{"id":30930,"date":"2021-11-10T17:08:27","date_gmt":"2021-11-10T10:08:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=30930"},"modified":"2021-11-10T17:08:27","modified_gmt":"2021-11-10T10:08:27","slug":"ojk-cabut-izin-usaha-pt-ovo-finance-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/11\/10\/ojk-cabut-izin-usaha-pt-ovo-finance-indonesia\/","title":{"rendered":"OJK Cabut Izin Usaha PT OVO Finance Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong> &#8212; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia.<\/p>\n<p>Pencabutan ini melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-110\/D.05\/2021 tanggal 19 Oktober 2021.<\/p>\n<p>Dikutip melalui laman OJK, Selasa (9\/11\/2021) pencabutan izin usaha PT OVO Finance Indonesia berlaku sejak Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal ditetapkan.<\/p>\n<p>Keputusan itu menyebut perusahaan pembiayaan yang beralamat di Gedung Lippo Kuningan Lantai 17 Unit D, Jalan HR. Rasuna Said Jakarta tersebut tidak lagi memegang izin OJK.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan telah dicabutnya izin usaha dimaksud, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan,&#8221; tulis keterangan resmi OJK yang ditandatangani Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A selaku Plh. Deputi Komisioner Pengawas IKNB I itu.<\/p>\n<p>Selain itu, sesuai dengan ketentuan Pasal 112 POJK Nomor 47\/POJK.05\/2020 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, Perusahaan yang telah dicabut izin usahanya dilarang untuk menggunakan kata finance, pembiayaan, dan\/atau kata yang mencirikan kegiatan pembiayaan atau kelembagaan syariah, dalam nama perusahaan.<\/p>\n<p>Menurut OJK, OVO juga diwajibkan menyelesaikan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.<\/p>\n<ol>\n<li>Penyelesaian hak dan kewajiban debitur, kreditur dan\/atau pemberi dana yang berkepentingan<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Memberikan informasi secara jelas kepada debitur, kreditur dan\/atau pemberi dana yang berkepentingan mengenai mekanisme penyelesaian hak dan kewajiban<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Menyediakan pusat informasi dan Pengaduan Nasabah di Internal Perusahaan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Selain itu sesuai dengan ketentuan Pasal 112 POJK Nomor 47\/POJK.05\/2020 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, Perusahaan yang telah dicabut izin usahanya dilarang untuk menggunakan kata &#8220;finance&#8221;, &#8220;pembiayaan&#8221;, dan\/atau kata yang mencirikan kegiatan pembiayaan atau kelembagaan syariah, dalam nama Perusahaan. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30930?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8212; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia. Pencabutan ini melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-110\/D.05\/2021 tanggal 19 Oktober 2021. Dikutip melalui laman OJK, Selasa (9\/11\/2021) pencabutan izin usaha PT OVO Finance Indonesia berlaku sejak Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal ditetapkan. Keputusan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30931,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-30930","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/11\/IMG-20211110-WA0046.jpg?fit=375%2C240&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=30930"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/30930\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/30931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=30930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=30930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=30930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}