{"id":34276,"date":"2022-01-12T18:09:38","date_gmt":"2022-01-12T11:09:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=34276"},"modified":"2022-01-12T18:09:38","modified_gmt":"2022-01-12T11:09:38","slug":"3-nama-diusulkan-calon-ketua-maa-pengganti-prof-farid-wajdi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/01\/12\/3-nama-diusulkan-calon-ketua-maa-pengganti-prof-farid-wajdi\/","title":{"rendered":"3 Nama Diusulkan Calon Ketua MAA Pengganti Prof Farid Wajdi"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Majelis Adat Aceh (MAA) menggelar musyawarah pada Senin (10\/1). Hasilnya mencuat tiga nama yang diusulkan menjadi calon Ketua MAA sisa masa jabatan 2021 &#8211; 2026. Ketiganya adalah Dr Safrul Muluk MA MEd (Anggota Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Adat), Tgk Yusdedi (Wakil Ketua I) dan Prof Dr Syamsul Rijal MAg (Wakil Ketua Pemangku Adat).<\/p>\n<p>Saat pemilihan di kalangan internal untuk pengusulan, Safrul Muluk meraih suara mayoritas, mengalahkan dua kandidat lainnya, Yusdedi dan Syamsul Rijal.<\/p>\n<p>Wakil Ketua I MAA Tgk Yusdedi mengatakan tiga nama Calon Pimpinan Majelis Adat Aceh yang tertuang dalam Berita Acara itu ditandatangani oleh 32 Pengurus MAA yang hadir dalam musyawarah tersebut.<\/p>\n<p>\u201cDalam Berita Acara tersebut ke-32 Pengurus MAA memohon kepada Gubernur Aceh untuk menetapkan salah satu dari tiga nama tersebut di atas untuk menjadi Ketua Defenitif MAA sisa waktu 2021-2026,\u201d kata Tgk Yusdedi dalam keterangannya, Rabu (12\/1).<\/p>\n<p>Ia mengatakan, rapat Musyawarah itu dilaksanakan berdasarkan Undangan Nomor : 08\/1\/2022 tanggal 6 Januari 2022 yang ditandatangani Tgk Yusdedi sebagai Wakil Ketua I yang ditujukan kepada Pengurus MAA Periode 2021 &#8211; 2026 dan Kepala Sekretariat MAA.<\/p>\n<p>Musyawarah tersebut lanjut Tgk Yusdedi, dijalankan sesuai dengan Pasal 55 ayat (2) BAB VII Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2019 tentang Majelis Adat Aceh yang berbunyi: Pengusulan dan Penetapan Ketua MAA defenitif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berdasarkan hasil musyawarah pengurus.<\/p>\n<p>\u201cOleh 32 Pengurus MAA diusulkan 3 nama yang kemudian kita ajukan kepada Gubernur Aceh untuk menetapkan salah satu dari tiga nama tersebut di atas untuk menjadi ketua definitif MAA sisa waktu 2021-2026. Selanjutnya, setelah di SK-kan Gubernur Aceh akan dikukuhkan oleh Wali Nanggroe sesuai dengan Pasal 53 Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2019 tentang Majelis Adat Aceh,\u201d kata Tgk Yusdedi.<\/p>\n<p>Sebelumnya Ketua Majelis Adat Aceh Prof Farid Wajdi Ibrahim meninggal dunia di RSUD Meuraxa Banda Aceh pada Sabtu (14\/8\/2021). Prof Farid dilantik menjadi Ketua Majelis Adat Aceh pada 1 Mei 2021.<\/p>\n<p>Beliau juga guru besar Pemikiran Islam pada Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, di kampus UIN Ar-raniry Banda Aceh. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34276?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Majelis Adat Aceh (MAA) menggelar musyawarah pada Senin (10\/1). Hasilnya mencuat tiga nama yang diusulkan menjadi calon Ketua MAA sisa masa jabatan 2021 &#8211; 2026. Ketiganya adalah Dr Safrul Muluk MA MEd (Anggota Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Adat), Tgk Yusdedi (Wakil Ketua I) dan Prof Dr Syamsul Rijal MAg (Wakil Ketua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":34277,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-34276","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/01\/IMG-20220112-WA0029.jpg?fit=418%2C291&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34276","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=34276"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34276\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/34277"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=34276"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=34276"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=34276"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}