{"id":30319,"date":"2021-11-01T00:01:41","date_gmt":"2021-10-31T17:01:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=30319"},"modified":"2021-11-01T00:01:41","modified_gmt":"2021-10-31T17:01:41","slug":"tukang-pangkas-eksekutor-penembakan-dantim-bais-tni-gunakan-senjata-ss1-v2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/11\/01\/tukang-pangkas-eksekutor-penembakan-dantim-bais-tni-gunakan-senjata-ss1-v2\/","title":{"rendered":"Tukang Pangkas Eksekutor Penembakan Dantim BAIS TNI, Gunakan Senjata SS1-V2"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Polda Aceh menyebut eksekutor yang melakukan penembakan terhadap Komandan Tim (Dantim) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI di Wilayah Pidie, Kapten Inf Abdul Majid, berinisial F (42) yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang pangkas.<\/p>\n<p>Ia mengeksekusi Kapten Abdul Majid bersama dua rekannya yang ikut ditangkap masing-masing berinisial D (43) yang berperan sebagai penyedia senjata dan M (41).<\/p>\n<p>Eksekusi itu dilakukan tersangka di Jalan Lhok Krincong Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie pada Kamis (28\/10) sore<\/p>\n<p>&#8220;Eksekutor F (42) profesinya sebagai tukang cukur. Dia yang menjadi eksekutor. Kemudian D penyedia senjata SS1-V2,&#8221; kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy saat konferensi pers di Mapolda Aceh, Minggu (31\/10).<\/p>\n<p>F menembak korban dengan senjata SS1-V2 yang mengarah ke mobil korban, kemudian mengenai pinggang korban.<\/p>\n<p>Winardy menjelaskan, senjata SS1-V2 ditemukan di kebun tersangka D, beberapa saat setelah dia ditangkap pada Minggu (31\/10) pukul 00.20 WIB dini hari tadi.<\/p>\n<p>Dari keterangan D, polisi kemudian menangkap M di Kabupaten Pidie Jaya.<\/p>\n<p>Peristiwa itu bermula saat pelaku M mengajak korban bertemu di TKP. Namun di TKP ada dua pelaku lain yang menunggu dan melakukan perampokan.<\/p>\n<p>Perampokan tersebut juga telah direncanakan oleh ketiga pelaku sehari sebelum eksekusi di kebun cabe milik pelaku D.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku M kenal dan mengetahui keseharian korban. Motif penembakan ini adalah perampokan,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>Dalam perampokan itu, Rp 35 juta uang korban turut diambil oleh pelaku. Kemudian setelah beraksi ketiganya meninggalkan korban.<\/p>\n<p>Kini, ketiganya masih diamankan di Polres Pidie untuk dilakukan pendalaman. Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30319?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Polda Aceh menyebut eksekutor yang melakukan penembakan terhadap Komandan Tim (Dantim) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI di Wilayah Pidie, Kapten Inf Abdul Majid, berinisial F (42) yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang pangkas. Ia mengeksekusi Kapten Abdul Majid bersama dua rekannya yang ikut ditangkap masing-masing berinisial D (43) yang berperan sebagai penyedia senjata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30320,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-30319","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/11\/30.jpg?fit=1069%2C1600&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30319","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=30319"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30319\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/30320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=30319"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=30319"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=30319"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}