{"id":34885,"date":"2022-01-28T00:01:53","date_gmt":"2022-01-27T17:01:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=34885"},"modified":"2022-01-28T00:01:53","modified_gmt":"2022-01-27T17:01:53","slug":"dilarang-agama-pengadilan-tolak-permohonan-suntik-mati-nelayan-lhokseumawe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/01\/28\/dilarang-agama-pengadilan-tolak-permohonan-suntik-mati-nelayan-lhokseumawe\/","title":{"rendered":"Dilarang Agama, Pengadilan Tolak Permohonan Suntik Mati Nelayan Lhokseumawe"},"content":{"rendered":"<p><strong>LHOKSEUMAWE<\/strong> &#8212; Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe menolak permohonan suntik mati atau euthanasia yang diajukan seorang nelayan Nazaruddin Razali (59). Putusan penolakan permohonan suntik mati dibacakan hakim tunggal Budi Sunanda SH, Kamis (27\/1).<\/p>\n<p>Nazaruddin merupakan warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Saat pembacaan putusan, dia tidak hadir ke persidangan, namun diwakili penasihat hukumnya Safaruddin SH.<\/p>\n<p>&#8220;Menolak permohonan suntik mati yang diajukan pemohon Nazaruddin Razali, mengingat dan menimbang tidak ada aturan atau dasar hukum di Indonesia yang mengatur tentang permohonan tersebut,&#8221; kata Budi Sunanda seperti dilansir dari iNews.id.<\/p>\n<p>Hakim Budi Sunanda menambahkan, suntik mati melanggar hak asasi manusia (HAM) karena sebagai upaya perbuatan menghilangkan nyawa seseorang dan merupakan tindak pidana yang diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.<\/p>\n<p>&#8220;Permohonan suntik mati atau euthanasia adalah suatu tindakan dilarang di Indonesia dan juga dilarang agama. Oleh karena itu, permohonan suntik mati diajukan pemohon ditolak,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Safaruddin, penasihat hukum Nazaruddin Razali, mengatakan masih pikir-pikir atas putusan hakim tunggal yang menolak permohonan suntik mati yang diajukan kliennya.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah ini, kami akan musyawarah terlebih dahulu dengan pemohon dan masyarakat Waduk Pusong Lhokseumawe untuk upaya hukum selanjutnya,&#8221; ucap Safaruddin yang juga Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).<\/p>\n<p>Safaruddin mengatakan pihaknya diberi waktu selama 14 hari untuk menentukan apakah menerima hasil putusan hakim atau akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34885?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LHOKSEUMAWE &#8212; Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe menolak permohonan suntik mati atau euthanasia yang diajukan seorang nelayan Nazaruddin Razali (59). Putusan penolakan permohonan suntik mati dibacakan hakim tunggal Budi Sunanda SH, Kamis (27\/1). Nazaruddin merupakan warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Saat pembacaan putusan, dia tidak hadir ke persidangan, namun diwakili penasihat hukumnya Safaruddin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":34886,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-34885","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/01\/IMG-20220127-WA0086.jpg?fit=700%2C392&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34885","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=34885"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34885\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/34886"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=34885"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=34885"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=34885"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}