{"id":31441,"date":"2021-11-18T22:10:26","date_gmt":"2021-11-18T15:10:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=31441"},"modified":"2021-11-18T22:10:26","modified_gmt":"2021-11-18T15:10:26","slug":"polres-lhokseumawe-ringkus-empat-kurir-narkoba-dan-sita-94-kg-sabu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/11\/18\/polres-lhokseumawe-ringkus-empat-kurir-narkoba-dan-sita-94-kg-sabu\/","title":{"rendered":"Polres Lhokseumawe Ringkus Empat Kurir Narkoba dan Sita 9,4 Kg Sabu"},"content":{"rendered":"<p><strong>LHOKSEUMAWE<\/strong> \u2013 Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lhokseumawe berhasil meringkus empat tersangka kurir narkotika jenis sabu \u2013 sabu dan mengamankan 9,4 kilogram barang bukti di kawasan Blang Pulo serta pinggir pantai areal industri PT Arun Blang Lancang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.<\/p>\n<p>Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam konferensi pers di halaman Mapolres Lhokseumawe, Kamis (18\/11) mengatakan, tersangka yang diamankan tersebut berinisial DS (38), TA (59) dan R (36) warga Kecamatan Muara Satu serta AS (33) warga Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.<\/p>\n<p>\u201cBarang bukti yang berhasil diamankan petugas di lapangan adalah sembilan bungkus besar narkotika jenis sabu yang dikemas dalam kemasan plastik teh China warna hijau bertuliskan Guanywang dengan berat 9,4 kilogram, satu unit HP Android merek Vivo dan satu unit kendaraan jenis matik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kronologis kejadian, kata Kapolres, pada Sabtu (13\/11), tim Satresnarkoba Polres Lhokseumawe mendapat informasi dari masyarakat, tersangka DS memperjualbelikan barang haram tersebut. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap DS. \u201cDari tersangka DS, tim kita mengamankan dua bungkus barang bukti sabu \u2013 sabu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Kemudian, lanjut AKBP Eko Hartanto, tim melakukan pengembangan. Tersangka DS mengaku sabu \u2013 sabu dimaksud diperoleh secara estafet dari pelaku TA, pelaku R dan pelaku AS.<\/p>\n<p>Hasil pengembangan kasus tersebut, tim yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Lhokseumawe Iptu Muhammad Hadimas berhasil membekuk tiga tersangka lainnya, TA, R dan AS di seputaran Muara Satu.<\/p>\n<p>Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti lain yang disembunyikan di semak \u2013 semak di bawah pasir di pinggir pantai areal industri PT Arun.<\/p>\n<p>\u201cDua bungkus sabu tadi diterima dari Tersangka AS dan akan dijual ke orang lain di wilayah hukum Polres Lhokseumawe senilai Rp 200 juta,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Pengakuan awal dari tersangka AS, tambah Kapolres Lhokseumawe, bahwa barang bukti tersebut ditemukan terdampar di pinggir pantai areal industri PT Arun dalam plastik warna hitam yang di dalamnya terdapat sembilan bungkusan kemasan teh China Guanywang.<\/p>\n<p>\u201cPengakuan awal, barang ini terdampar di pinggir pantai dan tidak bertuan. Tapi, kita lakukan penyelidikan kembali,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, ke empat tersangka dan seluruh barang bukti diboyong ke Mapolres Lhokseumawe untuk penyelidikan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Terhadap tersangka, jerat pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati dan denda Rp 10 miliar. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/31441?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LHOKSEUMAWE \u2013 Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lhokseumawe berhasil meringkus empat tersangka kurir narkotika jenis sabu \u2013 sabu dan mengamankan 9,4 kilogram barang bukti di kawasan Blang Pulo serta pinggir pantai areal industri PT Arun Blang Lancang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam konferensi pers di halaman Mapolres Lhokseumawe, Kamis (18\/11) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31444,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-31441","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/11\/IMG-20211118-WA0082.jpg?fit=660%2C330&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/31441","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=31441"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/31441\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/31444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=31441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=31441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=31441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}