{"id":29556,"date":"2021-10-20T01:04:52","date_gmt":"2021-10-19T18:04:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=29556"},"modified":"2021-10-20T01:04:52","modified_gmt":"2021-10-19T18:04:52","slug":"polda-aceh-ambil-alih-kasus-pembakaran-rumah-wartawan-di-aceh-tenggara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/10\/20\/polda-aceh-ambil-alih-kasus-pembakaran-rumah-wartawan-di-aceh-tenggara\/","title":{"rendered":"Polda Aceh Ambil Alih Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Aceh Tenggara"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 Penyidik Polda Aceh kini telah mengambil alih penanganan kasus pembakaran rumah Asnawi Luwi, wartawan Harian Serambi Indonesia, di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, yang terjadi pada 30 Juli 2019.<\/p>\n<p>\u201cKasus pembakaran rumah saya saat ini ditangani Polda Aceh. Saya percaya Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar mampu menuntaskan kasus ini dan mengungkap aktor di balik kejahatan ini,\u201d kata Asnawi dalam keterangannya, Selasa (19\/10).<\/p>\n<p>Asnawi mengetahui penanganan kasus pembakaran rumahnya sudah diambi alih Polda Aceh sejak sepekan lalu, setelah dia mengkonfirmasi Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono pada hari ini. Sebelumnya, kasus tersebut ditangani Polres Agara sejak tahun 2019.<\/p>\n<p>Asnawi menduga pembakaran rumahnya melibatkan pihak yang merasa tidak senang dengan pemberitaan sejumlah kasus dugaan korupsi di Agara.<\/p>\n<p>Dia mensinyalir pelaku ingin membunuh dirinya dan keluarganya dengan membakar rumah.<\/p>\n<p>\u201cSaya terus mencari keadilan hingga pelaku pembakaran rumah saya terungkap. Saya juga meminta dukungan Komisi III DPR RI agar kasus ini tuntas,\u201d ujar Asnawi.<\/p>\n<p>Asnawi mengaku mengalami kerugian mencapai Rp500 juta akibat pembakaran rumah dan mobilnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya diberitakan, Asnawi Luwi berharap Kapolda Aceh yang baru Irjen Pol Ahmad Haydar, memprioritaskan penanganan kasus pembakaran rumahnya yang sudah dua tahun lebih dan menangkap pelaku termasuk aktor intelektualnya.<\/p>\n<p>\u201cSaya sebagai rakyat kecil yang menjadi korban karena rumah saya dibakar, ingin bertemu Pak Kapolda Aceh untuk \u2018curhat\u2019 meminta keadilan dan penegakan hukum,\u201d kata Asnawi dalam keterangan tertulisnya, 22 Agustus 2021.<\/p>\n<p>Dia berharap Irjen Pol Ahmad Haydar sebagai Kapolda Aceh ketiga pascainsiden pembakaran rumahnya memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut. \u201cSaya berharap pelaku dapat segera ditangkap bersama aktornya,\u201d ujar Asnawi.<\/p>\n<p>Asnawi menilai kasus pembakaran rumahnya tidak terlalu sulit untuk diusut, apalagi dengan bukti yang ada, saksi ahli dari Lab Forensik Mabes Polri menyatakan rumah itu dibakar, berdasarkan keterangan korban dan saksi lainnya.<\/p>\n<p>\u201cNamun, perlu keseriusan dan keterbukaan ke publik untuk menangkap pelakunya yang kini masih berkeliaran di luar sana, sehingga membuat keluarga korban menjadi was-was\u201d.<\/p>\n<p>\u201cSaya yakin di bawah kepemimpinan Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar, insya Allah kita doakan beliau siap menuntaskan kasus ini dengan di-back-up Komisi III DPR RI serta Kapolri,\u201d ucap Asnawi Luwi. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29556?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Penyidik Polda Aceh kini telah mengambil alih penanganan kasus pembakaran rumah Asnawi Luwi, wartawan Harian Serambi Indonesia, di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, yang terjadi pada 30 Juli 2019. \u201cKasus pembakaran rumah saya saat ini ditangani Polda Aceh. Saya percaya Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar mampu menuntaskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29557,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-29556","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/10\/IMG-20211020-WA0003.jpg?fit=600%2C420&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29556","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=29556"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/29556\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/29557"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=29556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=29556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=29556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}