{"id":32823,"date":"2021-12-15T00:18:01","date_gmt":"2021-12-14T17:18:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=32823"},"modified":"2021-12-15T00:18:01","modified_gmt":"2021-12-14T17:18:01","slug":"mendagri-minta-aceh-penuhi-target-vaksinasi-70-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/12\/15\/mendagri-minta-aceh-penuhi-target-vaksinasi-70-persen\/","title":{"rendered":"Mendagri Minta Aceh Penuhi Target Vaksinasi 70 Persen"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, meminta gubernur dan bupati\/wali kota se-Aceh bekerja keras untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di masing-masing wilayah dipimpin agar mencapai 70 persen dalam sisa waktu tahun 2021.<\/p>\n<p>\u201cSekarang rendah sekali cakupan vaksinasi harian, semua daerah menurun,\u201d kata Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi dan Realisasi APBA bersama Forkopimda Aceh dan seluruh bupati\/wali kota, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (14\/12).<\/p>\n<p>Tito mengatakan, agar capaian vaksinasi Aceh secara akumulatif mencapai 70 persen, maka capaian vaksinasi setiap kabupaten\/kota harus merata mencapai 70 persen. Capaian setiap harinya perlu digenjot secara signifikan.<\/p>\n<p>Menurut Tito, bila capaian vaksinasi harian berjalan lambat, ia khawatir stok vaksin yang masih tersisa di kabupaten\/kota di Aceh berpotensi kadaluarsa.<\/p>\n<p>\u201cAngka 70 persen ini dapat dipercepat dengan dukungan bersama, bupati\/wali kota harus bergerak serentak. Tak cukup dengan Pemda, tapi TNI dan Polri, BIN, Jaksa dan semua stakeholder lainnya harus terlibat,\u201d kata Tito.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Tito menyebutkan sejumlah strategi yang dapat diterapkan di Aceh agar capaian vaksinasi meningkat hingga 70 persen dalam tahun 2021.<\/p>\n<p>Pertama ia menyarankan agar menggelar vaksinasi terpusat, sehingga masyarakat bisa mendatangi tempat tersebut secara massal.<\/p>\n<p>\u201cStrategi ini sudah diterapkan seperti di Gedung Banda Aceh Convention Hall (BACH),\u201d kata Tito.<\/p>\n<p>Berikutnya pelaksanaan vaksinasi digelar berbasis administrasi pemerintahan, mulai di tingkat desa bahkan di tingkat RT\/RW. Strategi tersebut sudah diterapkan di Bali dan berhasil meningkat signifikan.<\/p>\n<p>Berikutnya adalah menggunakan metode door to door atau mendatangi langsung ke rumah warga. Vaksin metode ini diprioritaskan bagi lansia yang berada dalam kondisi lemah dan kurang sanggup bepergian.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Mendagri Tito mengapresiasi Kabupaten Simeulue dan Kota Banda Aceh yang telah berhasil mencapai vaksinasi hingga 70 persen lebih. Ia juga mengapresiasi kepala daerah yang melakukan berbagai kegiatan inovatif untuk mengajak masyarakat antusias ikut vaksin.<\/p>\n<p>\u201cSeperti Bireuen ada hadiah umrah, terus di Aceh Tenggara ada doorprize bagi peserta yang ikut vaksin,\u201d kata Tito.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan, sampai 13 Desember 2021, dari sekitar 4 juta warga Aceh yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19, sebanyak 1,7 juta jiwa telah disuntik dosis pertama atau sebesar 43,9 persen dari target 80 persen.<\/p>\n<p>Nova merincikan, capaian 1,7 juta itu terdiri atas 65 ribu tenaga kesehatan, 88 ribu warga lansia, 296 ribu petugas publik, 1 juta masyarakat rentan dan umum serta 247 ribu anak usia remaja.<\/p>\n<p>Gubernur mengatakan, setiap bulannya capaian vaksinasi di Aceh terus meningkat. Pada bulan September capaian vaksin meningkat sebanyak 6,3 persen dari capaian bulan sebelumnya. Kemudian bertambah 5,9 persen pada Oktober dan 7,9 persen pada November. Sementara per 13 Desember ini, sudah bertambah 5 persen.<\/p>\n<p>\u201cSehingga sisa target vaksinasi yang akan terus kita kejar, adalah sebesar 36,1 persen atau sebanyak 1,4 juta jiwa,\u201d kata Nova.<\/p>\n<p>Hadir dalam rapat itu, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar, Sekda Aceh Taqwallah, Kabinda Aceh serta yang mewakili Pangdam Iskandar Muda dan Kajati Aceh. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/32823?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, meminta gubernur dan bupati\/wali kota se-Aceh bekerja keras untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di masing-masing wilayah dipimpin agar mencapai 70 persen dalam sisa waktu tahun 2021. \u201cSekarang rendah sekali cakupan vaksinasi harian, semua daerah menurun,\u201d kata Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32824,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-32823","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/12\/IMG-20211215-WA0006.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/32823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=32823"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/32823\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/32824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=32823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=32823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=32823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}