{"id":33299,"date":"2021-12-25T20:16:23","date_gmt":"2021-12-25T13:16:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=33299"},"modified":"2021-12-25T20:16:23","modified_gmt":"2021-12-25T13:16:23","slug":"17-tahun-tsunami-aceh-pfi-gelar-pameran-foto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/12\/25\/17-tahun-tsunami-aceh-pfi-gelar-pameran-foto\/","title":{"rendered":"17 Tahun Tsunami Aceh, PFI Gelar Pameran Foto"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> &#8212; Mengenang 17 tahun musibah gempa bumi dan tsunami Aceh, organisasi kewartawanan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh menggelar pameran foto bertajuk \u201cTsunami Pandemi\u201d pada 25-26 Desember 2021.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut dipusatkan di lokasi berbeda selama dua hari, yakni di situs tsunami Kapal di Atas Rumah Lampulo dan di Pelabuhan Ulee Lheue pada Minggu, 26 Desember 2021.<\/p>\n<p>Ketua PFI Aceh Bedu Saini menyebutkan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan organisasi jurnalis foto di Tanah Rencong.<\/p>\n<p>Saban tahun, pihaknya kerap memamerkan karya hasil bidikan anggota pewarta foto yang tersebar di wilayah Aceh.<\/p>\n<p>Pihaknya sengaja mengambil tema \u2018Tsunami Pandemi\u2019, untuk mengingatkan kepada pengunjung bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.<\/p>\n<p>\u201cPameran ini untuk mengingatkan kita untuk \u2018tidak lupa\u2019 dengan kejadian yang meluluhlantakkan Aceh, kegiatan ini juga mengingatkan kita tentang bahayanya Covid-19 yang melanda dua tahun terakhir,&#8221; kata Bedu Saini, Sabtu (25\/12).<\/p>\n<p>Ketua Panitia Eko Deni Saputra menyebutkan, pameran menampilkan sebanyak 71 foto. 17 di antaranya merupakan foto pascatsunami karya Bedu Saini dan M. Anshar.<\/p>\n<p>\u201cKhusus 17 foto di Pelabuhan Ulee Lheue merupakan karya Bedu Saidi terkait gempa dan tsunami 2004 silam, sengaja dipamerkan 17 foto karena tahun ini kita memperingati 17 tahun tsunami,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sedangkan di situs tsunami Boat Atas Rumah Lampulo, lanjut Eko, 54 foto yang dipamerkan adalah mengenai penanganan atau pencegahan Covid-19 di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cFoto-foto yang dipamerkan itu hasil karya anggota PFI Aceh yang bertugas di berbagai media, baik lokal, nasional dan internasional,\u201d ungkap Eko yang juga menjabat sebagai Sekretaris PFI Aceh.<\/p>\n<p>Eko menambahkan, pihaknya berterima kasih kepada sejumlah pihak yang turut mendukung kegiatan pameran foto tersebut. Para pihak ini merupakan mitra PFI Aceh.<\/p>\n<p>\u201cTerima kasih kepada Pertamina Patra Niaga, Bank Indonesia Aceh, Bank Syariah Aceh, Sahabat BS, Medco Energi, RAPI Kota Banda Aceh, Leuser Coffee, Joel Bungalow, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan Dinas Pariwisata Banda Aceh, yang sudah turut mensupport pameran foto ini. Semoga kerja sama yang sudah terjalin selama ini bisa terus kita perkuat,\u201d ucap Eko.<\/p>\n<p>Selain pameran foto, tambahnya, di lokasi tersebut pada Sabtu malam (25\/12) juga akan dilakukan \u201cDoa Bersama Mengenang Sahabat\u201d untuk para jurnalis yang menjadi korban gempa dan tsunami 2004 silam.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan ini inisiatif dari lintas organisasi pers di Aceh seperti AJI, IJTI, PWI, dan PFI. Kepanitiaannya kita laksanakan secara bersama,&#8221; ungkap Eko. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/33299?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8212; Mengenang 17 tahun musibah gempa bumi dan tsunami Aceh, organisasi kewartawanan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh menggelar pameran foto bertajuk \u201cTsunami Pandemi\u201d pada 25-26 Desember 2021. Kegiatan tersebut dipusatkan di lokasi berbeda selama dua hari, yakni di situs tsunami Kapal di Atas Rumah Lampulo dan di Pelabuhan Ulee Lheue pada Minggu, 26 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33300,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-33299","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/12\/IMG-20211225-WA0047.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/33299","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=33299"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/33299\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/33300"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=33299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=33299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=33299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}