{"id":34966,"date":"2022-01-29T23:49:10","date_gmt":"2022-01-29T16:49:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=34966"},"modified":"2022-01-29T23:49:10","modified_gmt":"2022-01-29T16:49:10","slug":"kepsek-di-aceh-diingatkan-belanjakan-dana-bos-sesuai-petunjuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2022\/01\/29\/kepsek-di-aceh-diingatkan-belanjakan-dana-bos-sesuai-petunjuk\/","title":{"rendered":"Kepsek di Aceh Diingatkan Belanjakan Dana BOS Sesuai Petunjuk"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 Para kepala sekolah (Kepsek) SMA\/SMK\/SLB se-Aceh diingatkan untuk benar-benar membelanjakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditentukan dalam Undang-undang.<\/p>\n<p>Hal itu bertujuan agar sasaran penggunaan dan BOS tepat sasaran dan tidak terjadi permasalahan di kemudian hari.<\/p>\n<p>Penjelasan tersebut disampaikan Sekda Aceh Taqwallah saat memberikan arahan kepada para kepala sekolah SMA\/SMK\/SLB se Aceh di Ruang Rapat Sekda Aceh, Jum&#8217;at malam (28\/1). Acara tersebut adalah kegiatan khusus presentasi buku kerja pejabat cabang dinas pendidikan, pengawas dan kepala sekolah SMA\/SMK\/SLB se Aceh.<\/p>\n<p>Taqwallah menjelaskan, penggunaan dana BOS yang sesuai petunjuk teknis akan melahirkan kemajuan bagi sekolah. Sebaliknya, dana BOS yang kurang tepat sasaran akan memperlambat kemajuan.<\/p>\n<p>\u201cPetunjuk teknis penggunaan dana BOS harus benar-benar diperhatikan,\u201d kata Taqwallah.<\/p>\n<p>Dana BOS sendiri merupakan program yang diusung oleh Pemerintah untuk membantu sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Bantuan pendidikan berbentuk dana tersebut dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kegiatan sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>Selain menyangkut dana BOS, Sekda Aceh juga meminta para kepala sekolah SMA\/SMK\/SLB, untuk memahami kinerja utama dari jabatan yang mereka emban. Sekda mengatakan, salah satu tolak ukur keberhasilan kepala sekolah dapat dengan mudah dilihat dari tingkat kelulusan maupun penerimaan di dunia kerja.<\/p>\n<p>Sementara bagi kepala sekolah luar biasa (SLB), salah satu tolak ukur keberhasilan mereka dapat dinilai dari keberhasilan mendidik siswa menjadi pribadi yang mandiri usai menyelesaikan pendidikan di SLB.<\/p>\n<p>Selain itu, sekda juga berpesan kepada para pejabat cabang dinas pendidikan dan pengawas sekolah agar meningkatkan kinerja sesuai tigas dan fungsi masing-masing dalam upaya bersama memajukan dunia pendidikan Aceh.<\/p>\n<p>Presentasi buku kerja pejabat cabang dinas pendidikan, pengawas dan kepala sekolah SMA\/SMK\/SLB se Aceh itu telah dimulai sejak Kamis (26\/1). Kegiatan itu berlangsung hingga Sabtu (29\/1) setelah seluruh pejabat yang berjumlah 1.048 orang itu mempresentasikan buku kerja mereka.<\/p>\n<p>Para pejabat itu tampil mempresentasikan buku kerja mereka dalam beberapa kelompok yang dibedakan berdasarkan kabupaten.<\/p>\n<p>Kegiatan itu juga diikuti Asisten I Sekda Aceh, Kepala Dinas Pendidikan dan pejabat Eselon III Dinas Pendidikan Aceh. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34966?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Para kepala sekolah (Kepsek) SMA\/SMK\/SLB se-Aceh diingatkan untuk benar-benar membelanjakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditentukan dalam Undang-undang. Hal itu bertujuan agar sasaran penggunaan dan BOS tepat sasaran dan tidak terjadi permasalahan di kemudian hari. Penjelasan tersebut disampaikan Sekda Aceh Taqwallah saat memberikan arahan kepada para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":34967,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-34966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2022\/01\/IMG-20220129-WA0083.jpg?fit=580%2C345&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=34966"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/34966\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/34967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=34966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=34966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=34966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}