/10\/IMG-20211014-WA0018.jpg?fit=719%2C343&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=29220"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29220\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/29221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=29220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=29220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=29220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}